Avanza Xenia - Forum Pemilik / Pengguna Avanza & Xenia
Modus Penipuan Baru - Versi Cetak

+- Avanza Xenia - Forum Pemilik / Pengguna Avanza & Xenia (http://www.avanzaxenia.net)
+-- Topik: Modus Penipuan Baru (/showthread.php?tid=4221)


Modus Penipuan Baru - Xandox - 30-07-2007 10:48

FYI Dari milis sebelah....
Kalau kita yang mengalami kisah dibawah ini mungkin kita juga tertipu.
**********************************************

Semoga bermanfaat.

Kejadian berikut ini benar-benar terjadi pada seorang teman kantor saya
pada 24 Juli 2007 lalu. Semoga cerita ini bermanfaat.

Berawal dari sebuah panggilan melalui telepon rumah (fixed line/PSTN),
yang
menanyakan identitas dan alamat yang sama persis dengan data yang ada
di
buku telepon. Orang yang mengaku dari "Metro TV" tersebut mengabarkan
bahwa
sang pemilik nomor telepon berhak atas Grand Prize berupa mobil "Kijang
Innova". Karena sudah terlalu sering mendengar penipuan semacam ini,
maka
dijawablah dengan ketus, "... kalau memang benar hadiah mobilnya buat
saya,
kirim aja Pak mobilnya ke sini!".
Singkat cerita, 2 jam kemudian sampailah di depan rumah teman kita ini
sebuah Kijang Innova yang benar-benar baru, lengkap dengan pelat nomor
polisi yang masih putih!

Masih dengan perasaan yang ragu, sekaligus surprised, maka
dipersilakanlah
tiga orang yang mengantarkan mobil tersebut masuk ke dalam rumah.
Dengan
menunjukkan seberkas dokumen, yang konon berupa Surat Jalan, dokumen
Pajak,
dokumen Asuransi, dan dokumen-dokumen yang lain maka diyakinkanlah
bahwa ia
memang berhak atas mobil yang dibawanya tersebut. Sayangnya, belum
sempat
ia memeriksa dokumen-dokumen tersebut, beberapa orang yang mengaku dari
Pajak, Asuransi, dan juga Notaris bergantian menghubungi via telepon
dan
mengucapkan selamat atas hadiah yang didapat.

Setelah melihat ia sudah cukup yakin dengan hadiah tersebut, maka
pembicaraan beralih ke kewajiban yang harus dilakukan oleh seorang
'Pemenang Grand Prize', yaitu membayar pajak hadiah. Menurut si
pengantar
mobil, jumlah yang harus dibayar oleh 'sang pemenang' adalah 25% dari
harga
mobil atau senilai 42 juta rupiah. Menyadari simpanan dana yang ada
tidak
mencukupi untuk jumlah tersebut, maka sempat terfikir untuk mundur.
Namun,
tanpa mengenal kata menyerah, si pengantar mobil kembali meyakinkan
bahwa
soal pembayaran pajak adalah hal sepele, bisa ditunda kapan saja, dan
bisa
dibayar dengan dicicil... 10% dulu misalnya. Maka muncullah kembali
harapan
teman kita ini sambil bergumam, "... kalau 10 juta sih saya punya...".
Gotcha!!
"OK Pak, 10 juta saya kira bisa diterima oleh Pak Notaris", tukas si
pengantar mobil.

Setelah lebih kurang 2 jam berada di rumah itu, maka tiga orang
pengantar
hadiah mobil pamit untuk menuju ke 'pemenang kedua' sambil lalu mereka
pun
mengajak untuk sekalian bertemu notaris sambil mengendarai 'Grand
Prize'
yang baru dimenangkannya. Dengan sangat meyakinkan sang pemenang
dipersilakan untuk mengendarai mobil yang memang sudah diidamkannya
selama
ini. Sebelum berangkat si pengantar hadiah menanyakan apakah uang sudah
dipersiapkan. Sempat muncul keraguan, namun rasa gembira mengalahkan
keraguan yang sempat muncul, hingga dibawalah olehnya uang tunai
sejumlah
10 juta rupiah. Di tengah perjalanan, si pengantar kembali menanyakan,
apakah perlu mampir ke ATM. Namun dijawab bahwa saldo di tabungan sudah
tinggal sedikit. Maka perjalananpun dilanjutkan, dan melalui jalan
bebas
hambatan (tol).
Beberapa saat di jalan tol, si pengantar dengan sopan meminta agar
kemudi
diambil alih oleh temannya. Dengan beralasan bahwa kendaraan belum
diserahterimakan, sehingga bisa merepotkan jika terjadi kecelakaan,
maka
beralihlah kemudi ke orang lain dan ia pun berpindah duduk di samping
pak
sopir. Di saat sedang menikmati kenyamanan kendaraan baru tersebut,
tiba-tiba dari belakang sepasang tangan membekap mulut dan hidungnya
dengan
lap atau sapu tangan yang beraroma sangat tajam, hingga ia pun tak
sadarkan
diri......
Setengah tersadar, sekujur badan terasa sangat dingin. Setelah tersadar
penuh, ia mendapati dirinya berada di tengah padang rumput di pinggir
jalan
tol. Beruntung, dompet dan seluruh isinya hanya diacak-acak hingga ia
pun
bisa pulang kembali ke rumah dengan selamat. 'Beruntung', hanya 10 juta
saja yang dibawa oleh komplotan penipu yang memanfaatkan kekhilafannya
siang itu....
Teman, jika kita cermati kasus ini, maka tampak bahwa modus penipuan
makin
beragam, makin berotak, dan juga makin bermodal. Kebetulan, komplotan
pada
kasus ini masuk dalam kategori komplotan yang 'sopan', 'baik hati', dan
main bersih (hampir tidak ada jejak yang ditinggalkan). Bukan tidak
mungkin
di lain kesempatan, bisa saja komplotan seperti ini bermain kasar.
Untuk
itu selayaknya kita mengingatkan keluarga yang kita tinggalkan di rumah
saat kita bekerja, dan juga kita sendiri tentunya, untuk lebih
berhati-hati. _._,___


RE: Modus Penipuan Baru - honggy - 30-07-2007 10:55

sialan makin canggih aja penipu... kayanya emang harus diubah hukum kita... untuk penippu kaya gitu POTONG TANGAN!! kalo kidal POTONG TANGAN KIRI.... tapi sayang orang orang yang kompeten bikin undang undang bernyali CETEK!!!BoxingWallbash


RE: Modus Penipuan Baru - aeres - 30-07-2007 10:56

ngeri yach sekrang.. ada aja akalnya para penjahat.. yang sekarng lagi tren jegat di pom bensin... trus mobilnya dirampas... duh jangan sampe deh...


RE: Modus Penipuan Baru - Tenzo - 30-07-2007 11:03

wuih tambah serem aja yah. gw setuju ma honggy potong aja tangannya ngapain kita berbelas kasih ma orang2 seperti ini... kalo perlu tenggelamin aja dilaut. biarin deh tega2 deh


RE: Modus Penipuan Baru - Gado2Enak - 30-07-2007 11:08

waduh canggih juga nih . . . kalau nggak hati2 . . . untung ada cerita ini . . . bisa jadi menambah kehati-hatian . . .


RE: Modus Penipuan Baru - Nurtaranto - 30-07-2007 11:58

waw penipuan sekarang emang makin canggih. klo baca ceritanya langsung terlihat saat mana sebenarnya kita bisa merasa curiga, tp klo udah ngalamin sendiri, akal sehat bisa terbang entah k mana, jadi deh kita santapan yg lezat bg penipu.........TuhTuhTuh


RE: Modus Penipuan Baru - djoko suhartono - 30-07-2007 12:50

Hati-hati yang mobilnya ditinggal dirumah yang hanya ada pembantu. Bisa-bisa pembantu tsb dikadali sama penjahat, sehingga mobilnya raib.


RE: Modus Penipuan Baru - ardja - 30-07-2007 13:00

nipunya modal bener ya?
kita aja bersusah payah beli avanza, die gampang bener bawa inno baru Wallbash


RE: Modus Penipuan Baru - Av Han zA kU - 30-07-2007 13:15

makasih bos atas infonya


RE: Modus Penipuan Baru - beni_sts - 30-07-2007 13:33

seperti kata bang napi bilang
WASPADALAH ....
WASPADALAH ...


RE: Modus Penipuan Baru - agung016 - 31-07-2007 10:39

Bukankah pihak metro TV atau yg lain sdh menegaskan bahwa petugasnya kudu mesti harus ada surat tugas resminya minimal ID cardnya?


RE: Modus Penipuan Baru - freeyork - 31-07-2007 10:51

agung016 Menulis:
Bukankah pihak metro TV atau yg lain sdh menegaskan bahwa petugasnya kudu mesti harus ada surat tugas resminya minimal ID cardnya?


Mungkin jarang nonton TV kali orangnya 095

Thank buat infonya, emang iya, sekarang penipu makin canggih idenya.
Gue pernah juga mo ditipu , tp lewat telepon.
Walau gue udah curiga, tp sempet gak sadar sebentar...
untung gue orangnya rada bawel, jadi tuh penipu lama2 bete ngejawab omongan gue Haha

Alhamdulillah gak jadi ketipu, krn setelah gue lama cuap2 ama mereka, mereka rada2 marah dan akhirnya gue sadar "kalo emang mo kasih hadiah, kenapa gue mesti bayar" Boxing

geu tutup dech tuh telepon, en dia nelepon balik lg sampe 2 kali. Yg terakhir nelepon gue bentak ajah "maaf pak, saya tau ini penipuan. Ngapain juga saya bayar, kalo emang mo kasih hadiah langsung ajah di kirim ke rumah, ngapain juga bapak repot2 cuap2 ngasih penjelasan yg ujung2nya saya malah di suruh bayar. ogah la yau" Tuh


RE: Modus Penipuan Baru - honggy - 31-07-2007 11:10

freeyork Menulis:
terakhir nelepon gue bentak ajah "maaf pak, saya tau ini penipuan.


gw pernah juga tuh, gw telpon balik, gw bilang aja: " maaf nih, gw juga penipu, jangan jeruk makan jeruk dong HahaHaha


RE: Modus Penipuan Baru - Tenzo - 31-07-2007 11:15

hahahaha pasti awalannya dari polda metro jaya bisa dibantu..... ya gak hongg?


RE: Modus Penipuan Baru - Nurtaranto - 31-07-2007 11:24

djoko suhartono Menulis:
Hati-hati yang mobilnya ditinggal dirumah yang hanya ada pembantu. Bisa-bisa pembantu tsb dikadali sama penjahat, sehingga mobilnya raib.


iya, harus hati2 tuh. harus menjelaskan dgn detil k pembantu soal ginian, pokoknya hati2lahTuh


RE: Modus Penipuan Baru - djoko suhartono - 31-07-2007 11:26

kalau gue mau ditipu via SMS. Jadi pengirimnya mengaku dari Telkomsel. Tapi kok nomor yang pakai nomornya dari Indosat (0815XXXXXXX). Terus suruh hubungi dari call centernya. Tapi kok nomor call centernya dari Telkomflexi (68XXXXXX) dan nomor Esia (98XXXXXX). Jelas ini pembohong besaaaaaar...........................Terus supaya gak banyak yg ketipu kukerjaain kedua nomor tsb (nomor 68 & nomor 98). Pakai nomor kantor lumayan, soalnya nomor kantorku hanya bisa outgoing, incoming pakai nomor lain. Jadi penjahat tsb sulit menghubungi balik nomorku.
Aku call diangkat, sempet ngobrol sama penjahatnya tuh......tapi penjahatnya santai aja tu......dia bilang biarin saja kerjaan gue menipu.....apa urusan lu......AKu call...diangkat...aku tutup ...aku call lagi diangkat .....aku tutup lagi. Biar penipu tsb sebel, dan orang lain gak bisa tlp ke nomor tsb


RE: Modus Penipuan Baru - Nurtaranto - 31-07-2007 11:31

nomornya kasih tau aja d sini bro, biar d bom ama indra hehehe....


RE: Modus Penipuan Baru - avanzaQu - 31-07-2007 11:47

Biar tau rasa HahaHaha


RE: Modus Penipuan Baru - Febritama M - 01-08-2007 06:23

wah modus operandinya "mantap kali" penjahat sekarang ini mmg pinter-pinter ya ap pd sarjana semua kalee ya...hayo yg penjahat aja pd pinter n seharusnya yg bukan penjahat harus lbh pinter nieYagak


RE: Modus Penipuan Baru - BonBon - 01-08-2007 09:09

G juga pernah tuh mau ditipu lewat SMS...g lagi iseng, g ikutin tuh...g telp balik, terus dia suruh ke ATM, g ikutin, terus dia jelasin step by step di ATM, pintenya gak suruh kita langsung, tapi pake suuh encet yang mana, baca yang mana gitu...waktu dia tanya berapa angka yang ada di saldo g, g bilang 100rb-an...dia bilang "HAAA????"...tapi mau nerusin juga tuh, dia kasih tahapan buat isi pulsa, g ikutin, tapi g isinya ke no. adikku...,terakhirnya dia marah-marah sendiri....hehehe


RE: Modus Penipuan Baru - Febritama M - 03-08-2007 11:34

wah bs dicontoh tu utk ngerjain penipunya balikHahaHaha


RE: Modus Penipuan Baru - dani3 - 19-11-2008 23:09

gw baru dpt email nih.... mudah2an bisa utk share juga disini


Dari milist lain, Semoga bermanfaat :

Modus penipuan gaya baru ini terbilang cukup canggih dan unik. Sang
pelaku dengan sengaja, menjatuhkan dokumen penting berupa SIUPP
Perusahaan, surat tanah serta cek dengan nilai miliaran rupiah.

Mengetahui bahwa barang yang tercecer tersebut sangat berharga, calon
korban akan berusaha menghubungi orang yang kehilangan dokumen tersebut
melalui telepon.

Nah, saat inilah si pelaku beraksi. Untuk meyakinkan korban si pelaku
dengan menggunakan bahasa Inggris, merasa berterimakasih dan berjanji akan
memberikan hadiah sebesar Rp20 juta kepada calon korban yang menemukan
dokumennya.

Pelaku meminta nomor rekening calon korban, kemudian menyuruh korban ke
ATM untuk ditransfer uang hadiah. Di sinilah pelaku memperdayai korbannya.
Dengan dalih, bahwa uang hadiahnya masih dalam bentuk dolar, pelaku
meminta agar korban menyebutkan jumlah saldo tabungannya kemudian
mentransfer ke rekening pelaku.

Biasanya calon korban yang kurang paham, akan mengikuti saja arahan
dari si pelaku ini, dan baru sadar setelah uang saldo tabungannya
terkuras.

Niat baik justru menjadi malapetaka.
Kejadian ini terjadi di Bogor, Jumat (7/11) pagi. Neneng, warga Kota
Hujan ini nyaris saja jadi korban jika dia tidak cepat sadar bahwa dirinya
telah tertipu. "Saya tahu ini tipuan, saat orang itu memerintahkan saya
mentransfer uang," ujar Neneng.

Gaya penipuan ini terbilang baru masyarakat diminta untuk lebih waspada.
(Btt)


RE: Modus Penipuan Baru - BK 1353 HY - 19-11-2008 23:16

wahh......
aneh aneh ya cara orang sekarang ...
moga RR bisa lebih waspada ama yang beginian..
thxs info nya om dani3


RE: Modus Penipuan Baru - aphink - 20-11-2008 02:35

Bnyk ragam n cara penipuan jaman skarang, hampir semua yg haram dibuat halal..
contohnya penipuan dgn pake alasan kecelakaan spt yg gw alamin 6 bln lalu..

pernah ane 1x ad modus penipuan dgn telp kermh gw siang2..
modus-nya sederhana cuma minta transfer uang 500rb-1jt buat keperluan rumah sakit..
ceritanya bgini neh..
pada suatu ketika..Wallbash

pas lg siang2 ditoko, pas kebetulan dirmh gw cuma ada nyokap+bini doang.
telp rmh gw bunyi, krn paralel antara telp rmh ama toko, jd gw bisa tau ada penipu telp..
si penipu ngakunya dr.budi dr RSCM untuk ngasi kbr klo salah satu anggota keluarga gw kecelakaan ketabrak mobil wktu nyebrang, skarang ad diruangan ICU n minta transferin uang buat biaya transfusi darah sebesar 500rb-1jt..

langsung aja nyokap gw histeris n panik tnpa tnya2 lbh jelas anggota keluarga gw yg mana yg ketabrak..
untung telp gw paralel, jd gw bisa nguping pembicaraan td..

langsung aja gw bentak sambil tnya ke tuh tkng tipu "siapa nama anggota keluarga gw yg ketabrak itu?"
si penipu dgn enteng "sy ga tau pak nama-nya krn dompet n tas-nya kaga ada,ciri2-nya wanita rambut panjang doang.."

dlm hati gw apa bnr adik gw kena musibah, 095
trus gw tnya lg ke tuh penipu "kok bpk bs tau dari mana klo itu cw anggota keluarga kami klo bpk jg ga tau identitas-nya?"
si penipu itu dgn gugup jwb, "klo tu cw sendri yg ngasi no telp ini wktu ditolong polisi lalin (lalu lintas)."

langsung aja gw curiga n pura2 panik ikutin skenario penipuan dia dgn minta no renk bca dia..
setelah tutup telp langsung gw contact adek gw tsb, ehhh..tau2-nya adek gw mala lg happy2 jln ke mall sepulang kuliah..
Wallbash

lega campur gondok jg ama tuh org, masa adek gw masi sehat2 mala dibilang kecelakaan?
dgn panas n penasaran langsung gw jln ke atm buat cross cek bnr ga no renk yg penipu td ngaku dr.budi ama nama renk yg dikasi..

ternyata beda, no renk a/n aswandi tp ngaku-nya pas di telp dr.budi..
pulang dr atm langsung gw ke kantor telkom buat minta dibukain caller id telp rmh gw itu, dlm 1 jam langsung kebuka n gw beli telp rmh yg bisa caller id di careful lbk bulus..

pas sampe rmh rupa-nya tuh penipu udah nelpon 3x dgn nada mengancam ke nyokap n bini gw itu dgn bilang klo ga segera ditransfer maka nyawa anak ibu ga ketolong krn keabisan darah..

mangkin panas n geram gw-nya, langsung aja gw pasang tu telp caller id n nunggu tuh penipu telp lg..
ga lama, bener si penipu telp lg buat ke-4x n gw liat trnyata no flexi bukan no telp sah RSCM..

langsung gw angkat n semprot "bpk ga usah nipu macem2 deh krn sy udah tau modus bpk.."

ehhh dia mala marah balik bilang gw ga tau diri, masa sy dokter yg mao nyelamatin adek bpk mala dibilang penipu..

langsung aja gw tembak gertak die sapa yg kecelakaan?

ga lama die ngamuk2 n tutup telp-nya,berhubung telp rmh udah caller id maka gw bisa call die balik..

mungkin tu penipu kaget x kok gw bisa tau no flexi dia, mknya tu penipu ga berani angkat telp lg tiap ada no telp rmh gw..

ampe akhir-nya gw teror aja trus pake hp gw dgn prive number..

lama2 mati jg tuh no flexi krn kesel jg x ga brhasil nipu mala balik gw teror..
Haha

Pas mlm-nya gw rapat keluarga, bokap bilang klo tu penipu bisa tau no telp rmh dari bon toko, krn ditoko kadang kala gw pake buat fax n telpon jg.mulai sejak itu telp rmh gw cut ga pake buat toko lg..

saran gw seh klo bisa telp rmh dibuat fasilitas caller id, jd org yg mao jahil jg mikir2..
Boxing


RE: Modus Penipuan Baru - Supriyanto Kartono - 20-11-2008 03:30

Pelaku Investasi Fiktif Senilai Rp 15 Miliar Dibekuk
Rabu, 12 November 2008 | 16:24 WIB


TEMPO Interaktif, Bandung:Kepolisian Wilayah Kota Besar Bandung membekuk tersangka penipuan bisnis penukaran jasa uang recehan, Setiawan alias Iwan, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, awal pekan ini. Lelaki berusia 38 tahun itu menipu setidaknya 30 investor korban dengan total kerugian sekitar Rp 15 miliar.

Wakil Kepala Kepolisian Wilayah Kota Besar Bandung Ajun Komisaris Besar Iswandi Hari
mengatakan, tersangka beroperasi sejak 2006. Dia mengiming-imingi bunga 2,5 persen per minggu kepada korban yang besedia menanamkan modal minimal Rp 10 juta melalui rekeneing tersangka di sebuh bank swasta. Korban dapat mengambil bunga dan dana pokok yang disetorkannya sewaktu-waktu atau sesuai perjanjian kerja sama yang telah disepakati.

Awalnya, Iswandi melanjutkan, aliran bunga 2,5 persen mengalir lancar ke rekening seperti dijanjikan tersangka. "Namun belakangan dia tidak membayarkan bunga dan tidak mampu mengembalikan duit para korban,"kata Iswandi di kantornya, Rabu sore.

Duit para investor korban, kata dia, malah digunakan tersangka untuk keperluan pribadinya seperti membeli mobil, membayar sewa apartemen, biaya hidup sehari-hari. Duit korban juga digunakan Setiawan untuk berfoya-foya dan kabur ke Hongkong. "Sementara ini sudah 30 korban melapor dengan total kerugian sekitar
Rp 15 miliar,"tandas Iswandi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Ajun Komisaris Besar Polisi Hendro Pandowo mengatakan, saat dibekuk, tersangka baru turun dari pesawat sepulang dari Hongkong.


RE: Modus Penipuan Baru - Riva Usmany - 20-11-2008 07:47

Saran saya sih , kalo berada di situasi spt bro Aphink.
Tenang , tenang dan tenang.
kalo kita tenang pasti kita bisa berfikir jernih.

Makanya om Aphink.. bisa bales teror tuh penipu Haha


RE: Modus Penipuan Baru - chris.ho - 20-11-2008 14:06

Supriyanto Kartono Menulis:
TEMPO Interaktif, Bandung:Kepolisian Wilayah Kota Besar Bandung membekuk tersangka penipuan bisnis penukaran jasa uang recehan, Setiawan alias Iwan, di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, awal pekan ini.


Baru denger ada investasi bisnis penukaran jasa uang recehanEek3


RE: Modus Penipuan Baru - honggy - 20-11-2008 14:26

yang kaya bro aphink tuh biasanya pura pura pinjem henpon terus di catat nomor yang ada hub ama keluarga kaya rmah, bokap, istri, cayang ku..ddlll nanti di telpon dengan memberitahukan kecelakaan..


RE: Modus Penipuan Baru - andis - 20-11-2008 15:21

honggy Menulis:
sialan makin canggih aja penipu... kayanya emang harus diubah hukum kita... untuk penippu kaya gitu POTONG TANGAN!! kalo kidal POTONG TANGAN KIRI.... tapi sayang orang orang yang kompeten bikin undang undang bernyali CETEK!!!BoxingWallbash


Pak yang bikin undang-undang juga tahu, kagak mungkin bikin seperti itu karena mereka akan dipotong juga mungkin lehernya kaya ide bulyan.


RE: Modus Penipuan Baru - ichan - 22-11-2008 22:44

Mo undang2 di bikin giman juga klo yg namanya maling ya ttp maling....sepinter pinternya profesor dll ya msh pinter maling...makanya ane mah klo ada maling atau tukang tipu ketangkep mending lsg gebukin rame2 dah bonyok atau sekarat baru dah di bw ke kantor polisi


RE: Modus Penipuan Baru - aphink - 22-11-2008 23:07

ichan Menulis:
Mo undang2 di bikin giman juga klo yg namanya maling ya ttp maling....sepinter pinternya profesor dll ya msh pinter maling...makanya ane mah klo ada maling atau tukang tipu ketangkep mending lsg gebukin rame2 dah bonyok atau sekarat baru dah di bw ke kantor polisi


sepppp..setuju om..Topdeh
krn bnyk sekarang aparat yg bagi hasil ama maling..
bgitu udah kegerbek tuh maling, aparat pura2 sibuk kerja nangkap tuh maling..
udah 1 minggu jg dilepas lg krn habis2in jatah beras negara..


RE: Modus Penipuan Baru - aphink - 08-12-2008 00:18

baru dpt email dr tmn neh..
persis ama kejadian ane cerita itu..
Hikhik

Quote:
Dear Friends....

Penipuan ini terjadi kira-kira 5 hari yang lalu. Nama dan identitas kami rahasiakan untuk menjaga aja kalo email ini menyebar kamana-mana. Saya merasa berkewajiban berbagi cerita agar tidak ada korban penipuan dengan modus seperti ini. Saya juga minta komentar dan pendapat dari temen-temen tentang hal ini, coz saya juga penasaran kenapa penipunya bisa canggih banget ya....???

5 Hari yang lalu sekitar jam 11 siang saya ditelpon dari no telp 081513531213 yang mengaku dari Polda Metro Jaya. "Halo apa benar ini dengan nomor 0815 xxx xxxx ?" Kemudian saya jawab, "Benar, ini dari mana ya..?? "Ini dari Polda Metro Jaya, begini bu... no telpon ibu ini sudah digunakan untuk Sindikat Narkoba, tapi dalam hal ini ibu tidak terlibat, kami hanya minta kerjasamanya untuk mematikan handphone ibu, karena kami akan mengadakan penyidikan dan pelacakan jadi kami perlu kerjasamanya untuk mematikan HP, kira-kira sampai dengan jam 1 ibu bisa menyalakan hp ibu lagi "

Saat itu saya bingung tapi juga curiga, "Lho kok bisa no.hp saya digunakan untuk sindikat narkoba, gimana caranya..??? " (kemudian terdengar suara-sura dijalanan yang berisik...) "Iya bu bisa, untuk itu kami mohon kerjasamanya untuk mematikan hp..!!!!" dengan nada menyidik saya tanya lagi, "Ini saya bicara dengan siapa ya?" "Saya Inspektur Satu Sumantri dari Bagian Narkoba Polda Metro Jaya" Kemudian saya catat identitas si penelepon. "Mohon segera matikan hp ibu karena kami akan mengadakan penyidikan.. !!" (terdengar suara-suara kendaraan dan tut...tut..tut. .. telpon mati)

Saat itu saya masih bingung tapi tidak langsung percaya, dan saya TIDAK mematikan hp, 1 menit kemudian saya ditelpon lagi dg no telp yang sama 081513531213, tapi tidak saya angkat. dan hp saya berdering terus tidak berhenti dari no.telp yang sama. Pada saat itu juga saya langsung telpon Polsek Setiabudi. saya cerita tentang telpon yang mengaku dari Polda, yang menjawab telpon bilang kalau dari Polda tidak ada seperti itu, tapi kalau memang tidak perlu hp ya matikan saja.. kan gak ada salahnya, trus saya jawab juga kalau untuk penipuan bagaimana? dan pada saat itu hp saya bunyi terus dari nomer yang sama, dan tidak saya angkat.

Kemudian saya menelpon suami saya yang kebetulan sedang berada di luar kota . Saya cerita tentang telpon itu dan make sure kalo dia baik-baik aja dan hati-hati. Hp saya masih saja bunyi dari nomer yang sama tapi saya tutup aja.... Kemudian saya juga menghubungi security ditempat tinggal saya. Yang saya tahu security ditempat tinggal saya dibawah pengawasan langsung dari Polda Metro Jaya, jadi pasti punya akses langsung ke Polda. Setelah saya lapor, langsung pihak security menelpon ke Polda Metro Jaya Bagian Narkoba, dan ternyata tidak ada yang namanya Inspektur 1 Sumantri di bag. Narkoba, dan tidak ada kegiatan penyidikan yang mengharuskan mematikan hp. Jadi dalam hal ini saya benar-benar dibohongi... .. dan saya masih curiga juga... ini pasti penipuan.. tapi siapa yang ditipu..??? Dan Hp saya masih terus bunyi dari nomer yang sama, memang orang itu gak kenal menyerah.... . Saya langsung menelpon saudara-saudara dan sahabat-sahabat saya di Jakarta . Kemudian ada telpon masuk lagi tapi kali ini dari mertua saya yang di luar kota , dan langsung saya angkat "Halo kamu baik-baik aja kan ..??" "Iya ma.. emang knapa...???" "Lho tadi papamu telpon kantanya kamu kecelakaan.. " MasyaAllah.. ...

Ternyata penipu itu menipu orang tua saya yang ada di luar kota ....!!!! Langsung saya telpon orangtua, kemudian beliau cerita tadi ditelpon dari kantor polisi di Jakarta . Orang yang mengaku polisi itu bilang kalau saya kecelakaan dengan mobil tanki pertamina, dan saya sekarang luka parah di RSCM. Ayah saya menelpon RSCM dan berbicara dengan oarang yang mengaku dr. Listyo, dia mengaku telah merawat saya dan menerangkan secara medis luka serius yang saya alami dan keubtuhan pengobatan yang tidak tersedia di Jakarta . Obat-obat dan pen untuk patah kaki saya hanya ada di aptk Singapore dengan biaya sekitar Rp. 21 juta. Ayah saya diminta mentransfer uang sebesar Rp. 21 juta. karena urusan transfer-mentransfe r uang, ayah saya masih belum terlalu percaya, beliau mencoba menghubungi HP. saya dgn nomer 0815 xxx xxxx (prabayar), kemudian ada yang mengangkat dan mengaku bernama Agus. si Agus ini bilang kalo dia adalah teman suami saya dan sekarang menjaga rumah karena rumah tidak ada orang, dia juga bercerita kalau tadi banyak polisi datang ke rumah mengabari kecelakaan mobil yang saya alami dan sekarang suami saya sedang ke RSCM. Dari situ ayah saya mulai panik, sudah percaya dan hampir menyiapkan uang sebesar Rp. 21 juta yg diminta Kemudian ayah saya menelpon mertua saya yang tinggal satu kota , mengabari kecelakaan itu, mertua saya juga ikut panik. Alhamdulillah. ..... mertua saya ingat kalau suami saya sedang tugas di luar kota , jadi kok bisa ada di rumah sakit...???? Orang tua saya juga menggunakan telpon yang lain untuk menelpon, karena telpon yang satunya terus-menerus berdering dari rumah sakit yang meminta ayah saya segera mentransfer uang untuk pengobatan. Orang tua dan mertua saya mencoba menelpon saudara-saudara saya di Jakarta untuk mengecek kebenaran telpon tadi. Tapi anehnya saudara-saudara saya tidak bisa menghubungi hp saya, padahal saya tidak mematikan hp.

Kemudian terakhir kalinya yang mengaku dokter tadi menelpon, diterima oleh adik saya, begitu orang tersebut meminta untuk mentransfer uang, oleh adik saya dijawab, "Kakak saya sudah dicover oleh Asuransi, jadi nanti masalah biaya-biaya, Asuransi yang urus semuanya". telpon langsung terputus dan orang tersebut tidak meneror orang tua saya lagi. Alhamdulillah. ... Puji Syukur kehadirat Allah, kami sekeluarga terhindar dari penipuan itu. Ini semua cobaan dan untuk pelajaran kita semua...... Sekarang yang membuat saya penasaran dengan modus penipuan ini:....!!!!

1. Bagaimana orang tersebut bisa memblok dan menyadap no telpon orang tua saya dan no HP saya, jadi kamanapun ayah saya telpon masuknya ke penipu-penipu itu juga yang angkat telpon.

2. Darimana penipu itu bisa tau data saya dan orang tua saya, juga posisi saya yang berlainan kota dengan orang tua? Mungkin gak sih data-data kita di Bank bisa bocor...??? Atau mungkin gak dari HP yang pernah saya service, coz sudah sebulan ini saya service HP di Nokia Service Centre Mampang, dan sampe sekarang hp saya rawat inap terus gak sembuh-sembuh.

3. Bagaimana dengan pengkloningan no telp? Benar gak sih no telp Pra Bayar bisa dikloning & didouble line...??? Bagaimana dengan pasca bayar?

4. Saya juga sudah lapor ke Satelindo dan katanya sedang diinvestigasi karena banyak pengaduan tentang hal ini, dan ternyata nomor 081513531213 sudah ada note: no. ini digunakan untuk penipuan.

So... kalo temen-temen ada yang tau tentang teknologi canggih yang digunakan untuk penipuan ini, terutama teman-teman dari TELKOM & INDOSAT tolong.. dong bagi-bagi ilmunya ke kita kenapa bisa terjadi seperti itu dan gimana cararanya untuk antisipasi supaya next time penipuan seperti ini tidak terjadi lagi. Karena saya pernah dengar di radio penipuan seperti ini sudah ada yang kena dan mentransfer uang jutaan rupiah...... Waspadalah.. . waspadalah.. ...


yg pnya hoby ngebom, silakan dibom tuh nomer krn ane udah bosen intimidasi pake prive number ampe2 suka ga aktif krn gerah ama tingkah ane itu..



RE: Modus Penipuan Baru - yd0cxs - 08-12-2008 04:17

Alhamdullillah....! agak tenang dech!
Sbb gw gak pernah ngirim undian...apalagi punya duit cash/tabungan!
Punyanya cuma Utang ama Bon warung!.....jadi dikit gak kwatir dech!

Yach...turut prihatin klu modusnya spt demikian...!Gozkirpma


RE: Modus Penipuan Baru - Deny Swadiantara - 10-12-2008 20:27

aphink Menulis:
baru dpt email dr tmn neh..
persis ama kejadian ane cerita itu..
Hikhik

Quote:
Dear Friends....

Penipuan ini terjadi kira-kira 5 hari yang lalu. Nama dan identitas kami rahasiakan untuk menjaga aja kalo email ini menyebar kamana-mana. Saya merasa berkewajiban berbagi cerita agar tidak ada korban penipuan dengan modus seperti ini. Saya juga minta komentar dan pendapat dari temen-temen tentang hal ini, coz saya juga penasaran kenapa penipunya bisa canggih banget ya....???

5 Hari yang lalu sekitar jam 11 siang saya ditelpon dari no telp 081513531213 yang mengaku dari Polda Metro Jaya. "Halo apa benar ini dengan nomor 0815 xxx xxxx ?" Kemudian saya jawab, "Benar, ini dari mana ya..?? "Ini dari Polda Metro Jaya, begini bu... no telpon ibu ini sudah digunakan untuk Sindikat Narkoba, tapi dalam hal ini ibu tidak terlibat, kami hanya minta kerjasamanya untuk mematikan handphone ibu, karena kami akan mengadakan penyidikan dan pelacakan jadi kami perlu kerjasamanya untuk mematikan HP, kira-kira sampai dengan jam 1 ibu bisa menyalakan hp ibu lagi "

Saat itu saya bingung tapi juga curiga, "Lho kok bisa no.hp saya digunakan untuk sindikat narkoba, gimana caranya..??? " (kemudian terdengar suara-sura dijalanan yang berisik...) "Iya bu bisa, untuk itu kami mohon kerjasamanya untuk mematikan hp..!!!!" dengan nada menyidik saya tanya lagi, "Ini saya bicara dengan siapa ya?" "Saya Inspektur Satu Sumantri dari Bagian Narkoba Polda Metro Jaya" Kemudian saya catat identitas si penelepon. "Mohon segera matikan hp ibu karena kami akan mengadakan penyidikan.. !!" (terdengar suara-suara kendaraan dan tut...tut..tut. .. telpon mati)

Saat itu saya masih bingung tapi tidak langsung percaya, dan saya TIDAK mematikan hp, 1 menit kemudian saya ditelpon lagi dg no telp yang sama 081513531213, tapi tidak saya angkat. dan hp saya berdering terus tidak berhenti dari no.telp yang sama. Pada saat itu juga saya langsung telpon Polsek Setiabudi. saya cerita tentang telpon yang mengaku dari Polda, yang menjawab telpon bilang kalau dari Polda tidak ada seperti itu, tapi kalau memang tidak perlu hp ya matikan saja.. kan gak ada salahnya, trus saya jawab juga kalau untuk penipuan bagaimana? dan pada saat itu hp saya bunyi terus dari nomer yang sama, dan tidak saya angkat.

Kemudian saya menelpon suami saya yang kebetulan sedang berada di luar kota . Saya cerita tentang telpon itu dan make sure kalo dia baik-baik aja dan hati-hati. Hp saya masih saja bunyi dari nomer yang sama tapi saya tutup aja.... Kemudian saya juga menghubungi security ditempat tinggal saya. Yang saya tahu security ditempat tinggal saya dibawah pengawasan langsung dari Polda Metro Jaya, jadi pasti punya akses langsung ke Polda. Setelah saya lapor, langsung pihak security menelpon ke Polda Metro Jaya Bagian Narkoba, dan ternyata tidak ada yang namanya Inspektur 1 Sumantri di bag. Narkoba, dan tidak ada kegiatan penyidikan yang mengharuskan mematikan hp. Jadi dalam hal ini saya benar-benar dibohongi... .. dan saya masih curiga juga... ini pasti penipuan.. tapi siapa yang ditipu..??? Dan Hp saya masih terus bunyi dari nomer yang sama, memang orang itu gak kenal menyerah.... . Saya langsung menelpon saudara-saudara dan sahabat-sahabat saya di Jakarta . Kemudian ada telpon masuk lagi tapi kali ini dari mertua saya yang di luar kota , dan langsung saya angkat "Halo kamu baik-baik aja kan ..??" "Iya ma.. emang knapa...???" "Lho tadi papamu telpon kantanya kamu kecelakaan.. " MasyaAllah.. ...

Ternyata penipu itu menipu orang tua saya yang ada di luar kota ....!!!! Langsung saya telpon orangtua, kemudian beliau cerita tadi ditelpon dari kantor polisi di Jakarta . Orang yang mengaku polisi itu bilang kalau saya kecelakaan dengan mobil tanki pertamina, dan saya sekarang luka parah di RSCM. Ayah saya menelpon RSCM dan berbicara dengan oarang yang mengaku dr. Listyo, dia mengaku telah merawat saya dan menerangkan secara medis luka serius yang saya alami dan keubtuhan pengobatan yang tidak tersedia di Jakarta . Obat-obat dan pen untuk patah kaki saya hanya ada di aptk Singapore dengan biaya sekitar Rp. 21 juta. Ayah saya diminta mentransfer uang sebesar Rp. 21 juta. karena urusan transfer-mentransfe r uang, ayah saya masih belum terlalu percaya, beliau mencoba menghubungi HP. saya dgn nomer 0815 xxx xxxx (prabayar), kemudian ada yang mengangkat dan mengaku bernama Agus. si Agus ini bilang kalo dia adalah teman suami saya dan sekarang menjaga rumah karena rumah tidak ada orang, dia juga bercerita kalau tadi banyak polisi datang ke rumah mengabari kecelakaan mobil yang saya alami dan sekarang suami saya sedang ke RSCM. Dari situ ayah saya mulai panik, sudah percaya dan hampir menyiapkan uang sebesar Rp. 21 juta yg diminta Kemudian ayah saya menelpon mertua saya yang tinggal satu kota , mengabari kecelakaan itu, mertua saya juga ikut panik. Alhamdulillah. ..... mertua saya ingat kalau suami saya sedang tugas di luar kota , jadi kok bisa ada di rumah sakit...???? Orang tua saya juga menggunakan telpon yang lain untuk menelpon, karena telpon yang satunya terus-menerus berdering dari rumah sakit yang meminta ayah saya segera mentransfer uang untuk pengobatan. Orang tua dan mertua saya mencoba menelpon saudara-saudara saya di Jakarta untuk mengecek kebenaran telpon tadi. Tapi anehnya saudara-saudara saya tidak bisa menghubungi hp saya, padahal saya tidak mematikan hp.

Kemudian terakhir kalinya yang mengaku dokter tadi menelpon, diterima oleh adik saya, begitu orang tersebut meminta untuk mentransfer uang, oleh adik saya dijawab, "Kakak saya sudah dicover oleh Asuransi, jadi nanti masalah biaya-biaya, Asuransi yang urus semuanya". telpon langsung terputus dan orang tersebut tidak meneror orang tua saya lagi. Alhamdulillah. ... Puji Syukur kehadirat Allah, kami sekeluarga terhindar dari penipuan itu. Ini semua cobaan dan untuk pelajaran kita semua...... Sekarang yang membuat saya penasaran dengan modus penipuan ini:....!!!!

1. Bagaimana orang tersebut bisa memblok dan menyadap no telpon orang tua saya dan no HP saya, jadi kamanapun ayah saya telpon masuknya ke penipu-penipu itu juga yang angkat telpon.

2. Darimana penipu itu bisa tau data saya dan orang tua saya, juga posisi saya yang berlainan kota dengan orang tua? Mungkin gak sih data-data kita di Bank bisa bocor...??? Atau mungkin gak dari HP yang pernah saya service, coz sudah sebulan ini saya service HP di Nokia Service Centre Mampang, dan sampe sekarang hp saya rawat inap terus gak sembuh-sembuh.

3. Bagaimana dengan pengkloningan no telp? Benar gak sih no telp Pra Bayar bisa dikloning & didouble line...??? Bagaimana dengan pasca bayar?

4. Saya juga sudah lapor ke Satelindo dan katanya sedang diinvestigasi karena banyak pengaduan tentang hal ini, dan ternyata nomor 081513531213 sudah ada note: no. ini digunakan untuk penipuan.

So... kalo temen-temen ada yang tau tentang teknologi canggih yang digunakan untuk penipuan ini, terutama teman-teman dari TELKOM & INDOSAT tolong.. dong bagi-bagi ilmunya ke kita kenapa bisa terjadi seperti itu dan gimana cararanya untuk antisipasi supaya next time penipuan seperti ini tidak terjadi lagi. Karena saya pernah dengar di radio penipuan seperti ini sudah ada yang kena dan mentransfer uang jutaan rupiah...... Waspadalah.. . waspadalah.. ...


yg pnya hoby ngebom, silakan dibom tuh nomer krn ane udah bosen intimidasi pake prive number ampe2 suka ga aktif krn gerah ama tingkah ane itu..


Bisa2 kerjaan Hacker nihMarah
beginilah kalo orang pintar di indonesia selalu di tekan dan kurang di hargai.
Kayaknya kita perlu punya pistol nihBoxing ketemu orang begitu tembak kaki ama tangannya aja, sekalian potong lidahnya spy ga nipu lagiMarahMarah


RE: Modus Penipuan Baru - calvinpanginda - 10-12-2008 20:33

Kejahatan bukan hanya terjadi karna ada niat dari pelakunya tapi krna ada kesempatan.....Waspadala-Waspadala


RE: Modus Penipuan Baru - Ary Yuliantoni - 10-12-2008 20:59

makin banyak aja ya modus penipuan. makasih bro yg udah sharing ceritanya, bikin kita2 makin paham dan waspada...


RE: Modus Penipuan Baru - aphink - 11-12-2008 00:37

Deny Swadiantara Menulis:
Bisa2 kerjaan Hacker nihMarah
beginilah kalo orang pintar di indonesia selalu di tekan dan kurang di hargai.
Kayaknya kita perlu punya pistol nihBoxing ketemu orang begitu tembak kaki ama tangannya aja, sekalian potong lidahnya spy ga nipu lagiMarahMarah


gileeeee si om yg satu ini sadis jg ya...
bagaimana pun penipu jg manusia om..
Whistling
gmana klo langsung dibakar aja?Nafsu
biar kapok ga nyumpahin org kecelakaan..


RE: Modus Penipuan Baru - Deny Swadiantara - 14-12-2008 19:00

aphink Menulis:

Deny Swadiantara Menulis:
Bisa2 kerjaan Hacker nihMarah
beginilah kalo orang pintar di indonesia selalu di tekan dan kurang di hargai.
Kayaknya kita perlu punya pistol nihBoxing ketemu orang begitu tembak kaki ama tangannya aja, sekalian potong lidahnya spy ga nipu lagiMarahMarah


gileeeee si om yg satu ini sadis jg ya...
bagaimana pun penipu jg manusia om..
Whistling
gmana klo langsung dibakar aja?Nafsu
biar kapok ga nyumpahin org kecelakaan..


Topdeh setuju... buat sate sekalian, trus bagiin ke warga. masukin koran, tv, radio dan segala macam media informasi. biar penjahat yang lain pada tauMarah


RE: Modus Penipuan Baru - aphink - 14-12-2008 19:25

Deny Swadiantara Menulis:
Topdeh setuju... buat sate sekalian, trus bagiin ke warga. masukin koran, tv, radio dan segala macam media informasi. biar penjahat yang lain pada tauMarah


Tegaaaa...luhhhh jd manusia..
HahaHaha

Gmana penjahat yg laen mao tau klo tuh penjahat udah meninggal duluan sebelum ngasi tau penjahat laen klo dibakar?
Whistling


Modus Penipuan Baru : Tebar Amplop Berisi Dokumen - Gado2Enak - 24-12-2008 14:43

Sumber:
http://radar-bogor.co.id/?ar_id=MjI1ODg=&click=MTgx

29-11-2008 03:32 WIB
Modus Penipuan Baru : Tebar Amplop Berisi Dokumen
BOGOR - Kini masyarakat harus waspada.
Pasalnya, ada modus penipuan baru di Kota Bogor.
Warga Kelurahan Gunungbatu RT 03/11 Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor Jacky Wijaya (50) nyaris menjadi korban penipuan, Jumat (28/11).
Beruntung dia cepat tersadar, sehingga tidak menjadi korban.

Bagaimana modus penipuan baru itu terjadi?
Awalnya, Jacky menemukan amplop berwarna cokelat yang tergeletak di Jalan Raya Pajajaran, tak jauh dari simpang Tugu Kujang.
Amplop tersebut bertuliskan dokumen penting.
Merasa penasaran dengan isi amplop, Jacky langsung membukanya.
Betapa terkejutnya dia saat melihat isi amplop itu berisi surat-surat penting, seperti surat izin usaha perusahaan (SIUP) atas nama PT Mico Graha Pavindo.

Dalam SIUP itu tertulis sebagai Direktur Utama Lumaksono Tri Sardjono asal Surabaya.
Ada pula surat keterangan tanah yang dikeluarkan Badan Pertanahan Kabupaten Manokwari dan cek senilai Rp4,7 miliar.
Tak hanya itu, dalam amplop juga terdapat foto Lumaksono yang sedang bersalaman dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

"Dokumen penting dan foto SBY yang bersalaman dengan Lumaksono itu membuat saya percaya kalau dia seorang pengusaha atau orang hebat," ungkap Jacky.
Lantaran ingin mengembalikan dokumen tersebut, Jacky menghubungi nomor 081230553900 yang tertera di amplop.
Nomor itu ternyata aktif, sehingga percakapan seorang lelaki yang mengaku bernama Lumaksono pun terjalin.

Orang yang dihubungi itu mengucapkan terima kasih dan meminta mengirimkan langsung amplop penting itu kepadanya di Surabaya Jawa Timur.
Untuk keperluan ongkos ke Surabaya, Lumaksono berjanji memberikan uang Rp20 juta sebagai ucapan terima kasih kepada Jacky.
Tidak hanya itu, Jacky juga dijanjikan mendapatkan bonus Rp100 juta.
Mengirimkan uang itu, Lumaksono meminta Jacky ke ATM agar proses transfer uang bisa dilakukan.

Mendapat tawaran itu, Jacky tergiur dan pergi ke ATM dengan harapan bisa mendapatkan uang yang dijanjikan.
Setibanya di ATM, Jacky dipandu Lumaksono melakukan transaksi menggunakan bahasa Inggris.
Di tengah proses transaksi, Jacky sempat curiga lantaran uang yang ada di ATM-nya diminta ditransfer ke nomor rekening Lumaksono.

Sadar dirinya nyaris ditipu, Jacky menghentikan proses transaksi di ATM itu dan memaki-maki Lumaksono.
Mendengar omelan Jacky, tiba-tiba Lumaksono langsung menutup telepon.
"Saya mulai curiga waktu dia menyuruh mentransfer semua uang yang ada di ATM saya," kata Jacky.

Beruntung dia keburu sadar.
Uang dalam ATM pun bisa diselamatkan.
Jacky langsung memaki-maki orang itu.
Pelaku malah menutup teleponnya.
"Saya juga curiga sama foto dia dan Pak SBY. Saya menduga foto itu direkayasa oleh Lumaksono," ujar Jacky.

Dia mengimbau kepada seluruh masyarakat yang menemukan amplop berisi dokumen penting, termasuk cek dan foto seseorang dengan Persiden SBY, agar berhati-hati dan jangan mudah percaya.
Karena saat bertransaksi di ATM yang dijanjikan akan menerima uang, justru akan menjadi korbannya.
Menurut Jacky, orang itu sengaja membuang amplop di tengah jalan agar mudah ditemukan orang lain untuk menghubungi pelaku.

Informasi yang diperoleh Radar Bogor, modus penipuan gaya baru ini sudah memakan korban. Pada 7 November 2008, satu orang warga Kabupaten Bogor bernama Neneng dan satu orang lainnya warga Cianjur bernama Syahlan telah menjadi korban penipuan tebar dokumen penting ini.

Dengan modus yang sama, korban (Neneng) mengalami kerugian Rp15 juta dan Syahlan menderita kerugian Rp7 juta.
Awalnya, kedua korban ini juga menemukan amplop cokelat berisi dokumen penting.

Keduanya berniat mengembalikannya dan juga dipandu pelaku dengan iming-iming mendapatkan uang ratusan juta sebagai balas jasa.
Bukannya uang jasa yang diperoleh, malahan uang di ATM korban amblas berpindah ke rekening pelaku. (dra)


RE: Modus Penipuan Baru - ranamin - 24-12-2008 15:00

ini informasi yang berguna nih... soalnya ane kemaren hampir kena tipu juga, ada yang nawarin laptop dan HP selundupan, ngaku2 dari polda... ujung2nya minta dikirimin pulsa hi..hi..


RE: Modus Penipuan Baru - Indra809 - 24-12-2008 15:30

Jadi inget waktu itu ada customer... (kebetulan ane kerja di provider seluler) trus cross cek apakah sms hadiah ini beneran? lantas kita simpan nomor penjahat tsb, dan akhirnya kita kerjain deh penjahatnya, kita ngaku dari Polres, dan memberitahu kalo nomor penjahat itu sudah kita lacak & akan mengirim anggota ke lokasi....Haha dan kita buat seolah-olah backsoundnya dari kantor polisi.... temen ane ada yg pura-pura habis kena tembak, ada suara keyboard komputer, ada orang teriak-teriak bergaya orang angkatan.... dsb... akhirnya dengan gelagapan penjahat tsb sepertinya ketakutan setengah hidup...HahaHaha langsung dimatiin teleponya...

Zaman sekarang harus lebih waspada lagi.... Gozkirpma


RE: Modus Penipuan Baru - dhims - 24-12-2008 16:15

pernah gw ditelpon di hp, bapak2 marah2 karena gw miskol dia terus, terus dia maksa minta nama gw, gw ga kasih, dia ngancem lapor polisi, tutup aja d.

trus seminggu kemudian bini gw disms orang ga dikenal, bilangnya "nomor anda ada di hp yang saya baru beli, bisa tau siapa anda ?"
bini gw cuekin, trus dia sms lagi "koq ga bales?"

mudah2an 2-2nya orang iseng, takutnya hipnotis lewat hp Rolleyes


RE: Modus Penipuan Baru - chris.ho - 24-12-2008 16:22

dhims Menulis:
mudah2an 2-2nya orang iseng, takutnya hipnotis lewat hp Rolleyes


emang bisa yah hipnotis lewat hp?095


RE: Modus Penipuan Baru - aphink - 25-12-2008 11:52

chris.ho Menulis:

dhims Menulis:
mudah2an 2-2nya orang iseng, takutnya hipnotis lewat hp Rolleyes


emang bisa yah hipnotis lewat hp?095


bisa om..
jangankan hp, hipnotis lwt asap rokok pun bisa kok..
makanya hati2 buat para cw klo naek kendaraan umum jgn naek kendaran umum yg didlmnya bnyk laki2 apa lagi klo didlm kendaraan umum tsb ada laki yg sengaja merokok..
bisa2 bkn cuma harta yg ilang tp harga diri jg krn bisa nurut kena hipnotis ampe dibawa kekamar..
Tuh


RE: Modus Penipuan Baru - swordknight - 27-12-2008 09:28

aphink Menulis:
tp harga diri jg krn bisa nurut kena hipnotis ampe dibawa kekamar..
Tuh


wakakakaakaa...
sep bro...


RE: Modus Penipuan Baru - chris.ho - 27-12-2008 09:41

Tau penangkalnya utk hipnotis kaya gini gak?


RE: Modus Penipuan Baru - swordknight - 27-12-2008 10:02

chris.ho Menulis:
Tau penangkalnya utk hipnotis kaya gini gak?


Iman, Jiwa & Hati yang kuat & mulia

Topdeh


RE: Modus Penipuan Baru - Gado2Enak - 15-01-2009 10:24

Hari ini di nomor Halo ku ada SMS seperti ini :

Pelanggan Yth :Anda mdpt uang tunai Rp.25jt dr TELKOMSEL Poin Pin Anda;02547 Hub Call Center: 0899 3333441, 0899 3333442

Pengirimnya dari 0818 0303 0573


RE: Modus Penipuan Baru - chris.ho - 15-01-2009 10:26

wah minta di bom tuh nomorBoxing


RE: Modus Penipuan Baru - Gado2Enak - 15-01-2009 10:33

chris.ho Menulis:
wah minta di bom tuh nomorBoxing


yg di BOM nomor Call Centre nya . . . jangan nomor pengirim . . . pasti udah dimatikan . . .


RE: Modus Penipuan Baru - Supriyanto Kartono - 26-01-2009 22:21

Ada sedikit cerita dari sebelah,semoga bermanfaat.Saya yg dimaksud bukan Supriyanto Kartono..:
Yagak



Sebelumnya saya berikan link thread dia yang jualan setir Mugen...

http://www.modifikasi.com/showthread...ighlight=mugen


Jadi ceritanya setelah Deal di harga RP 2.000.000 saya langsung transfer RP 500.000. Lalu pas dia bilang barang udah dikirim via JNE saya tambahin RP 1.500.000 Transfer ke rekening atas nama EDGAR

31/12/2008 jam 12:54
Rek: 3490981895
A/n: Edgar Christian


Dia bilang barang udah dikirim sejak saya transfer... Tapi sampe hari ini Senin tgl 5 Januari barang blm sampe dan no hp nya dimatikan.. Kadang aktiv tp ga ditrima... Tapi lbh banyak matinya...

Padahal ini barang titipan temen saya.. Saya bingung mesti jelasin apa ke teman saya... Kalo uang saya sendiri yang hilang dan barang ga sampe paling cuma sakit ati aja.. Tapi masalahnya ini uang temen saya yg beli lewat saya. Beban saya jadi besar...
Saya Akan posting di semua forum agar hal ini tidak menimpa teman2 lainnya.
Buat EDGAR : Kalo memang harga diri mu cuma seharga 2juta apa ga kasian sama orang tua lo yg besarin kamu habis uang ber milyar2. Tapi anaknya cuma bisa dibeli seharga 2 juta.... Inget ya. pembalasan selalu ada kok..


RE: Modus Penipuan Baru - Ary Yuliantoni - 26-01-2009 22:31

waduuhh Om Supriyanto, ini sdh tgl brp, blm dikirim jg brgnya? welehh... rugi 2 X tuh Om, malu sm teman dan hrs gantii pula. Smoga brgnya tetap dikirim ya Om.
Buat Bung Edgar, tolong dipenuhi janjinya, lebih baik telat drpd tdk sama sekali...


RE: Modus Penipuan Baru - Zulfikri - 26-01-2009 23:54

swordknight Menulis:

chris.ho Menulis:
Tau penangkalnya utk hipnotis kaya gini gak?


Iman, Jiwa & Hati yang kuat & mulia

Topdeh

TopdehJIWA & HATI yang KUAT...
Gw ada temen "mantan" yang suka hipnotis di jakarta...
dia bilang..kalo hipnotis tu bukan pake Magic...cuma mereka tau aja dari sorot mata si korban nih orang bisa dikadalin apa engga' + kepinteran di Pelaku ngomong...jadi engga' semua orang bisa di Hipnotis.
Gitu...YagakYagak


RE: Modus Penipuan Baru - tungeng - 27-01-2009 00:40

[quote=Supriyanto Kartono]
Ada sedikit cerita dari sebelah,semoga bermanfaat.Saya yg dimaksud bukan Supriyanto Kartono..:
Yagak


31/12/2008 jam 12:54
Rek: 3490981895
A/n: Edgar Christian


kurang ajar nih manusia.ga ada perasaannya deh.
emang dah ada bbrp kasus begini di beberapa forum,and tambah banyak deh kayanya.
jangankan barang otomotif,dagang tanaman aja ada yg nipu.
untung ga pernah kena selama gw transaksi.
sabar ya bro,ntar jg dpt ganjarannya tuh org.
sebaiknya kalau transaksi cod aja deh,kalau uangnya cukup besar.
and jangan transasksi dgn NN yg meragukan.


RE: Modus Penipuan Baru - Supriyanto Kartono - 31-01-2009 10:22

Sekedar info
==============[/size]
tman2 mdcom, dengan sangat menyesal akhirnya gw menyatakan "sikap waspada" terhadap seorang member modcom dengan info sbb:
nick:sir_ek9
nama: DIKA ..ngakunya sie!!!
kota:medan
hp:081260254225
rek bca A.N ALFIN PRANATA
no rek;8090056175
[size=medium]
gw kna' tipu transaksi jok recaro ek9....sharga 6,5jt+ecu spoon 2,3jt total=8'8jt!!!!
stelah gw transfer lunas brgnya g dtg2 mpe skrg!!!
awlnya sie normal2 aj seperti ank mdcom yg laen.....
gw tlpn,tawar,hrga jd,mnta no rek,bayar,brg lngsung dkirim!!!
tp ternyata ud 1mg ini jok blm nympe2 jg!!!
mana hpnya di matiin lg!!


RE: Modus Penipuan Baru - andis - 31-01-2009 11:40

Sekedar masukkan :
1. Jika beli barang pastikan tempat jualnya, kalau bisa barang dipasang baru bayar.
2. Jika bersifat online atau koran, Pastikan NOMORNYA telepon TELKOM/Tetap jangan HP/Flexy/Esia dlll.
3. Pastikan transfer ke rekening perusahaan bukan pribadi

begitu juga yang akan berbisnis dan ingin maju :
1. Ada rekening perusahan.
2. Punya line telepon telkom
3. Ada kejujuran


RE: Modus Penipuan Baru - chris.ho - 09-03-2009 06:59

Modus Penipuan Baru, Tinggalkan Dokumen di Pinggir Jalan

Penipu memang tidak kehilangan akal dalam menjalankan aksinya. Setelah penipuan dengan modus menang undian produk sabun cuci tercium oleh aparat kepolisian, sekarang penipuan menggunakan sebuah dokumen yang ditinggal di pinggir jalan sedang marak di Jakarta.

“Saya barusan ditemui oleh dua orang pejalan kaki, yang mengaku telah mendapat sebuah dokumen berharga di pinggir Jalan Slipi,” ujar petugas TMC Polda Metro Jaya, Bripka Kasyanto ketika sedang melakukan patroli di Slipi, Jakarta Barat, Senin (9/3).

Kasyanto menambahkan, dokumen tersebut berupa amplop persegi panjang dan tertulis di bawahnya dokumen penting lengkap dengan nomor register. Di dalam amplop tersebut ada tiga buah surat. Pertama sebuah sertifikat tanah yang berkop Badan Pertanahan Nasional, kedua sebuah Izin Usaha Perdagangan (SIUP) berkop Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Dinas Perindustrian dan Perdagangan dan terakhir sebuah Cek Bank Rakyat Indonesia sebesar Rp 4.700.000.000. “Isi dalam amplop tersebut dua-duanya sama,” tambah Kasyanto.

Dalam modusnya kali ini, berdasarkan penuturan salah seorang korban kepada Kasyanto, didasari oleh rasa kemanusian ingin mengembalikan kepada pemiliknya, si penemu menghubungi nomor telepon yang tercantum di bagian depan dokumen tersebut. Setelah itu, orang yang dihubungi tadi akan mengucapkan terima kasih dan akan mengirimkan uang sejumlah 20 juta sebagai balas budi. Lalu si penipu pun akan menanyakan nomor rekening.

“Terima kasih nanti saya akan kirim uang sebesar Rp 20 juta atas upaya bapak menemukan surat berharga kami. Tolong kirim nomor rekening Anda, nanti kami transfer uangnya,” ujar Kasyanto menirukan aksi si penipu.

Nantinya si penipu tadi akan meminta si penemu agar memberikan nomor rekeningnya melalui ATM. Lalu si penipu tadi akan mengajak mengobrol dan secara tidak terasa akan meminta kepada si penemu agar membayar biaya dari transfer tersebut.

Sementara ini, TMC sudah mendapatkan sebanyak tiga amplop dari para pejalan kaki di wilayah sekitar Slipi dan Gatot Subroto. Semua isinya sama. Semua amlop berisikan surat milik tanah berkop Badan Pertanahan Nasional, SIUP DKI dan sebuah cek senilai Rp 4.700.000.000.
http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/03/09/02581675/Modus.Penipuan.Baru..Tinggalkan.Dokumen.di.Pinggir.Jalan.


RE: Modus Penipuan Baru - b483 3CA - 16-03-2010 01:41

Hari ini gw kedatangan kedua orang tua dari daerah. Mereka begitu sumringah saat menunjukan ke gw amplop coklat yang katanya mereka temukan saat berjalan di sekitar stasiun kereta api di desa sana, sekitar 15 hari yg lalu.
Gw jg kaget, tyt isinya adalah Surat Keterangan Tanah seluas 46.927m2, berlokasi di Jl. Pasir Kelurahan Wosi Manokwari, yg dikeluarkan BPN Kab. Manokwari, Surat Izin Usaha Perdagangan atas PT Mico Graha Pavindo, dg pemilik Bp. Lumaksono Tri Sarjono, beralamat di Jl. Raya Darmo Indah Timur SS-99 Surabaya (lengkap dg No. HP & foto ybs), dg nilai modal Rp 20M dan satu lembar cek senilai Rp 2.7M.
Naluri gw lsg berfikir bahwa ini adalah penipuan. Sama persis saat 2 tahun lalu mrk mendapatkan kupon undian di dalam deterjen, yg menyatakan keberuntungan telah mendapatkan hadiah Toyota Kijang Inova, dan stlh gw konfirmasi ke produsennya, tyt mmg tidak benar/penipuan.
Tapi gw belum mau mengutarakan pikiran gw ini ke mrk, gw gak mau memupuskan harapan2 mrk. Karena sebelumnya mrk sdh berkata, jika hal itu benar...mrk akan beli ini..akan beli itu...dlsb. Tongue_out
Lsg gw tanya mbah gugel...dan gw dapet ini :

http://forum.lareosing.org/archive/index.php/t-7915.html
http://yepiye.wordpress.com/2009/06/24/hati-hati-penipuan-bermodus-cek-dan-surat-berharga-tercecer/
http://bisnisbisnisinternet.wordpress.com/2008/12/29/penipuan-cek-bernilai-miliaran-rupiah/

Besok pagi, gw bakalan kasih link-link tsb ke mrk, biar mrk menentukan sendiri pendapatnya...malam ini biarkan kedua ortu gw terlelap dg mimpi indah & harapan2nya Bercucuran

Buat sang pelaku...sadarlah cuy...hasil begituan, gak bakalan berkah...semoga keturunan lo, tdk menuruni otak kotor lo

***gw share inpoh atw curhat seh Tongue1


RE: Modus Penipuan Baru - TukangListrik - 30-03-2010 13:52

Panjang n in english Yagak
Baru aja ada yg krm ke Skype g....

[1:38:26 PM] Barrister Faruq Addo: Kindly forward/Write all response to my private e-mail: b_faruqconsult@hotmail.com
------------------------------------------------------------------------------

Dear Santoso

I write to seek your participation in a genuine transaction that would be of mutual benefit to the both of us. Before my proposal to you, let me introduce myself.My name is Barrister Benson Faruq Addo, I am an financial lawyer working with a diplomatic fiduciary bank in Ghana .

My duty involves administrative documentation of deposits in the bank. In the course of one of my daily routines of stock taking,I noticed that there is a particular deposit of US$4.5Million dollars belonging to a businessman named GARY A. SANTOSO from your country. This deposit has been dormant/abandoned for the past 12 years because no one had since come forth for it.

To this effect, late last year, I began making some private investigations to ascertain the beneficiary,nature and other relevant information on the deposit. I found out that the beneficiary of the deposit had since died 9years ago along with his family on a brutal plane crash. see website: http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/americas/502503.stm. Upon going through the deposit form as filled, at the time the deceased made this deposit. I discover that the beneficiary did not state or fill out any next of kin, in case of his death. Thus, thereby leaving the deposit dormant till date. All these are known to only me here.

However, I seek your assistance/partnership to claim the said deposit of $4.5million dollars from this fiduciary institution since you share the same name [ SANTOSO ] with the deceased. Also so that Greedy staffs in my office may not siphon this funds to their account by the time they discover this opportunity. Instead you may claim this deposit as the beneficiary/Next of Kin of the deceased depositor and use the funds as charity to different orphanage home and help-seeking organization in your country.

This of course, is subject to your acceptance to participate in this transaction. Please note that by virtue of my designation in the company,I have worked out the perfect modalities to ensure the successful transfer of this funds to you in your country. Also, I shall provide you with the relevant information/documents for the successful claim of this funds.

This transaction is real and 100% risk free because we shall execute every step legally to avoid any breach of law. I will furnish you with in-depth details and documents as proofs of this transaction once you respond.

Kindly contact me back immediately for more information about this transaction.
Also forward/write all response to my private e-mail: b_faruqconsult@hotmail.com

Best Regards,

Barr. B. Faruq Addo


ga tanggung2 boooo... $4.5 juta,wkwkwkwk..
bentar lg g jd miliuner...bawanya bkn xenia lg..gnti porsche Haha


RE: Modus Penipuan Baru - TukangListrik - 02-06-2010 20:18

haiya Big Grin
br aja nemu cek 2.3M nih di dpn toko..enaknya diapain ya Yagak
bareng ma SIUP Besar daerah Bandung..
n Surat Keterangan kepemilikan Tanah di Manokwari 46.927 m2..
klo misal g menta fee 5% aja dr smua nilai yg trcantum,bisa beli freed baru nih g Haha

ni pict na (klik u/ memperbesar ya,sngja pke imageno biar ga terbates pixel)


moso cek BCA bisa berbayang gini cetakannya Tuh

moso no seri cek cuma cetakan biasa,setau g pake yg di press biar nimbul bolong2 gituh (cmiiw)
potongan pinggir2 tuh cek ktauan disobek pake penggaris,ga rata Tuh


ada yg mau menindak lanjuti 095 xixixixi..
ntar mlm mo pura2 sms ahhhhh Whistling


RE: Modus Penipuan Baru - dr_coolz - 02-06-2010 20:51

bro TL kalo beneran tuh ceknya n Bro dapet komisi bagi2 yah....HahaHahaHaha
semoga sukses bro siapa tau emang beneran tuh cek. tp kalo boongan juga yah ga papa lah anggap aja belom jodoh Tongue1Tongue1Tongue1


RE: Modus Penipuan Baru - dianfatur - 03-06-2010 08:43

TukangListrik Menulis:
moso cek BCA bisa berbayang gini cetakannya Tuh

moso no seri cek cuma cetakan biasa,setau g pake yg di press biar nimbul bolong2 gituh (cmiiw), potongan pinggir2 tuh cek ktauan disobek pake penggaris,ga rata Tuh


bukannya cek harus ditulis tangan ...? cmiiw, btw tulisan tangannya terlalu rapih tuh ..., itu orang mau ngebodohin tapi kurang pinter ..., kalo ketemu orangnya disetrum aja deh, ente kan TukangListrik ... Haha


RE: Modus Penipuan Baru - ernanto - 16-06-2010 10:40

memang jalan paling aman untuk menghindari penipuan dengan kedok hadiah adalah dengan menolak hadiah itu sendiri....asal kita yakin ngga pernah ikutan kuis.
Sekarang dilogika aja bos...kita ikut kuis aja susah untuk menang apalagi yang ngga pernah ikut kuis tapi tau2 dianggap pemenang grand prize.
ya itu saran saya bos semoga bermanfaat... Topdeh


RE: Modus Penipuan Baru - chris.ho - 12-10-2010 13:06

Awas, Penipu Lempar Kupon Undian ke Rumah

Mengetahui berbagai modus kejahatan tidak ada ruginya, apalagi yang berhubungan dengan penipuan. Sebab para pelaku terus mengembangkan modus dan gaya baru. Salah satunya melalui kupon undian yang dilemparkan ke rumah Anda.

Terbukti banyak yang tidak mengetahui, kemudian dengan iming-iming hadiah yang dijanjikan produk tertentu yang telah dipersiapkan para pelaku, membuat korban lengah dan tertipu.

Peristiwa penipuan ini baru saja terjadi di Perumahan Duta Kranji RT 3 RW 7, Bintara, Bekasi Barat, Bekasi Kota. Ratusan kupon undian disebarkan di depan rumah warga pada Selasa, 12 Oktober 2010 pagi tadi.

Tiga lembar kupon hadiah itu ada dalam kemasan plastik yang dilempar pelaku. Ukurannya sekitar 4x10 cm, dilaminating. Pelaku juga menyantumkan nomor telepon Kabag Humas Polda Metro dengan nomor 081280120004.

Di kupon itu tertera tulisan "SELAMAT....! Anda beruntung memenangkan hadiah langsung 1 unit TOYOTA AVANZA"

Pada kupon kedua yang berukuran 10x15 cm, penipu menyertakan ketentuan bagi konsumen yang beruntung dengan mengatasnamakan PT Ultra Prima Abadi yang beralamat di Jalan Palmerah Barat No 9 Glora, Jakarta 11850 Indonesia.

Pada kupon ini, penipu meyakinkan calon korban dengan menerapkan ketentuan pengambilan hadiah di antaranya sebagai berikut:

Dilarang keras menghubungi nomor telpon lain selain layanan konsumen yang telah disediakan untuk menghindari hal-hal yang dapat merugikan konsumen dan perusahaan. Hadiah berupa barang tidak dapat diuangkan. Pajak promo ditanggung perusahaan PT Ultra Prima Abadi.

Padahal, dari pengalaman korban penipuan yang sudah-sudah, mereka diminta untuk mentransfer sejumlah uang. Namun, hadiah yang dimaksud tidak pernah kunjung datang.

Di kupon ketiga, penipu menyertakan surat izin kegiatan dari Polda Metro Jaya yang diteken oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Wahyono tertanggal 19 November 2010.

Terkait modus ini Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar menegaskan kupon itu adalah modus penipuan. Warga diimbau untuk tidak mempercayai bentuk penipuan seperti itu.

"Kami tidak pernah melakukan kerjasama dengan perusahaan manapun untuk memberikan kupon hadiah undian kepada warga," katanya saat dihubungi VIVAnews.com

Kupon undian tersebut sudah sering beredar di kalangan warga. "Dulu modusnya dimasukkan ke dalam kemasan produk makanan atau deterjen," katanya.

Bahkan, sejumlah warga mendatangi Polda Metro Jaya untuk mengkonfirmasi undian itu. "Korbannya itu kadang ada yang dari Sukabumi, Cianjur, banyak dari luar kota. Ini kan kasihan masyarakat kita dibodoh-bodohi," katanya mengakhiri perbincangan. (adi)

• VIVAnews
http://metro.vivanews.com/news/read/182452-awas--penipu-lempar-kupon-undian-ke-rumah


RE: Modus Penipuan Baru - Zulfikri - 12-10-2010 13:14

TukangListrik Menulis:
Panjang n in english Yagak
Baru aja ada yg krm ke Skype g....

[1:38:26 PM] Barrister Faruq Addo: Kindly forward/Write all response to my private e-mail: b_faruqconsult@hotmail.com
------------------------------------------------------------------------------

Dear Santoso

I write to seek your participation in a genuine transaction that would be of mutual benefit to the both of us. Before my proposal to you, let me introduce myself.My name is Barrister Benson Faruq Addo, I am an financial lawyer working with a diplomatic fiduciary bank in Ghana .

My duty involves administrative documentation of deposits in the bank. In the course of one of my daily routines of stock taking,I noticed that there is a particular deposit of US$4.5Million dollars belonging to a businessman named GARY A. SANTOSO from your country. This deposit has been dormant/abandoned for the past 12 years because no one had since come forth for it.

To this effect, late last year, I began making some private investigations to ascertain the beneficiary,nature and other relevant information on the deposit. I found out that the beneficiary of the deposit had since died 9years ago along with his family on a brutal plane crash. see website: http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/americas/502503.stm. Upon going through the deposit form as filled, at the time the deceased made this deposit. I discover that the beneficiary did not state or fill out any next of kin, in case of his death. Thus, thereby leaving the deposit dormant till date. All these are known to only me here.

However, I seek your assistance/partnership to claim the said deposit of $4.5million dollars from this fiduciary institution since you share the same name [ SANTOSO ] with the deceased. Also so that Greedy staffs in my office may not siphon this funds to their account by the time they discover this opportunity. Instead you may claim this deposit as the beneficiary/Next of Kin of the deceased depositor and use the funds as charity to different orphanage home and help-seeking organization in your country.

This of course, is subject to your acceptance to participate in this transaction. Please note that by virtue of my designation in the company,I have worked out the perfect modalities to ensure the successful transfer of this funds to you in your country. Also, I shall provide you with the relevant information/documents for the successful claim of this funds.

This transaction is real and 100% risk free because we shall execute every step legally to avoid any breach of law. I will furnish you with in-depth details and documents as proofs of this transaction once you respond.

Kindly contact me back immediately for more information about this transaction.
Also forward/write all response to my private e-mail: b_faruqconsult@hotmail.com

Best Regards,

Barr. B. Faruq Addo


ga tanggung2 boooo... $4.5 juta,wkwkwkwk..
bentar lg g jd miliuner...bawanya bkn xenia lg..gnti porsche Haha


Hehehehehe...gw ampir tiap hari nerima yg kayak ginian, kebanyakan dari BoA Burkina Faso...malah ada yg GBP 43 million....dg share 40%....wadowww...kaga' nahan kalo duit beneran..
Tongue_out