Avanza Xenia - Forum Pemilik / Pengguna Avanza & Xenia
Macam2 Ramuan Tradisional - Versi Cetak

+- Avanza Xenia - Forum Pemilik / Pengguna Avanza & Xenia (http://www.avanzaxenia.net)
+-- Forum: Rumpi Lah Yao! (/forumdisplay.php?fid=26)
+--- Forum: Kesehatan (/forumdisplay.php?fid=122)
+--- Topik: Macam2 Ramuan Tradisional (/showthread.php?tid=12287)


Macam2 Ramuan Tradisional - chris.ho - 13-02-2009 17:28

DAFTAR ISI

HAL 1 : Ramuan untuk gangguan pencernaan & pernapasan
HAL 1 : Ramuan dari Daun Pegagan
HAL 1 : Daun jambu biji obat demam berdarah
HAL 1 : Manfaat undur-undur & cacing tanah
HAL 1 : Menghilangkan kebiasaan mendengkur
HAL 2 : Menurunkan tekanan darah tinggi
HAL 2 : Mengatasi masalah asma dengan kencur
HAL 2 : Mengatasi radang lambung atau penyakit maag
HAL 2 : Menghilangkan Bau Mulut
HAL 2 : Ramuan Pengusir Asam Urat
HAL 2 : Mengatasi Wasir
HAL 2 : Memperbaiki & menyembuhkan gangguan prostat
HAL 2 : Atasi Diabetes, Disentri, Radang Mulut dengan Jambu Monyet
HAL 2 : Aneka Obat Tradisional Penurun Panas (dewasa & anak-anak)
HAL 2 : Ramuan dari setiap bagian buah Pepaya
HAL 3 : Khasiat Ramuan dari Biji lamtoro/Petai Cina
HAL 3 : Khasiat Ramuan dari Buah Pala
HAL 3 : Ramuan untuk Susah Buang Air Besar
HAL 3 : Khasiat Jeruk Purut untuk Influenza, Badan lelah, Kulit bersisik & mengelupas, Mewangikan rambut kepala
HAL 3 : Khasiat Ramuan dari Buah Delima / Pome
HAL 3 : Resep Herbal untuk Anak Demam
HAL 3 : Obat Ginjal, dari Kumis Kucing hingga Sambiloto
HAL 4 : Ramuan Pengusir Maag Lambung
HAL 4 : Ramuan Mengatasi Pembesaran Prostat
HAL 4 : Aneka Ramuan Penghilang Bau Badan
HAL 4 : 9 Ramuan Seledri yang Menyehatkan
HAL 4 : Sirih Merah, Obat Beragam Penyakit
HAL 4 : Larva Undur-undur untuk Obat Berbagai Penyakit?
HAL 4 : Obat Herbal Pembasmi Sariawan
HAL 4 : 6 Ramuan Penambah Nafsu Makan
HAL 5 : Herbal untuk Kesehatan Seksual


Bagi RR yang punya resep ramuan tradisional yang manjur, silahkan share disini yah Topdeh


RE: Ramuan tradisional utk gangguan pernapasan dan pencernaan - dani3 - 13-02-2009 19:44

daun pegagan bentuknya kayak apa yah? ada yang punya potona gak RR 095


RE: Ramuan tradisional utk gangguan pernapasan dan pencernaan - chris.ho - 14-02-2009 10:13

Tradisi minum ramuan tradisional atau tanaman obat sudah ditinggalkan orang. Tak lain karena kebanyakan orang tak lagi mengetahui kegunaan dari tanaman tersebut untuk pengobatan.

Bahkan, sebagian orang menganggap ramuan tradisional itu kuno, repot, pahit, bau, dan tidak manjur. Padahal, menurut Yellia Mangan, herbalis dan praktisi pengobatan tradisional di Jakarta, ramuan tradisional cukup efektif untuk mengobati penyakit pada anak, terutama penyakit ringan seperti pilek, panas, diare, ataupun masuk angin. Semua itu dengan catatan, bila dalam waktu 3 hari tak ada gejala membaik, anak tetap harus dibawa ke dokter.

Pemanfaatan bahan-bahan berasal dari alam, termasuk tanaman dan mineral untuk kesehatan tubuh, relatif lambat daya kerjanya. Namun, seperti dijelaskan Drs. Bambang Mursito, Apt, MSi., pengajar di Fakultas Farmasi Universitas Pancasila, Jakarta, beberapa kalangan berpendirian bahwa efek samping akibat penggunaan bahan alam tidak lebih besar daripada bahan obat yang dibuat secara sintesis.

Soal dosis, menurut Yellia, ramuan yang terbuat dari tanaman obat memang punya dampak cukup berbahaya bila berlebihan, seperti timbulnya rasa mual, muntah, pusing, dan diare. Sebaliknya, bila dosisnya terlalu sedikit, bisa tidak efektif dan lama sembuhnya.
“Jadi, bila tak yakin pada ukuran ramuan, lebih aman tanyakan kepada herbalis atau yang sudah berpengalaman. Bisa juga berpatokan pada buku-buku ramuan,” katanya.

Berikut ramuan peluruh gangguan pernapasan dan pencernaan yang ditawarkan Drs. Bambang Mursito, Apt, M.Si.

Gangguan Pencernaan
Tanda-tanda masuk angin pada gangguan saluran pencernaan anak, antara lain mual, muntah, dan masuk angin. Gejala lain, yakni sariawan, kembung dan mulas, cacingan, sembelit, diare, dan kurang nafsu makan.
Berikut ramuan untuk mengatasi gangguan saluran pencernaan:

1. Sariawan
Bahan:
1 jari rimpang temulawak, 1 jari buah asam, gula aren, 1 gelas air
Pemakaian:
Cuci bersih temulawak, lalu iris tipis-tipis. Masak bersama-sama asam dan air hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Tambahkan gula aren sambil diaduk. Minum tiap pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.

Bahan: 10 helai daun sirih, 1 gelas air
Pemakaian: Cuci daun sirih. Masak dengan segelas air dalam kuali tertutup hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Airnya digunakan untuk kumur-kumur sebelum makan. Lakukan setiap hari hingga sembuh.


2. Kembung dan Mulas
Bahan:
5 helai daun delima putih, 1/2 gelas air
Pemakaian:
Cuci bersih bahan sambil diremas-remas. Tambahkan air, lalu masak hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Airnya diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Bahan:
1/2 jari rimpang temulawak, 1/2 jempol buah asam jawa, 1/2 jempol gula aren, 1/2 gelas air
Pemakaian:
Cuci bersih temulawak, lalu parut. Tambahkan asam jawa dan air, kemudian peras. Tambahkan gula aren ke dalam air hasil perasan, lalu aduk hingga homogen. Minum tiap pagi dan sore hingga sembuh.


3. Cacingan
Bahan:
3 jari rimpang jahe, 1 sendok makan madu, 1 1/2 gelas air
Pemakaian:
Cuci jahe dengan air bersih, lalu potong tipis-tipis. Masak hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Tambahkan madu, aduk hingga homogen. Minum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Bahan:
2 sendok makan biji pepaya, 1 sendok makan madu, 1 gelas air matang
Pemakaian:
Cuci bersih biji pepaya, lumat dengan dengan air panas, lalu peras. Tambahkan madu. Minum sekaligus. Lakukan setiap pagi hingga sembuh.


4. Sembelit
Bahan:
20 gram daun lidah buaya, 2 sendok makan madu
Pemakaian:
Kupas daun lidah buaya. Masukkan daging daun lidah buaya dalam sebuah wadah, tambahkan madu. Aduk hingga homogen. Minum tiap pagi dan sore hingga sembelit hilang.

Bahan:
1 jari rimpang temulawak, 1/2 gelas air
Pemakaian:
Cuci rimpang temulawak, potong tipis-tipis. Masak hingga mendidih. Setelah dingin, saring. Airnya diminum sekaligus. Lakukan setiap pagi hingga sembuh.


5. Diare dan Muntah
Bahan:
3 sendok teh adas, 5 lembar daun jambu biji, 10 cm kulit batang pulasari
Pemakaian:
Cuci bersih adas dan daun jambu biji. Adas dimemarkan, sedangkan daun jambu biji dipotong kecil-kecil. Tambahkan 1 1/2 gelas air dan batang pulasari, masak hingga mendidih selama 30 menit. Setelah dingin, saring. Airnya diminum tiap pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas.

Bahan:
20 helai daun salam, 1 gelas air
Pemakaian:
Cuci bersih daun salam, lalu haluskan. Masak hingga mendidih selama 30 menit. Setelah dingin, saring. Airnya diminum tiap pagi dan sore, masing-masing 1/2 gelas. Lakukan hingga sembuh.


6. Kurang Nafsu Makan
Bahan:
10 lembar daun pegagan, 1 1/2 gelas air, 1 sendok makan madu.
Pemakaian:
Cuci bersih daun pegagan, lalu masukkan dalam sebuah wadah dan didihkan hingga 15 menit dalam keadaan tertutup. Setelah dingin, saring. Tambahkan madu. Minum ramuan 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.

Bahan:
1 jari rimpang temulawak, 10 gram asam jawa, 30 gram gula jawa, 1 1/2 gelas air.
Pemakaian:
Cuci bersih temulawak, lalu potong kecil-kecil. Masukkan asam jawa, masak hingga mendidih dalam keadaan tertutup. Tambahkan gula, aduk hingga homogen, lalu saring. Minum 3 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.


Gangguan Pernapasan
Keluhan seputar sakit di saluran pernapasan paling umum menimpa anak-anak, terutama di musim hujan atau pancaroba. Petunjuk umum adanya gangguan di sistem pernapasan adalah batuk, demam, kesulitan bernapas, bersin, rasa tidak enak pada tenggorokan atau dada, nyeri dada, bibir membiru, serta suara mendengkur saat bernapas.

Berikut ramuan untuk mengatasinya.
1. Batuk
Bahan:
30 gram bawang putih, 25 gram gula batu, 1 gelas air matang
Pemakaian:
Kupas kulit bawang putih, lalu lumat. Tambahkan gula batu dan 1 gelas air matang, diamkan selama 5 jam, lalu saring. Minum sehari sekali, 1 sendok makan.

2. Asma
Bahan:
1 batang rimpang alang-alang, 1/2 jari rimpang kencur, 5 lembar daun sirih, 1 gelas air, 1 sendok makan madu, 1 sendok teh air jeruk nipis
Pemakaian:
Cuci semua bahan. Alang-alang dan kencur dipotong-potong, daun sirih diremas-remas. Masak hingga mendidih dalam keadaan tertutup. Setelah dingin, saring. Tambahkan madu dan air jeruk nipis, aduk hingga homogen. Minum sekali sehari sebelum tidur, sebanyak 1/2 gelas.

3. Demam
Bahan:
3 buah umbi bawang merah, 2 sendok makan minyak kelapa, 1/2 sendok makan minyak kayu putih, 1 iris buah jeruk nipis.
Pemakaian:
Kupas bawang merah, potong tipis-tipis, lalu hancurkan. Tambahkan minyak kelapa, minyak kayu putih, serta air perasan jeruk nipis. Campuran diaduk hingga homogen. Gosokkan pada ketiak, punggung, perut, dan kepala. Lakukan dua kali sehari, tiap pagi dan sore. Untuk membersihkan, gunakan air hangat.

4. Pilek
Bahan:
5 buah umbi bawang merah, 5 buah umbi bawang putih, 5 jari rimpang jahe, 2 gelas air.
Pemakaian:
Jahe dicuci bersih, bawang merah dan bawang putih dikupas, lalu potong kecil-kecil. Tambahkan 2 gelas air dan dimasak hingga mendidih dalam keadaan tertutup. Setelah dingin, saring. Minum 2 kali sehari, masing-masing 1/2 gelas.
http://www.kompas.com/read/xml/2008/01/10/23215220/ramuan.atasi.masuk.angin


RE: Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 14-02-2009 10:21

@ dani3 - Seperti ini om bentuknya :



Pegagan (Centela asiatica [L.] Urban)
Nama lain : pegaga, daun kaki kuda, daun penggaga, pegago (Sumatera); antana, cowet gompeng, gagan-gagan, penigowang, calingan rambat (Jawa); bebele, paiduh (Nusa Tenggara); wisu-wisu, kisu-kisu (Sulawesi); dogauke (Irian); ji xue cao (Cina)

Pegagan tumbuh liar dipadang rumput, tepi selokan, sawah atau ditanam sebagai penutup tanah diperkebunan dan dipekarangan sebagai tanaman sayur. Pegagan berasal dari Asia tropik, menyukai tanah yang agak lembab, cukup sinar matahari atau agak terlindung, dapat ditemukan di daerah dataran rendah sampai daerah dengan ketinggian 2.500 m dpl.

Terna, menahun, tidak berbatang, mempunyai rimpang pendek dan stolon-stolon yang merayap, panjang 10-80 cm, akar keluar dari setiap buku-buku, banyak percabangan yang membentuk tumbuhan baru. daun tunggal, bertangkai panjang, tersusun dalam roset akar yang terdiri dari 2-10 helai daun. Helaian daun berbentuk ginjal, tepi bergerigi atau beringgit, kadang agak berambut, diameter 1-7 cm. Bunga tersusun dalam karangan berupa payung, tunggal atau 3-5 bunga bersama-sama keluar dari ketiak daun, berwarna merah muda atau putih. Buah kecil, bergantung, berbenuk lonjong, pipih, panjang 2-2,5 mm, baunya wangi dan rasanya pahit. Daunnya dapat dimakan sebagai lalap untuk penguat lambung. Pegagan dapat diperbanyak dengan pemisahan stolon dan biji.

Sifat dan Khasiat
Herba rasanya manis, sifatnya sejuk, berkhasiat tonik, antiinfeksi, antitoksik, antirematik, penghenti pendarahan (hemostatis), peluruh kencing (diuerik ringan), pembersih darah, memperbanyak pengeluaran empedu, pereda demam (antipiretik), penenang (sedatif), mempercepat penyembuhan luka, dan melebarkan pembuluh darah tepi (vasodilator perifer). Khasiat sedatif terjadi melalui mekanisme kolinergik di susunan syaraf pusat

Kandungan Kimia
Pegagan mengandung asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoisde, brahminoside, brahmic acid, madasitic acid, hydrocotyline, mesoinositol, centellose, caretenoids, garam mineral (seperi garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi) zat pahit vellarine dan zat samak.

Diduga senyawa glikosida triterpenoida yang disebut asiaticoside berperan dalam berbagai aktivitas penyembuhan penyakit. Asiaticoside berperan dan senyawaan sejenis juga berkhasiat anti lepra (kusta). Secara umum, pegagan berkasiat sebagai hepatoprotektor yaitu melindungi sel hati dari berbagai kerusakan akibat racun dan zat berbahaya

Bagian yang digunakan
Bagian yang digunakan adalah herba (seluruh bagian tanaman kecuali akar)

Indikasi
Herba digunakan untuk pengobatan:
-Radang hati disertai kuning (hepatitis ikterik akut), pembengkakan hati
-Campak (=measles, =morbili, =rubeola/li>
-Demam, sakit tenggorokan, selalu merasa haus
-Asam, bronkitis, radang pleura (pleuritis)
-Radang mata merah
-Kelutihan (leukore)
-Infeksi dan batu saluran kencing
-Tekanan darah tinggi (hipertensi)
-Bengkak terpukul (memar) nyeri
-Rheumatism, rheumatoid arthritis
-Perdarahan (muntah darah, batuk darah, kencing darah, mimisan)
-Wasir
-Sirkulasi pembuluh sarah balik yang buruk
-Sakit perut, disentri
-Cacingan
-Tidak nafsu makan
-Lepra (Morbus Hansen), tuberkolosis
-Keracuanan makanan (seperti jengkol, udang, kepiting)
-Keracunan bahan kimia (gelmisium elegans, arsen dan obat-obatan)

Cara pemakaian
Untuk obat yang diminum, cuci 30-60g herba segar, lalu rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa menjadi 1 gelas. Cara lain, giling herba sampai halus, lalu peras dan air perasannya diminum. Bisa juga, seduh 1-2g bubuk kering dengan air panas. Setelah dingin minum sekaligus. Untuk mengobati keracunan, jus 500-1.500 g herba pegagan segar, lalu minum sekaligus.

Untuk Pemakaian luar, giling herba segar sampai halus, lalu tempelkan ke tempat yang sakit, seperti pada bisul, luka bakar, luka bernanah, tuberkulosis (TBC) kulit, herpes zoster, eksim, dan gigitan ular. Cara lain, rebus herba segar dan gunakan air rebusannya sebagai obat kumur pada sariawan atau mencuci luka berdarah dan bernanah. Ekstrak minyaknya dapat digunakan untuk merangsang pertumbuhan rambut.

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian
1. Rebusan daun pegagan 10% yang di berikan pada anjing sebagai binatang percobaan mempunyai daya diuresis (pengeluaran air kemih) yang lebih baik di banding rebusan air pegagan 0,5% dan 5% (Malawat Salim, JF FMIPA UNHAS, 1981)
2. Secara in vitro, infus dan ekstrak alkohol daun pegagan mempunyai daya antimikroba, khususnya terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Dalam bentuk ekstrak alkohol, harga kadar hambat minimum (KHM) atau kadar bunuh minimum (KBM) terhadap kedua jenis bakteri tersebut lebih besar dibandingkan dalam bentuk infus. Daya anti bakteri daun pegagan terhadap S. Aureus lebih besar dibandingkan terhadap E. coli. Daya antimikotik terhadap Candida albicans tidak nyata (Endang Adriyani, Fakultas Farmasi, UGM, 1987)
3. Infus daun pegagan dengan kadar 7,5% paling baik untuk melarutkan batu ginjal kalsium (Sri Endah Suhartatik, Fakultas Farmasi, UGM, 1989)
4. Ekstrak pegagan dapat menghambat pertumbuhan bakteri enterik, seperti Pseudomonas aeruginosa, Enterobacter aerogenes, dan Salmonella typhi (Syahnida, JF FMIPA UNAND,1993)
5. Asiaticocide dan thankuniside dapat mengurang kesuburan(fertilitas)
6. Dalam dosis yang tinggi, pegagan dapat menurunkan kadar gula darah (berkhasiat hipoglikemik)
7. Asiaticoside efectit untuk mengobati lepra (kusta)


Contoh Pemakaian :

Kencing darah, muntah darah, mimisan
Sediakan bahan segar pegagan, urang-aring (Eclipta alba L.) dan akar alang-alang (Imperata cylindrica L.) masing-maising 30g lalu cuci sampai bersih. Rebus dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari.

Batuk kering
Cuci 1 genggam penuh pegagan segar, lalu giling sampai halus. Tambahkan air gula batu secukupnya, lalu peras dan saring. Air yang terkumpul lalu diminum sekaligus. Lakukan tiga kali sehari.

Bisul
- Rebus 30-60g pegagan segar dalam 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas
- Cuci pegagan segar secukupnya sampai bersih, lalu giling sampai halus. tempelkan pada bisul, lalu balut dengan kain perban. Ganti balutan 2-3 kali sehari.

Campak
Rebus 60-120g peggan segar dalam 4 gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin saring dan air saringannya diminum, sehri 3 kali, masing-masing 3/4 gelas.

Demam
Cuci 1 genggam penuh pegagan segar, lalu giling sampai halus. Tambahkan sedikit air dan garam sambil diaduk rata, lalu peras dan saring. minum air yang terkumpul sewaktu perut kosong. Lakukan 3 kali sehari.

Kencing keruh akibat infeksi atau batu saluran kencing
Cuci 30g pegagan segar, lalu rebus dalam 3 gelas air cucian beras (bilasan kedua). Setelah airnya tersisa 1 gelas, matikan api. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Buang air kecil sedikit dan sukar
Cuci pegagan segar secukupnya, lalu giling sampai halus. Tempelkan ramuan tersebut pada pusar, lalu balut dengan kain perban.

Keputihan
Cuci 15-30g herba pegagan segar sampai bersih. Tambahkan 3 gelas air, lalu rebus sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sehari 2 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Keracunan makanan
Sediakan 250g bahan segar pegagan dan akar kangkung air (Ipomoea aquatica Forsk), lalu cuci dan giling sampai halus. Tambahkan 1/2 cangkir air panas. Setelah dingin, peras dan saring. Selanjutnya minum air yang terkumpul sekaligus.

Lepra (kusat)
Rebus 30-60g pegagan segar dalam 3 gelas air sampai tersisa separonya. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 3 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Lepra, Eksim
Aduk 2 sendok teh serbuk kering pegagan dalam 25 ml air. Selanjutnya bubuhkan pada bagian tubuh yang sakit.

Mata merah dan bengkak
Cuci pegagan segar secukupnya sampai bersih, bilas dengan air matang, lalu giling sampai halus. Selanjutnya saring dan teteskan air saringanya pada mata yang sakit. Lakukan 3-4 kalu sehari, setiap kali 2 tetes.

Memar, nyeri
Seduh 1,5g serbuk kering pegagan dengan 1/2 cangkir air panas. Setelah dingin minum sekaligus. Lakukan 3 kali sehari sampai sembuh.

Pembengkakan hati (liver)
Cuci 5 ons pegagan segar, lalu rebus dalam air secukupnya sampai mendidih (selama 15 menit). Setelah dingin, airnya diminum seperti teh. Lakukan setiap hari secara rutin.

Radang hati (hepatitis)
Cuci 240-600g pegagan segar, lalu rebus dalam 3 gelas air bersih sampai tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sehari 3 kali, masing-masing 1/2 gelas.

Sakit perut karena timbunan kotoran di usus
Tumbuk bahan segar pegagan dan kucai (masing-masing 1 genggam) sampai halus, lalu peras dan saring. Minum air saringannya sekaligus. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Tekanan darah tinggi
Rebus 20 lembar daun pegagan segar dalam 3 gelas air sampai tersisa 3/4 nya. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum, sehari 3 kali masing-masing sebanyak 1/3 bagian. Untuk menambah rasa dapat ditambah air gula secukupnya. Lakukan setiap hari.

Wasir
Rebus 50g pegagan segar berikut akarnya dalam 2 gelas air sampai mendidih (selama 15 menit). Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum. Lakukan setiap hari sampai sembuh.

Catatan
- Teh yang dibuat dari daun pegagan segar berkhasiat meningkat nafsu makan, penyegar badan, penenang, meredakan demam, menghentikan batuk kering, mengeluarkan cacing dari usus dan menghentikan mimisan
- Lalap pegagan segar berkhasiat untuk :
1. Membersihkan darah, seperti pada bisul, keputihan, sifilis, serta
2. Meningkatkan pengeluaran empedu untuk memperbaiki gangguan pencernaan dan meningkatkan nafsu makan
- Peranan pegagan dalam proses menghentikan perdarahan karena tumbuhan ini berkhasiat untuk membersihkan dan mendinginkan darah
- Dalam pengobatan ayurvedic, pegagan digunakan sebagai tumbuhan obat berkhasiat tonik, pengobatan gangguan kulit dan gangguan pencernaan. Di India, pegagan digunakan untuk pengobatan berbagai macam penyakit termasuk lepra, eksim dan penyakit kulit lainnya. pegagan merupakan tumbuhan obat yang berkhasiat meremajakan seperti memperkuat fungsi syaraf guna meningkatkan konsentrasi dan daya ingat
- Pegagan dapat memerperkuat dan memberikan energi bagi otak. namun dalam dosis tinggi dapat menimbulkan efek-efek negatif seperti narkotik, stupor, sakit kepala, dan koma (kadang-kadang)
- Pegagan telah diproduksi dalam bentuk tablet dengan nama gotu cola
Sumber: Atlas Tumbuhan Obat Ind./Dr. Setiawan Dalimartha/Nty


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 17-02-2009 16:35

Daun jambu biji obat demam berdarah

Selama ini kita mengenal buah jambu biji merah yang berkhasiat sebagai obat demam berdarah.
Tetapi menurut sebuah penelitian dibuktikan bahwa daun jambu biji/klutuk lebih ampuh daripada buah jambu biji merah.
Air rebusannya berwarna coklat kehijauan dengan rasa agak sepet.

Cara penggunaan :
9 lembar daun jambu biji direbus dengan 5 gelas air sampai menjadi 3 gelas. Saring dan dinginkan, diminum 3 x 1 gelas/hari

http://demam-berdarah.blogspot.com/2008/11/daun-jambu-biji-dan-khasiatnya.html


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - Danny Massie - 17-02-2009 16:47

Chris, klo tanaman tradisional biar gue lebih di gandrungi sama cewe cwe yang cantik apa yach??Whistling


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 17-02-2009 17:01

Danny Massie Menulis:
Chris, klo tanaman tradisional biar gue lebih di gandrungi sama cewe cwe yang cantik apa yach??Whistling


itu belum ada obatnya om. Haha


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - Zulfikri - 18-02-2009 01:06

undur-undur
buat gejala diabetes...ditelan aja...mertua gw sembuh setelah makan serangga ini...engga' tau kalo bahasa resminya sih..ini jenis serangga yang suka buat lobang di tumpukan debu...bentuk lobangnya kayak twister gitu...dijamin kadar gula darah bakal turun...TopdehTopdeh
cacing tanah
buat penyakit typus...digongseng tanpa minyak...sampai jadi arang..trus dicampur dan diminum dengan kopi.


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - dani3 - 18-02-2009 01:12

chris.ho Menulis:

Danny Massie Menulis:
Chris, klo tanaman tradisional biar gue lebih di gandrungi sama cewe cwe yang cantik apa yach??Whistling


itu belum ada obatnya om. Haha


Ada om pakai tanaman tradisional namanya Bunga deposito, pasti pada klepek2 tuh.....Whistling

Hallah ikutan OOTTongue1


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 18-02-2009 16:31

Menghilangkan kebiasaan mendengkur

Kebiasaan mendengkur atau ngorok disaat tidur sungguh mengganggu teman tidur. Entah itu suami, istri, kakak, adik, atau teman tidur lainnya pasti akan jengah dengan kebiasaan tidur ngorok anda. Apalagi kalau yang mendengkur itu adalah perempuan, walaupun cantik namun akan terlihat kurang feminim. Berikut adalah ramuan tradisional untukmengatasi kebiasaan ngorok / mendengkur saat tidur

Bahan:
- 2 sendok makan madu asli
- 2 ruas kunir atau kunyit

Pengolahan:
- Kunir di gepengkan / diparut, lalu diperas airnya.
- Campurkan dengan madu asli, dan aduk hingga rata.
- Minum ramuan ini setiap hari selama seminggu.
- Bila kebiasaan ngorok / mendengkur sudah hilang, maka selanjutnya cukup seminggu sekali jika memang ingin.

http://eh.web.id/menghilangkan-kebiasaan-mendengkur/


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 20-02-2009 16:34

Menurunkan tekanan darah tinggi :

Resep 1.
2-3 buah mengkudu/pace yang matang dijus, atau diparut dan disaring airnya, lalu diminum.

Resep 2.
50-100 gram seledri diblender dengan menambahkan 100 cc air, disaring, airnya diminum.

Resep 3.
1 buah labu siam segar ukuran sedang dijus, airnya diminum.
Catatan ; bagi penderita maag dilarang mengkonsumsi resep ini.

Resep 4.
10 gram bawang putih dihaluskan, diseduh dengan 100 cc air hangat, lalu diminum.

Resep 5.
2 buah belimbing manis yang matang dijus, airnya diminum.

Resep 6.
300 gram ketimun dijus, airnya diminum.

Resep 7.
60 gram akar alang-alang + 30 gram daun kumis kucing + 10 lembar daun salam, direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Resep 8.
50 gram rambut jagung + 30 gram pegagan + 20 gram kunyit + 2 buah mengkudu (dipotong-potong), direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum.

Catatan :
Pilih salah satu resep dan lakukan 2 kali sehari secara teratur.
Untuk perebusan gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca.
Untuk keluhan yang serius tetap konsultasi ke dokter.

http://obatherbal.wordpress.com/2007/06/09/mencegah-dan-mengatasi-hipertensi-dengan-pola-hidup-sehat-dan-tumbuhan/


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 23-02-2009 10:08

Membantu mengatasi masalah asma dengan kencur

Pengolahan :
- Cucilah kencur secukupnya
- kemudian parut dan peras lalu ambil airnya.
- campur dengan dua sendok makan madu serta satu butir telur ayam kampung, terus kocok selama beberapa menit
- diamkan sebentar dan minumlah.


Biasanya mereka yang terserang asma sering digosok menggunakan minyak angin dan sebagainya.
Racikan di bawah ini bisa digosokkan ke dada dan leher.

Caranya :
- Ambil enam sampai tujuh lembar daun sirih
- tumbuk dengan satu sendok teh lada putih
- campur bersama minyak kayu putih secukupnya baru digosokkan.

http://info-kesehatan.co.cc/manfaat-kencur-bagi-asma


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 23-02-2009 11:12

Mengatasi radang lambung atau penyakit maag

Menurut Hembing Wijayakusuma, tumbuhan obat di bawah ini dapat digunakan untuk mengatasi radang lambung.
Antara lain ditujukan untuk mengurangi peradangan dan infeksi, memperkuat dinding mukosa lambung, dan mengurangi kepekaan dinding lambung, memperbaiki fungsi kelenjar-kelenjar lambung dan pencernaan secara umum.

30 gram temu lawak segar + 10 gram kulit jeruk mandarin kering + 5 butir kapulaga direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.

75 gram daun lidah buaya dikupas kulitnya + 10 gram adas + 5 butir bunga lawang direbus dengan 500 cc air tersisa 200 cc, airnya disaring + 1 sdm madu, diminum hangat-hangat.

25 gram kunyit segar + 20 gram kencur + 5 butir cengkeh direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat

3 batang sereh + 15 butir ketumbar + lengkuas direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, minum hangat-hangat.

Catatan:
Anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas. Lakukan secara teratur sehari 2 kali. Dalam melakukan perebusan gunakan panci enamel atau periuk tanah. @

http://www2.kompas.com/kesehatan/news/0402/19/052623.htm


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 23-02-2009 11:44

MENGHILANGKAN BAU MULUT

Ramuan I
Bahan-bahan : Daun beluntas, daun kunyit muda, dan daun kemangi.

Cara memakai
Ketiga bahan tersebut digunakan sebagai lalapan. Disarankan untuk mengonsumsinya setiap hari.


Ramuan II
Bahan-bahan : Lima lembar daun sirih.

Cara membuat
Daun sirih direbus dalam dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Campur air rebusan daun sirih tadi dengan garam secukupnya.

Cara memakai
Diminum sehari sekali sebanyak setengah gelas sekali minum.


Ramuan III
Bahan-bahan : Dua jari temulawak.

Cara membuat
Temulawak dicuci bersih, kemudian direbus. Selain untuk menghilangkan bau mulut dan menyegarkan napas, ramuan ini juga bisa melancarkan pencernaan.

Cara memakai
Diminum satu kali sehari sebanyak setengah gelas.


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 25-02-2009 13:27

Ramuan Pengusir Asam Urat
(by: Dr Prapti Utami, dokter yang berpraktik di Klinik Karyasari, Pondok Cabe, Jakarta Selatan)

Obat tradisional dari sidaguri ini memang bisa digunakan secara sendiri, satu jenis atau dicampur bahan lainnya, paling baik mahkota dewa.
Khasiat sidaguri ini didapatkan dari kandungan kimiawi di dalamnya, yaitu alkaloid, kalsium oksalat, tanin, saponin, fenol, asam amino, minyak terbang, dan zat philegmatic.

Batang sidaguri mengandung tanin dan kalsium oksalat. Pada akarnya pun terdapat kaloid, steroid, dan efedrine. Yang digunakan adalah seluruh bagian tumbuhan dengan kondisi segar atau dikeringkan.
Ramuan tradisional untuk mengobati asam urat banyak jenisnya. Ramuan tersebut secara empiris terbukti menyembuhkan gangguan asam urat.

Berikut contoh ramuan untuk mengatasi asam urat yang ditawarkan dr Prapti berdasarkan penyakit yang menyertainya.

Tanpa Penyakit Penyerta
Resep 1
Bahan:
10 gram sambiloto kering, 10 gram rimpang temulawak kering, 5-10 gram komfrey, 1 gram buah lada.

Cara membuatnya:
semua bahan dicuci, lalu direbus dalam 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas. Minum 3 kali 1 gelas setiap hari, 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.

Resep 2
Bahan :
30-50 gram akar sidaguri.

Cara membuatnya:
Akar sidaguri itu dipotong-potong, lalu dicuci bersih.
Setelah itu direbus dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
Akar dan air rebusan disimpan dalam gelas tertutup selama satu malam, minum pada pagi harinya.
Akar direbus kembali, airnya diminum pada sore hari.


Bila dengan keluhan kolesterol tinggi
RESEP 1
Bahan :
30-50 gram akar sidaguri, 5-7 iris buah mahkota dewa, 9 lembar daun sambung nyawa.

Cara pemakaian:
akar sidaguri direbus dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
Akar dan air rebusannya disimpan dalam gelas tertutup selama satu malam, lalu diminum pagi harinya.
Akar direbus kembali, airnya diminum pada sore hari.

RESEP 2
Bahan :
irisan mahkota dewa

Cara pemakaian:
diseduh dalam 200 cc air panas.
Seduhannya diminum seperti halnya teh, 1 kali sehari pada malam hari.
Daun sambung nyawa dicuci bersih lalu direndam dengan air panas selama 1-2 menit.
Daunnya dimakan sebagai lalap 3 kali 3 lembar setiap hari.


Asam urat dengan gangguan hepatitis
RESEP 1
Bahan :
30-50 gram akar sidaguri kering, 1 ons rimpang temulawak segar, 20 gram daun tapak liman kering, 20 gram daun sendok kering, 10 gram daun pegagan kering.

Cara pemakaian:
akar sidaguri direbus dalam 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas.
Akar dan airnya disimpan dalam gelas tertutup selama satu malam, lalu diminum pada pagi hari.
Akar direbus kembali, airnya diminum pada sore harinya.

RESEP 2
Bahan :
Temulawak, tapak liman, daun sendok dan pegagan

Cara Pemakaian :
direbus dalam 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas.
Minum 3 kali 1 gelas setiap hari, 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.


Bila disertai gangguan obesitas
RESEP 1
Bahan :
gunakan 30-50 gram akar sidaguri, 10 gram daun jati belanda, 5 gram kemuning kering, 2,5 gram kunci pepet kering.

Cara pemakaian:
akar sidaguri direbus dengan 2 gelas air, didihkan dan biarkan hingga tersisa 1 gelas, disimpan dalam gelas terutup selama satu malam, lalu diminum pada pagi hari. Akar direbus kembali, airnya diminum pada sore harinya.

RESEP 2
Bahan :
daun jati belanda, kemuning, dan kunci pepet

Cara pemakaian:
direbus dalam 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas.
Air diminum 3 kali 1 gelas setiap hari, 1 jam sebelum makan.


Bila disertai gangguan psoriasis
RESEP 1
Bahan :
gunakan 30-50 gram akar sidaguri, 21 lembar daun mamba, 19 gram pegagan kering.

Cara pemakaian:
akar sidaguri direbus dengan 2 gelas air, didihkan dan biarkan hingga tersisa 1 gelas, lalu disimpan dalam gelas tertutup selama satu malam.
Minum pada pagi hari.
Akar direbus kembali, airnya diminum sore harinya.

RESEP 2
Bahan :
daun mimba dan pegagan

Cara pemakaian :
direbus dalam 5 gelas air hingga tersisa 3 gelas, arinya diminum 3 kali 1 gelas setiap hari.
Atau rebus daun mimba dalam 1 liter air, air rebusannya digunakan untuk membilas tubuh ketika mandi. (Tri Wahyuni)
http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=127131

Ramuan asam urat lainnya, masuk kesini : http://www.avanzaxenia.net/showthread.php?tid=4829&page=2


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 25-02-2009 14:20

Mengatasi Wasir

Ramuan 1 :
4 buah cabai rawit dipotong tangkainya (jangan sampai luka), kemudian ditelan dengan air seperti minum obat.
Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari

Ramuan 2 :
Daun lidah buaya secukupnya dikupas kulitnya kemudian dijus. Ambil jus lidah buaya secukupnya, tambahkan bubuk norit atau bubuk arang dan bubuk gambir secukupnya dengan perbandingan 3:1, aduk hingga rata, lalu dioleskan pada wasir.
Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari

Ramuan 3 :
Tangkai terung ungu dikeringkan dan digiling menjadi bubuk. Ambil 3 gram bubuk tangkai terung ungu, tambahkan 5 gram bubuk sambiloto, jus lidah buaya secukupnya, dan bubuk gambir secukupnya, aduk hingga merata, kemudian dioleskan pada bagian yang sakit.
Pemakaian : secara teratur 2 kali sehari

Ramuan 4 :
Jika wasir disertai pendarahan dapat digunakan 100 gram akar teratai dipotong-potong dan direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, kemudian air rebusanya diminum selagi hangat.
Pemakaian : Konsumsi secara teratur 2 kali sehari

Ramuan 5 :
Cuci bersih 2-4 potong akar jeruk nipis, lalu rebus dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan hanya tersisa 1 liter. Setelah itu saring.
Pemakaian : Minum setiap sore hari secara teratur.

Ramuan 6 :
Cuci bersih 3 lembar daun keji beling mentah yang segar.
Pemakaian : makan sebagai lalapan setiap hari dan lakukan secara teratur.
Pantangan : daging kambing dan makanan atau masakan yang pedas.

Ramuan 7 :
Tumbuk umbi bawang putih sampai halus, lalu peras.
Pemakaian : Oleskan airnya di sekitar dubur. Lakukan setiap hari secara teratur.

Ramuan 8 :
Cuci bersih 3-7 lembar daun wungu dan adas pulawaras secukupnya. Rebus dengan 3 gelas air sampai mendidih. Angkat lalu saring.
Pemakaian : Minum 1 kali sehari setiap pagi secara teratur.
http://www.tanaman-obat.com/index.php/artikel-obat-tradisional/254-obat-tradisional-wasir

Gozkirpma Ramuan wasir yg lain, ada di thread ini : http://www.avanzaxenia.net/showthread.php?tid=7950&page=5


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 26-02-2009 11:15

Memperbaiki & menyembuhkan gangguan prostat

Pilih Ramuan Cina atau Indonesia

Beberapa tanaman obat asli Indonesia, kata Dr. Budi Sugiarto Widjaja, TCM (dokter yang berpraktik di RS Omni Medical Center dan Klinik TCM Beijing, Jakarta) mampu memperbaiki bahkan menyembuhkan gangguan prostat. Contohnya, paduan sambiloto dan akar alang-alang.
Ramuan tradisional Cina juga diyakini mampu mengatasi radang dan pembesaran kelenjar prostat.

Buku Prescription Beneficial to Life, yang diterbitkan pada tahun 1253 oleh Yan Yung-hou, memuat beberapa resep klasik untuk mengatasi gangguan prostat.

Berikut ramuan untuk mengatasi radang dan pembesaran prostat.

1. Bahan: 10-15 gr sambiloto, 60 gr akar alang-alang
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring, minum dua kali sehari, masing- masing 150 cc.

2. Bahan: 60 gr krokot segar, 30 gr pegagan, 15 gr daun dewa
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Saring, minum dua kali sehari, masing-masing 200 cc.

3. Bahan: 15 gr benalu teh, 5 lembar daun sambung nyawa, 5 gr temulawak
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu saring dan endapkan. Minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas sesudah makan.

4. Bahan: 10 gr sang piao xiao, 8 gr ren sen, 6 gr dang gui, 6 gr yuan zhi, 6 gr fu shen, 12 gr gui ban, 6 gr shan yao, 3 buah da zao, 6 gr gan cao, 6 gr shan zhu yu
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.

5. Bahan: 20 gr rehmannia glutinosa, 10 gr ubi jalar cina, 10 gr dogwood tree, 6 gr alisma plantago, 6 gr tuckahoe, 6 gr tree peony, 3 gr kayu manis, 10 gr achyranthes bidentata, 10 gr plantain, 3 gr aconitum.
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.
Catatan: Panci untuk merebus tak boleh berbahan alumunium. Pilih salah satu ramuan dan lakukan secara teratur. Tetaplah berkonsultasi pada dokter atau herbalis berpengalaman.
http://www.kompas.com/read/xml/2008/01/23/2125583/resep.penggelontor.gangguan.prostat


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 26-02-2009 17:03

Atasi Diabetes, Disentri, Radang Mulut dengan Jambu Monyet

Diabetes Melitus
Bahan :
2 potong kulit batang jambu monyet dan adas pulawaras secukupnya.
Cara membuatnya :
Kedua bahan tersebut direbus bersama 2 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Minum 2kali sehari.

Disentri
Bahan :
1 genggam daun dan 1 potong kulit jambu monyet.
Cara membuatnya :
Kedua bahan tersebut direbus bersama 1.5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Minum 2kali sehari.

Radang Mulut
Bahan :
1 genggam daun dan 1 potong kulit jambu monyet.
Cara membuatnya :
Kedua bahan tersebut direbus bersama dengan 1liter air sampai mendidih. Disaring dan ambil airnya. Minum 2kali sehari.

Thread ttg jambu monyet : http://www.avanzaxenia.net/showthread.php?tid=12548&pid=415641#pid415641


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 26-02-2009 17:36

Aneka Obat Tradisional Penurun Panas

Inilah beberapa pilihan obat penurun panas tradisional yang dapat dicoba. Penting diperhatikan, dosis yang tercantum pada ramuan berikut adalah dosis untuk orang dewasa. Bila ingin diberikan kepada anak, bacalah aturan dosis bagi anak dan sesuaikan dengan tingkatan usianya. (Lihat boks: Dosis Aman untuk Anak.)

1. Lempuyang Emprit (Zingiber amaricans)
Memiliki kandungan senyawa minyak atsiri, yaitu sekuiterpenketon yang bermanfaat untuk menurunkan panas. Umumnya yang digunakan adalah rimpangnya; warnanya putih kekuningan dan rasanya pahit.
Caranya:
Cuci bersih 10 gram umbi lempuyang emprit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sendok makan (sdm) madu bunga kapuk, aduk rata. Berikan 3 kali sehari.

2. Kunyit (Curcuma longa)
Memiliki kandungan minyak atsiri, curcumin, turmeron dan zingiberen yang dapat bermanfaat sebagai antibakteri, antioksidan, dan antiinflamasi (anti-peradangan). Selain sebagai penurun panas, campuran ini juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Umumnya yang digunakan adalah rimpangnya; warnanya oranye.
Caranya:
Cuci bersih 10 gram umbi kunyit. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Tambahkan dengan perasan 1/2 buah jeruk nipis. Campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi menjadi 3 bagian campuran madu dan kunyit ini, kemudian berikan 3 kali sehari.

3. Sambiloto (Andrographis paniculata)
Seluruh bagian tanamannya dapat digunakan. Memiliki kandungan andrografolid lactones (zat pahit), diterpene, glucosides dan flavonoid yang dapat menurunkan panas. Bahkan pada tahun 1991 pernah diadakan penelitian di Thailand bahwa 6 g sambiloto per hari sama efektifnya dengan parasetamol.
Caranya:
Rebus 10 gram daun sambiloto kering, 25 g umbi kunyit kering (2,5 ibu jari), dan 200 cc air. Rebus hingga mendidih dan airnya tinggal 100 cc, kemudian saring. Setelah hangat, tambahkan 100 cc madu bunga kapuk atau mahoni, aduk rata. Bagi menjadi 3 bagian, berikan 3 kali sehari.

4. Pegagan (Centella asiatica L.)
Tumbuhan yang dikenal pula dengan nama daun kaki kuda ini tumbuh merayap menutupi tanah. Daunnya berwarna hijau dan berbentuk seperti kipas ginjal. Memiliki kandungan triterpenoid, saponin, hydrocotyline, dan vellarine. Bermanfaat untuk menurunkan panas, revitalisasi tubuh dan pembuluh darah serta mampu memperkuat struktur jaringan tubuh. Pegagan juga bersifat menyejukkan atau mendinginkan, menambah tenaga dan menimbulkan selera makan.
Caranya :
Rebus 1 genggam pegagan segar dengan 2 gelas air hingga mendidih dan airnya tinggal 1 gelas. Bagi menjadi 3 bagian dan diminum 3 kali sehari.

5. Temulawak (Curcuma xanthorhiza Roxb.)
Penampilan temulawak menyerupai temu putih, hanya warna bunga dan rimpangnya berbeda. Bunga temulawak berwarna putih kuning atau kuning muda, sedangkan temu putih berwarna putih dengan tepi merah. Rimpang temulawak berwarna jingga kecokelatan, sedangkan rimpang bagian dalam temu putih berwarna kuning muda.
Temulawak memiliki zat aktif germacrene, xanthorrhizol, alpha betha curcumena, dan lain-lain. Manfaatnya sebagai antiinflamasi (antiperandangan), antibiotik, serta meningkatkan produksi dan sekresi empedu. Temulawak sejak dahulu banyak digunakan sebagai obat penurun panas, merangsang nafsu makan, mengobati sakit kuning, diare, mag, perut kembung dan pegal-pegal.
Caranya :
Cuci bersih 10 gram rimpang temulawak. Parut dan tambahkan 1/2 gelas air panas, aduk rata. Setelah dingin, peras, ambil sarinya. Campur dengan 2 sdm madu bunga kapuk, aduk rata. Bagi menjadi 3 campuran madu dan temulawak, kemudian berikan 3 kali sehari.

6. Bawang merah (Allium cepa L.)
Bawang merah sering digunakan sebagai bumbu dapur. Memiliki kandungan minyak atsiri, sikloaliin, metilaliin, kaemferol, kuersetin, dan floroglusin.
Caranya:
Kupas 5 butir bawang merah. Parut kasar dan tambahkan dengan minyak kelapa secukupnya, lalu balurkan ke ubun-ubun dan seluruh tubuh.

7. Daun kembang sepatu (Hibiscus rosa sinensis)
Selain daun kembang sepatu, Anda juga dapat memanfaatkan daun kapuk atau daun sirih. Kembang sepatu mengandung flavonoida, saponin dan polifenol. Daun kapuk mengandung flavonoida, saponin dan tanin. Daun sirih mengandung flavonoida, saponin, polifenol, dan minyak atsiri.
Caranya:
Cuci bersih daunnya, keringkan dengan lap bersih, panaskan sebentar di atas api agar lemas. Remas-remas sehingga lemas, olesi dengan minyak kelapa, kompreskan pada perut dan kepala.

8. Meniran (Phyllanthus niruri L.)
Tinggi tanamannya mencapai 1 meter, tumbuh liar, daunnya berbentuk bulat tergolong daun majemuk bersirip genap. Seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan. Memiliki kandungan lignan, flavonoid, alkaloid, triterpenoid, tanin, vitamin C, dan lain-lain. Bermanfaat untuk menurunkan panas dan meningkatkan daya tahan tubuh.
Caranya:
Rebus 1 genggam meniran segar dengan 2 gelas air hingga mendidih dan airnya tinggal 1 gelas. Bagi menjadi 3 bagian dan diminum 3 kali sehari.

9. Air kelapa muda
Air kelapa muda banyak mengandung mineral, antara lain kalium. Pada saat panas, tubuh akan mengeluarkan banyak keringat untuk menurunkan suhu tubuh. Nah, untuk menggantikan keringat yang keluar, perbanyaklah minum air kelapa.


Dosis Aman untuk Anak

Penggunaan tanaman obat dengan dosis yang tepat tidak akan menimbulkan efek samping dan aman. Berikut dosis yang direkomendasikan untuk anak:
Bayi = 1/8 dosis dewasa
2­-5 tahun = 1/4 dosis dewasa
6­-9 tahun = 1/3 dosis dewasa
10-13 tahun = 1/2 dosis dewasa
14-16 tahun = 3/4 dosis dewasa

Penulis: Utami Sri Rahayu

Konsultan Ahli: dr Adji Suranto, SpA dari Perhimpunan Dokter Indonesia Pengembang Kesehatan Tradisional Timur (PDPKT DKI Jaya)
http://www.kompas.com/read/xml/2008/08/21/09303740/obat.tradisional.pengusir.demam.anak


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 26-02-2009 18:03

Ramuan dari setiap bagian buah Pepaya

SETIAP bagian dari tumbuhan pepaya memiliki khasiat. Bahkan, getah pepaya yang terdapat di seluruh bagian tanaman, mulai dari buah, daun, batang, sampai akarnya, bersifat antitumor dan kanker.

Berikut beberapa contoh meramunya:

Biji
- Mengunyah satu sendok teh biji pepaya mentah dalam kondisi perut masih kosong setiap hari dapat mencegah dan membasmi cacing serta parasit lainnya. Biji pepaya ini dapat dipergunakan dalam keadaan basah maupun kering. Jika rasanya terlalu kuat, bisa dicampur dengan kurma atau madu. Bisa saja biji pepaya ini diblender dan dicampur dengan sedikit air, baru diminum. Sebagai program antiparasit, makanlah biji pepaya ini setiap hari selama seminggu, selanjutnya diulang dua minggu kemudian.
- Cara lainnya, ambil biji pepaya kering berupa serbuk 10 gram. Serbuk ini dididihkan bersama air 150 ml, sampai diperoleh larutan 75 ml setelah disaring. Hasil ini bisa diminum sekaligus dua jam sebelum makan malam.

Akar
- Untuk obat cacing, gunakan akar pepaya kering 10 gram, bawang putih 1 gram, dan air 100 ml. Bahan dipotong-potong, kemudian dididihkan dengan air selama 15 menit, baru disaring. Bila perlu, tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml.
- Sebagai minuman penyegar, ambil dua potong akar dan satu lembar daun pepaya. Kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan satu liter air sampai mendidih, lalu saring. Bila perlu, campurkan madu atau jahe agar rasanya lebih segar.
- Untuk mencegah risiko batu ginjal, ambil tiga potong akar pepaya, kemudian rebus dengan satu liter air sampai mendidih, kemudian saring. Setelah dingin, campur dengan sedikit madu, lalu minum.

Getah
- Untuk obat luka bakar maupun gatal-gatal di kulit (sebagai obat luar). Oleskan getah dari buah pepaya yang masih muda. Agar tidak terjadi infeksi, bersihkan dulu kulit sebelum diolesi.
- Sebagai pelunak daging, daun pepaya dapat langsung digosok-gosokkan pada permukaan daging. Penggosokan daun pada daging tersebut dimaksudkan untuk mengeluarkan getah (lateks) yang terdapat pada daun agar keluar, kemudian masuk dalam daging.

Daun
- Sebagai pengontrol tekanan darah, ambil 5 lembar daun pepaya, rebus dengan 1/2 liter air hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis sebelum diminum layaknya teh.
- Untuk obat demam berdarah, campur 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak untuk kemudian didinginkan sebelum siap diminum.
- Obat nyeri perut saat haid, ambil 1 lembar daun pepaya, buah asam, dan garam secukupnya. Rebus hingga masak untuk kemudian dinginkan dan diminum dalam satu gelas.

Buah mentah
- Untuk memperlancar ASI, mengatasi sembelit, gangguan haid, maupun gangguan lambung, manfaatkan buah pepaya sebagai bahan dasar sayuran. Sayuran buah pepaya ini biasanya dimasak seperti halnya membuat sayur lodeh. Sebagai selingan, dapat dicampur dengan daging atau tempe. Jangan lupa, sebelum memasak, cuci buah untuk membersihkan kotoran dan mengurangi getahnya.

Buah masak
- Untuk meningkatkan asupan serat yang membantu menjaga organ pencernaan sekaligus memperlancar BAB. Dapat dimakan langsung atau dibuat jus dengan dicampur buah lain serta ditambah madu atau gula.

Thread ttg Pepaya : http://www.avanzaxenia.net/showthread.php?tid=12548


RE: Macam2 Ramuan Tradisional [Daftar Isi di Hal 1] - chris.ho - 28-02-2009 16:11

Biji lamtoro untuk kencing manis



Di sekitar kita biasanya sering tumbuh pohon lamtoro. Tanaman lamtoro tumbuh hampir di seluruh wilayah indonesia.

Ia disebut petai selong atau petai cina di ranah Sumatra, orang Jawa memanggil tanaman ini dengan sebutan lamtoro atau kemlandingan.

Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam tanaman lamtoro antara lain adalah kalsium, lemak,fosfor, besi, protein serta vitamin A, B1 dan C. Sementara bijinya mengandung mimosin, leukanin, protein dan leukanol.

Tanaman lamtoro dapat dimanfaatkan untuk obat-obatan. Manfaat-manfaat tanaman lamtoro memiliki khasiat banyak untuk menyembuhkan sejumlah penyakit.

Sebagaimana dikutip dari sehelaidaun.co.cc, beberapa penyakit yang dapat disembuhkan antara lain:
1. Kencing Manis
Seduh satu sendok teh bubuk biji tanaman lamtoro dengan ½ cangkir air panas. Minum hasil seduhan saat masih hangat, setengah jam sebelum makan sebanyak dua sampai tiga kali sehari.

2. Cacingan, radang ginjal
Rebus atau seduh 3-5 gram serbuk biji tanaman lamtoro kering dengan satu cangkir air panas, lalu minum air rebusan atau seduhannya. Lakukan pengobatan tiga kali sehari dengan dosis yang sama.

3. Bisul, patah tulang, abses paru, susah tidur.
Rebus 10 gram seluruh bagian tanaman lamtoro dengan tiga gelas air sampai sisa 1 gelas. Minum satu kali sehari saat hangat.

4. Meluruhkan haid
Rebus segenggam akar tanaman lamtoro dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas. Minum air rebusan dua kali sehari masing-masing satu gelas. - Oleh : ano

http://www.solopos.co.id/zindex_menu.asp?kodehalaman=m07&id=261895


RE: Macam2 Ramuan Tradisional [Daftar Isi di Hal 1] - chris.ho - 25-03-2009 13:36

Khasiat Ramuan dari Buah Pala

[Tentang Buah Pala : Klik disini]

Nyeri Haid.
Ambil ½ sdt pala halus, 2 cm kunyit, 6 butir ketumbar, 1 buah cengkeh dan satu gelas air. Campur semua bahan dan rebus dengan api kecil sampai airnya tinggal setengah. Saring dan minum selagi hangat.

Insomnia.
Campur 1 sdt biji pala, 1 gelas susu segar, 1 sdt madu, 1 sdt pala halus dan ½ sdt gula batu. Rebus susu sampai mendidih, angkat dan campur dengan pala, madu dan gula batu. Aduk, saring dan minum selagi hangat.

Mengatasi rasa mual dan muntah.
Seduh 1 sdt pala halus dengan ¼ sdt garam halus dalam 1 gelas air hangat. Aduk rata dan minum selagi hangat beserta ampasnya.

Maag, Masuk Angin dan Cegukan.
Siapkan 100 ml air hangat, Campur dengan 1 sdt pala halus dan 2 sdt bubuk buah pisang batu. Minum beserta ampas selagi hangat. Sebaiknya pengobatan diulang sampai sembuh.

Suara Parau.
Campur 2 sdm pala jalus dengan 2 sdm jahe parut, 1 sdt cengkeh halus dan 3 tetes minyak kayu putih. campur semua bahan sampai terbentuk adonan menyerupai pasta. Oleskan pada leher seperti memakai masker, biarkan meresap selama 3 jam. Ulangi pengobatan sampai sembuh.

Rematik.
Bagi penderita rematik, mandilah dengan sabun pala secara teratur dan gosok pada bagian yang sakit dengan balsam pala. Kedua bahan ini dapat diperoleh di apotik atau toko obat. (Budi Sutomo)
Sumber: http://budiboga.blogspot.com/2006/05/buah-pala-mengobati-ganguan-insomnia.html


RE: Macam2 Ramuan Tradisional [Daftar Isi di Hal 1] - chris.ho - 01-04-2009 13:20

Susah Buang Air Besar?

SULIT membuang air besar, sangat menjengkelkan. Sering pula disertai perut terasa sakit. Jika mengalaminya boleh dicoba resep dibawah ini, yang obatnya dibikin sendiri dan rasanya enak.

CARANYA:
Belilah tape ubi kayu/ singkong, buah pepaya, buah pisang dan buah sirsak. Semua dicampur dan diolah sebagai kolak (digodok). Diminum setiap pagi.

Bila kesulitan bahan-bahannya, bisa dicoba alternatif (1)

ALTERNATIF (1)
Ambil kentang yang telah dikupas kulitnya, lalu tempelkan kentang tersebut di posisi pinggang dan mulut dubur. Biarkan dan tunggu beberapa saat hingga warna kentang berubah menjadi keabu-abuan atau kering-keringan. Umumnya sebelum digunakan kentang berwarna kuning basah.

Bila bahan inipun kesulitan memperolehnya, maka dicoba alternatif (2)

ALTERNATIF (2)
Sediakan temulawak, lalu diparut. Tambahkan air dan gula secukupnya, serta berikan secuil asam, kemudian diminum. Semoga lekas sembuh. -(*)
http://prospek.biz/content/view/98/97/


RE: Macam2 Ramuan Tradisional [Daftar Isi di Hal 1] - chris.ho - 02-04-2009 16:11

Ramuan dari Buah Jeruk Purut
Tentang Jeruk Purut : Klik disini]

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Daun jeruk purut berkhasiat stimulan dan penyegar. Kulit buah berkhasiat stimultan, berbau khas aromatik, rasanya agak asin, kelat, dan lama-kelamaan agak pahit.

BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian yang digunakan adalah buah dan daun.

INDIKASI
Buah,jeruk purut digunakan untuk mengatasi :
- influenza,
- badan terasa lelah,
- rambut kepala yang bau (mewangikan kulit), serta
- kulit bersisik dan mengelupas.

Daun jeruk purut digunakan untuk mengatasi :
- badan letih dan lemah sehabis sakit berat.


CARA PEMAKAIAN
Untuk obat yang diminum, sediakan 1 - 2 buah air jeruk purut yang telah masak, lalu minum.
Untuk pemakaian luar, belah jeruk purut menjadi 2 - 4 bagian, lalu gosokkan ke kulit yang bersisik atau air perasan buahnya digunakan untuk membasahi rambut setelah keramas.


CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT
Influenza
Potong sebuah jeruk purut masak dan banyak airnya, lalu peras. Seduh air perasannya dengan 60 cc air panas. Minum sekaligus selagi hangat.

Kulit bersisik dan mengelupas
Belah jeruk purut tua menjadi dua bagian. Gosokkan pada kulit yang bersisik, kering, dan mudah mengelupas di kulit kepala atau bagian lain dari tubuh. Lakukan satu kali sehari, malam sebelum tidur.

Mewangikan rambut kepala
Cuci 1 buah jeruk purut masak sampai bersih, lalu parut. Tambahkan 1 sendok makan air bersih, lalu remas dan saring. Gunakan air saringannya untuk menggosok rambut setelah keramas.

Badan lelah setelah bekerja atau letih sehabis sakit berat
Sediakan 2 genggam daun jeruk purut segar. Rebus dalam 3 liter air sampai mendidih (selama 10 menit). Tuangkan ramuan tersebut ke dalam 1 ember air hangat dan gunakan untuk mandi.

http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=221


RE: Macam2 Ramuan Tradisional [Daftar Isi di Hal 1] - chris.ho - 13-04-2009 10:33

Khasiat Ramuan dari Buah Delima / Pome

[Tentang Buah Delima : Klik disini]

Cara Pemakaian
Untuk obat yang diminum :
rebus kulit akar atau kulit kayu yang telah dikeringkan (7 g). Rebus kulit buah (10--15 g). Makan buahnya (1 buah) atau dibuat jus. Bisa dicampur dengan jus wortel.

Untuk pemakaian luar :
rebus kulit buah atau kulit akar, lalu gunakan airnya setelah dingin untuk kumur-kumur (gargle) pada radang gusi, sakit tenggorok, luka tersiram air panas, infeksi jamur di kaki, atau disemprotkan ke liang kemaluan (v*gina) pada keputihan. Gunakan jus buah delima untuk berkumur pada sariawan, radang gusi, gigi berlubang, atau sebagai obat kompres pada wasir yang sedang meradang.


CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT

Cacingan
Cuci akar delima yang telah dikeringkan (7 g.), lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan satu gelas air selama 15 menit. Setelah dingin, saring dan minum airnya sekaligus.
Rebus kulit delima kering dan serbuk biji pinang (masing-masing 15 g) dengan tiga gelas air bersih. Didihkan perlahan-lahan selama satu jam. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus sebelum makan pagi.
Campur jus buah delima dengan jus wortel, masing-masing setengah gelas. Aduk sampai merata, lalu minum sekaligus
Masukkan bubuk biji delima kering (satu sendok makan) dalam segelas jus nanas yang belum terlalu masak. Aduk merata, minum sewaktu perut kosong.

Radang gusi
Cuci bunga delima (tujuh kuntum) dengan air bersih, lalu rebus dengan segelas air bersih sampai mendidih. Setelah dingin, saring dan gunakan untuk kumur-kumur.

Perdarahan
Rebus bunga delima (20 g) dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Luka
Campurkan serbuk kulit buah atau bunga delima secukupnya dengan minyak wijen. Aduk merata, lalu oleskan pada bagian yang luka.

Sariawan
Ambil dua buah delima segar yang sudah masak. Ambil isi berikut bijinya, lalu tumbuk sampai halus. Tambahkan satu gelas air sambil diaduk merata, lalu saring. Gunakan airnya untuk berkumur, lalu telan. Lakukan 2--3 kali sehari, sampai sembuh.

Sering kencing
Ambil isi buah delima (yang segar dan masak, satu buah) dan segenggam kucai, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dengan tiga gelas air bersih sampai tersisa separuhnya, angkat dan dinginkan. Minum air rebusan dua kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas.

Keputihan
Rebus kulit delima kering (30 g) dan herba sambiloto kering (15 g) dengan satu liter air bersih. Biarkan sampai air rebusannya tersisa separuhnya. Setelah dingin, saring clan bagi untuk tiga kali minum, pagi, siang, dan malam hari. Air rebusan ini juga bisa digunakan untuk cuci v*gina. Khusus wanita yang sudah menikah, gunakan dengan alat semprot yang masuk ke liang v*gina.

Batuk sudah berlangsung lama
Ambil sebuah delima yang belum terlalu masak. Setiap malam sebelum tidur, kunyah biji delima tersebut. Buang bijinya.

Suara serak, tenggorokan kering
Ambil sebuah delima segar, belah, dan ambil isinya. Kunyah, lalu buang bijinya. Lakukan 2--3 kali sehari.

http://artikel-alternatif.blogspot.com/2008/01/manfaat-delima.html


RE: Macam2 Ramuan Tradisional [Daftar Isi di Hal 1] - chris.ho - 22-08-2009 11:30

Resep Herbal untuk Anak Demam

Berikut beberapa resep herbal untuk membantu mengatasi demam ringan yang diderita anak :

Resep 1
Bahan: Bawang merah, minyak goreng, minyak kayu putih, jeruk nipis (atau air dari sedikit asam jawa).

Cara membuat: Kupas 2-3 bawang merah, cuci, dan parut. Ambil 2 sdm minyak goreng, 1/2 sdm minyak kayu putih, seiris jeruk nipis diambil airnya atau air dari sedikit asam jawa. Semua bahan dicampur.

Aturan pakai: Gosokkan ramuan tadi ke ketiak, punggung dan perut. Pada kasus demam tinggi, gosokkan ke daerah kepala, semua lipatan tubuh dan bagian-bagian tubuh yang terasa panas jika dipegang.

Bawang merah (Allium cepa L) mengandung flavonglikosida yang berperan sebagai antiradang, pembunuh bakteri, menurunkan panas, menghangatkan, memudahkan pengeluaran angin dari perut, dan mencegah penggumpalan darah.

Resep 2
Bahan: Labu air
Cara membuat: Parut labu air lalu peras dan ambil airnya.
Aturan pakai: Minumkan 3 x sehari masing-masing 1/2 gelas.

Labu air (Lagenaria leucantha Rysby) mengandung kalsium, zat besi dan vitamin C.

Resep 3
Bahan: Air kelapa muda, madu
Cara membuat: Segelas air kelapa muda dan 1 sdm mau diaduk rata.
Aturan pakai: Diminum 2 x sehari, masing-masing 1/2 gelas untuk anak di bawah 5 tahun.

Air kelapa hijau (Cocos nucifera L) mengandung glukosa, sakarosa, fruktosa, sukrosa mineral, dan asam amino. Kandungan zat kimianya berupa enzim mampu mengurai sifat racun.
http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/08/20/13553521/resep.herbal.untuk.anak.demam


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Resep Herbal untuk Anak Demam - chris.ho - 08-09-2009 09:25

Obat Ginjal, dari Kumis Kucing hingga Sambiloto

Apa saja tanaman obat yang telah digunakan dan memiliki potensi untuk dijadikan pilihan alternatif ataupun pendamping pengobatan batu ginjal dan membantu meningkatkan kinerja ginjal?

Prof Dr Sumali Wiryowidagdo, Guru Besar Departemen Farmasi Fakultas MIPA UI, menyatakan bahwa beberapa tanaman obat sebenarnya layak disebut herba rasional karena telah dibuktikan selama bertahun-tahun meski secara empiris. Tanaman obat ini paling tidak telah teruji khasiat, efektivitas, dan keamanannya. Jenis-jenis herba yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan ginjal dan kandung kemih di antaranya:

KUMIS KUCING

Bersifat diuretik, bermanfaat untuk mengatasi infeksi kandung kemih, infeksi saluran kemih, kencing batu, batu kantung empedu, dan sebagai antipiretik.
Komponen berkhasiat: Eupatrin, sinensetin, 3-hidroksi-tetrametil flavon dan siphonol A-E.
Cara meramu: Kumis kucing dan meniran, masing-masing 30 gram, direbus. Setelah dingin airnya diminum.

LOBAK
Sebagai peluruh batu ginjal. Cara meramu: 200 gram lobak dibuat jus, lalu disaring dan diminum untuk satu hari.

TAPAK LIMAN
Seluruh bagian tanaman dapat dimanfaatkan sebagai peluruh batu ginjal, untuk meningkatkan kinerja ginjal, antiseptik, antiradang, dan penurun panas.
Komponen berkhasiat deoxy, isodeoxyelephantopin, dan seskuiterpena.
Cara meramu: Rebus 1.530 gram tanaman yang telah dikeringkan, airnya diminum.

PEGAGAN
Bersifat antibakteri, menyembuhkan luka, antiradang, antioksidan, dan meningkatkan kinerja ginjal. Telah melalui beberapa uji praklinis untuk antibakteri, ginjal, dan antitumor. Digunakan sebagai obat untuk membantu penyembuhan luka dan radang pada saluran kemih.
Cara meramu: Daun segar sebanyak 50-80 gram direbus, airnya diminum.

DAUN SENDOK
Bermanfaat sebagai antiinflamasi, melarutkan batu ginjal, meningkatkan kerja ginjal, dan sebagai antibakteri.
Komponen kimia: Plantaginin, - homoplantaginin, katalpol.
Cara meramu: Rebus 15-30 gram daun dengan 2 gelas air sampai tinggal 1 gelas, lalu minum.

TEMPUYUNG
Sebagai peluruh kemih, melarutkan batu empedu, dan meningkatkan kinerja ginjal. Komponen kimia: Flavonoid dan aeskulin.
Cara meramu: 5 lembar daun tempuyung, 5 lembar daun alpukat, 5 lembar daun sawi tanah direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 2 gelas. Minum setelah dingin.
Cara lain: 5 lembar daun tempuyung, 6 buah jagung muda, dan gula aren secukupnya direbus, airnya diminum.

CEPLUKAN

Sebagai peluruh batu dan meningkatkan kerja ginjal, bersifat analgesik, antitumor, dan antiseptik.
Komponen kimia: Fisalin B, D, F dan withangulatin A. Saat ini pengembangan penelitian diarahkan untuk membuktikan potensinya sebagai antikanker.
Cara meramu: Konsumsi langsung buahnya atau air rebusan daun secukupnya.

ALANG ALANG
Sebagai infus rimpang, sebagai peluruh batu dan meningkatkan kerja ginjal, menurunkan tekanan darah, sekaligus pereda panas dalam. Hasil penelitian membuktikan tanaman ini tidak beracun, dan praktis penggunaannya karena cukup direbus.
Kandungan kimia: Arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, dan skopoletin.

DAUN ALPUKAT
Perasan daun alpukat berkhasiat sebagai peluruh batu ginjal dan meningkatkan kerja ginjal. Seduhan daun sebagai pelarut batu ginjal kalsium. Komponen kimia: Polifenol, flavonoid, alkolodi, dan saponin.

KEJI BELING
Daun berkhasiat sebagai peluruh dan pelarut batu ginjal dan batu kandung empedu.
Untuk batu kandung kemih: Rebus bersama tongkol jagung muda.
Untuk batu ginjal: Campur dengan daun menirandan daun ungu. Dapat juga dicampur dengan tempuyung dan tongkol jagung muda.

MENIRAN
Digunakan sebagai peluruh batu ginjal dan mengurangi infeksi sekaligus mempertahankan kinerja ginjal, meningkatkan daya tahan tubuh.
Untuk ramuan diuretik: 20 gram herba direbus selama 15 menit, lalu diminum.
Komponen kimia: Flavonoid kuersitrin, kuersitrin, isokuersitrin, filantin, dan nirantin.

DAUN SAMBILOTO

Digunakan bila terjadi komplikasi penghancuran batu ginjal, nanah dalam saluran kencing, dan atau darah dalam saluran kencing. Berfungsi sebagai diuretik dan peningkat daya tahan tubuh. Komponen kimia: Andirgafolida, neoandrografolida, homoandrografolida, andrografin.
Cara meramu: Rebus daun segar atau yang telah dikeringkan secukupnya. (GHS/ken)


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Obat Ginjal, dari Kumis Kucing hingga Sambiloto - honggy - 08-09-2009 09:57

om chris, daun keladi tikus bener bisa ngobatin kanker?


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Obat Ginjal, dari Kumis Kucing hingga Sambiloto - chris.ho - 08-09-2009 10:22

@ honggy - terus terang gua blm pernah denger langsung dari teman atau saudara yg mencoba lgs daun keladi tikus. Jadi gak bisa kasih testimoni nih om.

FYI, artikel ttg Tanaman Keladi Tikus ini bisa dilihat juga disini Topdeh : http://www.avanzaxenia.net/showthread.php?tid=8160


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Obat Ginjal, dari Kumis Kucing hingga Sambiloto - beni_sts - 08-09-2009 13:07

ginseng termasuk tradisional gak chris ?


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Obat Ginjal, dari Kumis Kucing hingga Sambiloto - chris.ho - 08-09-2009 13:16

menurt gua sih termasuk omTongue1


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Ramuan Pengusir Maag Lambung - chris.ho - 26-12-2009 08:49

Ramuan Pengusir Maag Lambung

Sering kita menjumpai orang yang mengaku sudah terkena maag. Padahal kasus pada gangguan lambung tidak selalu maag. Banyak sebab atau tanda untuk mengatakan orang terkena maag. Salah satunya adalah radang lambung.

Gastritis atau radang lambung lebih dikenal dengan sebutan penyakit maag. Pada penderita radang lambung atau maag, dijumpai adanya suatu iritasi atau infeksi atau peradangan pada dinding mukosa lambung sehingga dinding lambung menjadi merah, bengkak, berdarah dan berparut atau luka. Selain luka pada dinding lambung, juga luka pada usus 12 jari.

Serangan pada lambung sendiri dapat bersifat akut atau kronis. Radang kronis sering terjadi di kalangan orang tua dan penderita anemia fatal. Hal ini sering dapat menimbulkan peradangan di seluruh lapisan dinding lambung.

Radang lambung dapat menyerang setiap orang dengan segala usia. Radang lambung dapat menimbulkan pendarahan (hemorrhagic gastritis) sehingga banyak darah yang keluar dan berkumpul di lambung, penderita akan muntah yang mengandung darah yang berwarna cokelat seperti kopi.

Pada penderita radang lambung akut, sering mengeluhkan adanya suatu gejala dengan perasaan lambung tak enak, kram perut, indigesti, nafsu makan berkurang, mual dan muntah. Gejala-gejala tersebut akan berlangsung dalam beberapa jam hingga beberapa hari.

Sedangkan pada penderita radang lambung kronis mempunyai gejala yang sama atau rasa tak nyaman yang ringan. Sering kali gejala tersebut menjadi samar-samar, seperti tidak toleran terhadap makanan berlemak atau pedas. Bahkan bisa saja bila terjadi serangan ringan akan dapat diatasi dengan makan.

Namun demikian secara umum penyakit radang lambung mempunyai beberapa gejala yaitu :
* Mual dan sering muntah
* Perut terasa nyeri, pedih (kembung dan sesak) pada bagian atas perut (ulu hati).
* Nafsu makan menurun secara drastis, wajah pucat, suhu badan naik, keluar keringat dingin.
* Sering sendawa terutama bila dalam keadaan lapar
* Sulit untuk tidur karena gangguan rasa sakit pada daerah perut)
* Kepala terasa pusing. Dan pada radang lambung dapat terjadi pendarahan.

Pada umumnya radang lambung dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya:
# Adanya stres dan tekanan emosional yang berlebihan pada seseorang
# Adanya asam lambung dan pepsin yang berlebihan
# Mukosa (selaput lendir) lambung tak tahan terhadap asam lambung dan pepsin yang berlebihan karena menurunnya kemampuan fungsi mukosa lambung tersebut.
# Waktu makan yang tak teratur, sering terlambat makan, atau sering makan berlebihan
# Terlalu banyak makanan yang pedas, asam, minuman beralkohol, obat-obatan tertentu dengan dosis tinggi

Radang dinding kronis sendiri menurut pakar tanaman obat tradisional dan akupunturis Hembing Wijayakusuma, berhubungan dengan kondisi kembalinya empedu dan asam lain ke dalam lambung. Juga beberapa penyakit lainnya yaitu: infeksi bakteri, anemia, penyakit ginjal, diabetes, serta substansi-substansi yang mengiritasi seperti obat-obatan, alkohol, rokok dan sebagainya.


Ramuan yang Bisa Digunakan

Menurut Hembing Wijayakusuma, tumbuhan obat di bawah ini dapat digunakan untuk mengatasi radang lambung. Antara lain ditujukan untuk mengurangi peradangan dan infeksi, memperkuat dinding mukosa lambung, dan mengurangi kepekaan dinding lambung, memperbaiki fungsi kelenjar-kelenjar lambung dan pencernaan secara umum.
- 30 gram temu lawak segar + 10 gram kulit jeruk mandarin kering + 5 butir kapulaga direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat.
- 75 gram daun lidah buaya dikupas kulitnya + 10 gram adas + 5 butir bunga lawang direbus dengan 500 cc air tersisa 200 cc, airnya disaring + 1 sdm madu, diminum hangat-hangat.
- 25 gram kunyit segar + 20 gram kencur + 5 butir cengkeh direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, diminum hangat-hangat
- 3 batang sereh + 15 butir ketumbar + lengkuas direbus dengan 500 cc air hingga tersisa 200 cc, airnya disaring, minum hangat-hangat.

Catatan:
Anda dapat menggunakan salah satu cara tradisional di atas. Lakukan secara teratur sehari 2 kali. Dalam melakukan perebusan gunakan panci enamel atau periuk tanah.

http://kesehatan.kompas.com/read/xml/2009/12/25/04290391/ramuan.pengusir.maag.lambung.


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Ramuan Mengatasi Pembesaran Prostat - chris.ho - 14-01-2010 15:54

Ramuan Mengatasi Pembesaran Prostat

Beberapa tanaman obat asli Indonesia, mampu memperbaiki bahkan menyembuhkan gangguan prostat. Contohnya, paduan sambiloto dan akar alang-alang. Ramuan tradisional Cina juga diyakini mampu mengatasi radang dan pembesaran kelenjar prostat.

Buku Prescription Beneficial to Life, yang diterbitkan pada tahun 1253 oleh Yan Yung-hou, memuat beberapa resep klasik untuk mengatasi gangguan prostat.


Berikut ramuan untuk mengatasi radang dan pembesaran prostat ;

1. Bahan: 10-15 gr sambiloto, 60 gr akar alang-alang
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Saring, minum dua kali sehari, masing-masing 150 cc.

2. Bahan: 60 gr krokot segar, 30 gr pegagan, 15 gr daun dewa
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc. Saring, minum dua kali sehari, masing-masing 200 cc.

3. Bahan: 15 gr benalu teh, 5 lembar daun sambung nyawa, 5 gr temulawak
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 2 gelas air hingga tersisa 1 gelas, lalu saring dan endapkan. Minum dua kali sehari, masing-masing setengah gelas sesudah makan.

4. Bahan: 10 gr sang piao xiao, 8 gr ren sen, 6 gr dang gui, 6 gr yuan zhi, 6 gr fu shen, 12 gr gui ban, 6 gr shan yao, 3 buah da zao, 6 gr gan cao, 6 gr shan zhu yu
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.

5. Bahan: 20 gr rehmannia glutinosa, 10 gr ubi jalar cina, 10 gr dogwood tree, 6 gr alisma plantago, 6 gr tuckahoe, 6 gr tree peony, 3 gr kayu manis, 10 gr achyranthes bidentata, 10 gr plantain, 3 gr aconitum.
Pemakaian: Rebus semua bahan dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas. Minum dua kali sehari, masing-masing segelas. Bahan bisa direbus ulang sekali lagi.
Catatan: Panci untuk merebus tak boleh berbahan alumunium. Pilih salah satu ramuan dan lakukan secara teratur. Tetaplah berkonsultasi pada dokter atau herbalis berpengalaman. @

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/01/14/15061711/Ramuan.Mengatasi.Pembesaran.Prostat


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Aneka Ramuan Penghilang Bau Badan - chris.ho - 29-01-2010 22:30

Aneka Ramuan Penghilang Bau Badan

Bau badan memang tidak menyenangkan. Jika tidak diatasi bisa menggerogoti kenyamanan dan rasa percaya diri. Banyak cara dapat dilakukan untuk menyamarkan dan mengusir bau badan. Namun, banyak yang belum tahu bahwa deodoran alami bisa diperoleh di dapur. Apa sajakah itu?

Daun beluntas (Pluchea indica)
Tanaman ini berbau langu dan terasa getir. Untuk menghilangkan bau badan, daun beluntas biasa dilalap mentah atau dikukus terlebih dulu. Daun beluntas yang telah direbus juga lezat disantap sebagai urap (sayuran dengan kelapa parut yang dibumbui). Bila rutin menyantap daun beluntas, niscaya bau badan akan hilang. Selain itu, bau mulut yang kurang sedap pun akan hilang. Bagi yang tidak suka, bisa dengan meminum air rebusan daunnya setiap pagi dan sore. Beluntas juga bermanfaat menurunkan suhu tubuh karena akan memicu keluarnya keringat.

Daun kemangi (Ocimun bassilicum)
Daun kemangi mengandung minyak atsiri yang dipercaya dapat menghilangkan bau badan. Selain itu, juga berfungsi sebagai antiseptik. Caranya bisa dengan memanfaatkan sebagai lalap mentah atau sayuran urap. Atau, haluskan daun, biji, dan akar kemangi, lalu seduh dengan air panas, saring, dan ditambahkan gula aren. Minum 2 kali sehari, pagi dan malam.

Bagi wanita yang sedang menstruasi, mengonsumsi daun kemangi kurang lebih satu genggam pagi dan sore selama masa haid, akan terhindar dari bau tak sedap yang sering menimpa perempuan haid.

Rimpang temulawak (Curcuma xanthorrhiza)
Sapomin, flavoinoida, dan minyak atsiri, merupakan zat-zat dalam temulawak yang dapat menghilangkan bau badan. Caranya, minum rebusan rimpang temulawak yang telah dipotong-potong halus. Air perasan temulawak yang sudah diparut dengan tambahan sedikit madu juga dapat diminum untuk menghilangkan bau tak sedap. Selain itu, parutan temulawak juga dapat dibalurkan ke seluruh badan, lalu didiamkan hingga kering sebelum dibersihkan untuk mendapatkan hasil maksimal.

Bunga kecombrang (Nicolaia speciosa)
Zat aktif yang dapat menghilangkan bau badan pada tanaman ini adalah sapomin, flavoinoida, dan polifenol. Selain sapomin dan flavoinoida, kecombrang juga mengandung polifenol. Kecombrang dapat dimanfaatkan dengan memasak daun muda dan bunganya sebagai teman makan nasi. Bunga kecombrang dapat dimasak sebagai campuran sayur lodeh atau gulai.

Jeruk purut (Citrus bystrix)
Kulit jeruknya mengandung minyak atsiri yang berbau harum sehingga dapat digunakan untuk menghilangkan bau badan. Caranya, minum sari campuran kulit jeruk purut dengan sebatang kencur yang dihaluskan bersama-sama dengan air secukupnya.

Jeruk nipis (Citrus aurantifolia)
Jeruk nipis juga mengandung minyak atsiri. Caranya, 1 buah jeruk nipis, diperas, ambil airnya, campur dengan 1/2 sendok teh kapur sirih, aduk rata. Gosokkan ke bagian tertentu seperti ketiak setelah mandi. Diamkan sesaat hingga kering, kemudian baru menggunakan pakaian.

Jahe (Zingiber officinale)
Banyak orang India percaya, mengonsumsi jahe bisa membuat mereka tercium "manis". Menurut Pen Chao Cing, Kaisar Shen Nong di daratan China (3000 SM), jahe segar dapat menghilangkan bau badan dan mendekatkannya kepada aura spiritual. Wedang jahe yang dikonsumsi secara teratur bisa jadi membantu mengatasi masalah bau badan.

Mentimun (Cucumis sativus)
Timun atau mentimun yang kaya akan air ini mengandung kalsium, zat besi, magnesium. Mengonsumsi buah timun sangat terasa menyegarkan. Selain berkhasiat menurunkan demam, timun juga bermanfaat untuk kesehatan kulit. Caranya, cuci bersih satu buah mentimun muda, iris tipis, lalu oleskan atau gosokkan pada bagian badan yang berbau. Atau, parut mentimun, lalu kompres bagian ketiak dengan parutan tersebut. Diamkan kurang lebih 10-15 menit, kemudian angkat. Lakukan hal ini setelah mandi.

Cengkih (Eugenia aromatica)
Rendam beberapa kuntum bunga cengkih dalam air hangat sehingga mengembang, lalu dinginkan, dan minum airnya. Lakukan secara teratur pagi dan sore, niscaya bau badan akan segera menghilang. Selain itu, air rebusan beberapa kuntum cengkih dengan gula merah, dapat pula menjadi minuman segar dan menghangatkan di kala hujan.

(Uut/Tabloid Nakita)
http://female.kompas.com/read/xml/2010/01/29/17460489/Aneka.Ramuan.Penghilang.Bau.Badan


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: 9 Ramuan Seledri yang Menyehatkan - chris.ho - 11-02-2010 14:04

9 Ramuan Seledri yang Menyehatkan

Tanaman yang bernama Latin Apium graveolens ini memang telah dikenal banyak manfaatnya untuk kesehatan. Tak hanya daunnya saja yang memiliki khasiat, akar, buah dan biji seledri pun dapat digunakan sebagai obat.

Akar seledri berkhasiat memacu enzim pencernaan dan peluruh kencing (diuretik), buah atau bijinya sebagai pereda kejang (antispasmodik), menurunkan kadar asam urat darah, antirematik, peluruh kencing, peluruh kentut (karminatif), afrodisiak, dan penenang (sedatif).

Drs. Sudjaswadi Wiryowidagdo, mantan Kepala Sub Direktorat Pengawasan Obat Tradisional, Departemen Kesehatan RI, menyatakan bahwa seledri mengandung flavonoid, saponin, tanin 1 persen, minyak atsiri 0,033 persen, flavoglukosida, apigenin, kolin, lipase, asparagines, zat pahit, serta vitamin A, B, dan C.

Setiap 100 gram daun seledri mengandung air sebanyak 93 ml, protein 0,9 gram, lemak 0,1 gram, karbohidrat 4 gram, serat 0,9 gram, kalsium 50 mg, besi 1 mg, fosfor 40 mg, iodium 150 mg, kalium 400 mg, magnesium 85 mg, vitamin A 130 IU, vitamin C 15 mg, riboflavin 0,05 mg, tiamin 0,03 mg, dan nikotinamid 0,4 mg.

Akarnya mengandung asparagin, zat pati, lendir, minyak atsiri, pentosan, glutamine, dan tirosin. Bijinya mengandung apiin, minyak menguap, api genin, dan alkaloid.

Hasil sebuah penelitian di tahun 1988, menemukan infus daun seledri dengan kadar 10 persen sebanyak 5 ml/kg bb akan memberikan efek penurunan kadar asam urat darah kera secara nyata jika dibandingkan dengan pemberian probenecid 20 mg/kg bb pada 3, 4, 5, dan 6 jam pemberian.

Penelitian lain yang dilakukan di FMIPA Universitas Hasanudin, Makasar, Sulawesi Selatan, tahun 1985, pemberian ekstrak seledri dengan cara peras menunjukkan penurunan tekanan darah kucing. Alkaloid yang terkandung dalam biji seledri mempunyak efek sedatif dan antikonvulsan pada tikus. Minyak menguap pada biji tanaman ini dapat menghambat perkembangan jamur, seperti Histoplasma capsulatum dan Candida albicans.

Dr. Setiawan Dalimartha, mantan anggota SP3T (Sentra Pengembangan dan Penerapan Pengobatan Tradisional) DKI Jakarta menerangkan beberapa pemakaian seledri untuk pengobatan.

Untuk obat yang diminum, 30-40 lembar daun seledri direbus, lalu air rebusannya diminum. Cara lain, 1,3–3,9 gram biji seledri direbus dalam api kecil selama 3 jam, lalu airnya diminum. Untuk pemakaian luar, giling daun segar hingga halus, lalu borehkan pada bisul atau bagian tubuh yang meradang.


Dari suburkan rambut hingga obati rematik

Berikut ini ramuan seledri dan manfaatnya bagi kesehatan.
1. Menyuburkan Rambut
Caranya: Cuci 7-10 tangkai daun seledri sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Setelah dikeramas, gosokkan tumbukan daun seledri ke kulit kepala dan rambut secara merata sambil dipijat ringan. Setelah selesai, bungkus rambut dengan handuk selama kurang lebih 1 jam. Bilas rambut dengan air bersih. Lakukan seminggu sekali.

2. Menurunkan Kolesterol
Caranya: Cuci 30 gram akar seledri sampai bersih, lalu rebus dalam 2 gelas air bersih sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Airnya diminum sekaligus.

3. Mengatasi Alergi
Caranya: Ambil 2 batang seledri, 3 buah wortel ukuran sedang, dan 1 buah umbi bit ukuran sedang, cuci bersih, lalu dijus. Minum jus tersebut sekaligus waktu perut kosong. Lakukan dua kali sehari.

4. Mengurangi Kolik dan Sakit Perut
Caranya: Sediakan 60 gram seledri segar, 1 ruas jari tangan jahe merah, dan sepotong gula aren. Rebus dalam 2 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring, airnya diminum sekaligus.

5. Meredakan Batuk
Caranya: Cuci 30 gram seledri segar, lalu potong-potong. Rebus dalam 3 gelas air bersih hingga tersisa 1 gelas. Setelah dingin, saring. Bila suka, tambahkan madu. Gunakan ramuan ini untuk dua kali minum, pagi dan sore.

6. Mengobati Bronkitis
Caranya: Cuci 60 gram seledri segar, 10 gram kulit jeruk mandarin kering, dan 25 gram gula aren hingga bersih. Setelah dipotong-potong, masukkan ke dalam panci email, tambahkan 3 gelas air bersih dan rebus hingga tersisa setengahnya. Setelah dingin, saring dan airnya dibagi untuk dua kali minum, pagi dan sore.

7. Menurunkan Tekanan Darah
Caranya: Cuci 100 gram seledri seutuhnya sampai bersih, lalu tumbuk hingga halus. Tambahkan 1 cangkir air hangat, lalu disaring. Setelah dingin, bagi untuk dua kali minum, pagi dan siang.

8. Mengatasi Mata Kering
Caranya: Makan daun seledri sebagai lalap segar. Lakukan setiap hari.

9. Mengobati Rematik
Caranya: Cuci 30-40 lembar daun seledri, lalu siram dengan air panas. Makan sebagai lalapan. Lakukan dua kali sehari. @

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/02/11/12554080/9.Ramuan.Seledri.yang.Menyehatkan


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Sirih Merah, Obat Beragam Penyakit - chris.ho - 11-03-2010 16:14

Sirih Merah, Obat Beragam Penyakit

Sebagai tanaman obat, manfaat sirih tak diragukan lagi. Jika selama ini orang lebih mengenal sirih berdaun hijau dengan kandungan antiseptiknya, kini ada jenis sirih merah yang dipercaya memiliki manfaat kesehatan yang lebih beragam.

Selama ini, orang mengenal tanaman sirih berdaun hijau yang secara turun temurun dimanfaatkan untuk mengatasi beragam keluhan seperti mimisan, mata merah, keputihan, membuat suara nyaring, dan banyak lagi. Khasiat daun sirih sudah teruji secara klinis. Hingga kini, penelitian tentang tanaman ini juga terus dikembangkan.

Secara tradisional, daun sirih digunakan sebagai pelengkap dalam upacara adat, misalnya dalam perkawinan adat Jawa. Daun sirih juga dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut dengan menyusurnya (makan sirih).

Namun, belakangan ini tanaman sirih merah (Piper betle L. Var rubrum), naik daun karena dipercaya memiliki manfaat obat yang jauh lebih beragam. Bentuknya pun jauh lebih menarik daripada sirih biasa.

Meski belum diketahui dengan pasti asal tanaman obat ini, sirih merah sering ditemui di berbagai daerah. Contohnya di lingkungan keraton Yogyakarta dan lereng Gunung Merapi, Papua, Jawa Barat, Aceh, dan beberapa daerah lainnya.


Obat Keputihan

Pada awal tahun 2002, di sebuah desa di lereng Gunung Merapi, herbalis Bambang Sadewo, penulis buku Basmi Penyakit dengan Sirih Merah, secara tidak sengaja menemukan tanaman ini. Warna bagian bawahnya merah mengkilap dengan bentuk daun tidak berbeda dengan sirih hijau. Tamanannya menjulur memanjang dan beruas.
Rasa daun sirih merah sangat pahit. Aromanya lebih tajam bila dibandingkan dengan sirih hijau.

Meski kandungan kimia tanaman ini belum diteliti secara detail, dari hasil krematogram diketahui daun sirih merah mengandung flavonoid, senyawa polevenolad, tanin, dan minyak atsiri. Efek zat aktif yang terkandung daun sirih merah dapat merangsang saraf pusat dan daya pikir.

Daun sirih merah memiliki efek mencegah ejakulasi dini, antikejang, antiseptik, analgetik, antiketombe, mengendalikan gula darah, lever, antidiare, meningkatkan daya tahan tubuh, dan meredakan nyeri. Juga dipercaya mampu mengatasi radang paru, radang tenggorokan, radang gusi, hidung berdarah atau mimisan, dan batuk berdarah.

Ekstrak daun sirih merah juga mampu mematikan jamur Chandida albicans penyebab sariawan. Selain itu, berkhasiat mengurangi sekrasi pada liang baskom, keputihan dan gatal-gatal pada alat kelamin, sekaligus sebagai pembersih luka (efek antiseptik).

Secara empiris ekstrak daun sirih merah dalam pemakaian tunggal atau diformulasikan dengan tanaman obat lain mampu membatasi aneka keluhan. Contohnya gangguan gula darah, peradangan akut pada organ tubuh, luka yang sulit sembuh, kanker balon dan kanker rahim, leukemia, TBC dan radang hati, wasir, jantung koroner, darah tinggi, dan asam urat.

Hasil penelitian Andayana Puspitasari, Apt., dari Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi UGM Yogyakarta, sirih merah mengandung flavonoid, alkoloid, senyawa polifenolat, tannin dan minyak atsiri. Memanfaatkan daun sirih merah ini, selain dalam bentuk segar, bisa juga dengan teknik pengeringan memakai sinar matahari.

Herbalis Bambang Sadewo menjelaskan, rajangan dauh sirih merah yang telah 60 persen kering ditempatkan di tampah yang ditutup dengan kain hitam transparan. Penutupan dengan kain ini agar daun tidak kabur terbawa angin.

Setelah kering benar, daun sirih merah dimasukkan ke dalam kantong plastik tebal transparan atau bening. Tujuannya, agar kualitas sirih merah tetap terjamin dan bisa bertahan hingga satu tahun.

Ramuan sirih merah, tunggal atau campuran
Untuk meramu daun sirih merah, menurut herbalis Bambang Sadewo, dapat secara tunggal atau dicampur dengan tanaman obat lain.


Berikut beberapa contoh ramuan daun sirih merah untuk beragam gangguan:

1. Jantung
Ramuan tunggal:
- Ambil daun sirih berukuran sedang sebanyak 3-4 lembar atau ukuran kecil 6-8 lembar. Cuci bersih, kemudian diiris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa 2 gelas, lalu saring. Ramuan ini diminum selagi hangat, dua kali sehari sebelum makan. Sekali minum satu gelas.

Ramuan dengan tanaman obat lain:
- Siapkan daun sirih merah ukuran sedang sebanyak 3-4 lembar, daun asam 30 gram, belimbing sayur 2 buah, umbi dea kering 3 gram dan daun gingseng 4 lembar. Semua bahan dicuci bersih, diiris kecil-kecil, lalu direbus dengan tiga gelas air (600 ml) hingga tersisa 1,5 gelas. Ramuan ini diminum tiga kali sehari selagi hangat. Bisa ditambah satu sendok teh madu. Sekali minum setengah gelas.

2. Diabetes
Ramuan tunggal:
- Petik tiga lembar daun sirih merah setengah tua dan daun keenam atau ketujuh dari pucuk. Cuci bersih semua daun, kemudian iris kecil-kecil. Rebus dengan air sebanyak tiga gelas (600 ml) sampai mendidih dan tersisa 1,5 gelas. Minum sehari tiga kali sebelum makan, sekali minum setengah gelas.

Ramuan dengan tanaman obat lain:
- Ambil tiga lembar sirih merah ukuran sedang, 40 gram kulit kayu gayam yang sudah dibersihkan bagian luarnya, dan 30 gram kulit kayu jamblang kering. Bahan-bahan ini diseduh dengan 2 gelas (400 ml) air hingga mendidih dan tersisa 1 gelas. Saring, minum sehari dua kali tiap pagi dan sore hari sebelum makan. Sekali minum setengah gelas.

3. Organ mulut
- Daun sirih segar sebanyak 5 lembar, dicuci dan direbus dengan dua gelas (400 ml) sampai mendidih dan tersisa 1 gelas. Dinginkan, dan pakai untuk obat kumur tiga kali sehari.
Catatan: Ramuan ini sangat baik untuk mengobati gusi berdarah, sariawan, gigi berlubang, bau mulut, dan radang tenggorokan.

4. Batuk atau penambah nafsu makan
- Siapkan daun sirih merah yang tidak terlalu tua sebanyak 10 lembar, cuci, kemudian rendam dalam alkohol 70 persen selama 30 menit agar bakteri yang menempel pada daun mati. Daun sirih merah ditambah gula putih 100 gram direbus dengan air 4 gelas (800 ml) sampai mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, tuangkan ke dalam botol yang bersih dan steril. Ramuan ini bisa diminum tiga kali sehari, sekali minum satu sendok makan.

5. Organ kewanitaan
- Daun sirih merah tua sebanyak 8 lembar dicuci bersih, kemudian diiris-iris selebar 1 cm. Rebus dengan air 800 ml sampai mendidih. Setelah dingin, dipakai untuk membersihkan organ kewanitaan dua kali sehari.

6. Radang mata
- Ambil daun sirih merah yang agak muda (daun kelima dari pucuk) sebanyak 4 lembar, cuci bersih. Rebus dengan air dua gelas hingga mendidih dan tersisa satu gelas. Setelah dingin, air tersebut digunakan untuk merendam mata yang sakit.

Cara pemakaian: Mata dibersihkan (cuci muka) kemudian direndam dengan air rebusan sirih merah secukupnya menggunakan gelas khusus. Gunakan tidak lebih dari tiga kali sehari agar tidak terjadi iritasi pada lapisan mata.

Catatan: Sebelum digunakan, sebaiknya air rebusan diendapkan dulu. Gunakan air rebusan yang bening agar tidak terjadi iritasi pada mata.@ Lalang Ken Handita

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/03/11/15343935/Sirih.Merah..Obat.Beragam.Penyakit


RE: Mari Bagi2 Ramuan Tradisional utk Pengobatan Berbagai Penyakit - chris.ho - 24-03-2010 12:43

Zulfikri Menulis:
undur-undur
buat gejala diabetes...ditelan aja...mertua gw sembuh setelah makan serangga ini...engga' tau kalo bahasa resminya sih..ini jenis serangga yang suka buat lobang di tumpukan debu...bentuk lobangnya kayak twister gitu...dijamin kadar gula darah bakal turun...TopdehTopdeh




Larva Undur-undur untuk Obat Berbagai Penyakit?

Pernah mendengar hewan undur-undur? Larva serangga undur-undur (Myrmeleontindae) atau yang biasa disebut semut singa dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Menurut seorang penjual undur-undur, Ernawati, larva undur-undur dapat menyembuhkan penyakit darah tinggi, stroke, sakit gula, diabetes, sesak napas, reumatik, sakit kuning, pegel linu, dan lainnya. "Bisa buat kesehatan, diminum (ditelan) hidup-hidup," ujar Ernawati yang ditemui di pasar burung Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa (23/2/2010).

Karena dipercaya mampu menyembuhkan penyakit, undur-undur membuka peluang bisnis untuk diperjualbelikan. Ernawati mengaku, seekor larva undur-undur laku dijual Rp 300- Rp 1.000 tergantung penawaran pembeli.

Ukuran larva undur-undur seukuran semut besar namun gempal, pipih, berkaki enam, dan memiliki taring di kepalanya.

Menurut Ernawati, pembeli biasa membeli dalam jumlah bervariasi mulai dari 10 ekor hingga ribuan ekor. "Jadi bisa untung kadang tiga ratus ribu, kadang empat ratus, kadang lima ratus, tujuh setengah, tergantung lagi banyak apa enggak," katanya.

Meskipun menguntungkan, larva undur-undur cukup sulit ditangkap. Mereka tinggal dalam pasir dan biasanya bersembunyi di dalam membuat berbentuk corong yang dibuat dengan tubuhnya dengan bergerak mundur. "Kalau musim hujan, jarang ada, biasanya di pasir samping dinding rumah, teras, pesisir pantai, banyak di Jawa Tengah," kata Ernawati.

Karena sulit dicari itulah, maka Ernawati selama hanya mengandalkan pemasok dari Jawa Tengah yang rutin mengirim stok larva undur-undur yang kemudian dijual Ernawati tersebut.

Mengenai biaya perawatan stok larva undur-undur, Ernawati mengatakan, "Gampang, tinggal taroh di pasir kering, dikasih susu," katanya.

Uniknya, larva undur-undur biasa diberi makan susu bubuk agar bertahan selama disimpan menunggu pembeli. "Makannya susu bubuk, susu bayi, taburin saja sedikit di pasirnya," kata Ernawati.

http://kesehatan.kompas.com/read/2010/03/23/22255263/Larva.Undur.undur.untuk.Obat.Berbagai.Penyakit


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Larva Undur-undur untuk Obat Berbagai Penyakit? - chris.ho - 12-05-2010 16:53

Obat Herbal Pembasmi Sariawan

Menderita sariawan atau stomatitis apthosa sungguh menyiksa. Radang yang terjadi di daerah mukosa mulut berupa bercak putih itu bahkan bisa membuat Anda malas makan dan bicara.

Ada berbagai cara untuk menyembuhkan sariawan. Salah satunya adalah dengan meracik obat herbal berbahan dasar tanaman saga.

Tanaman dengan nama latin Abrus Precatoris ini termasuk jenis tumbuhan liar yang hidup di semak belukar atau biasa dijadikan tanaman pekarangan. Tanaman saga, terutama daun dan akarnya, mengandung protein, vitamin A, B1, B6, C, kalsium oksalat, glisirizin, flisirizinat, polygalacturomic acid, dan pentosan.

Selain sariawan, tanaman saga juga berkhasiat menyembuhkan amandel dan radang pada mata. Berikut resep mujarab berbahan saga.

1. Sariawan
Bahan: daun saga secukupnya
Cara membuat: daun saga yang masih baru dipetik dijemur beberapa menit agar agak layu.
Cara menggunakan: dikunyah-kunyah sampai halus sambil untuk kumur.

2. Amandel
Bahan: akar saga secukupnya, sepotong kayu manis, dan gula batu secukupnya.
Cara membuat: semua bahan tersebut direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal menyisakan air separuhnya.
Cara menggunakan: disaring dan diminum satu gelas setiap pagi dan sore.

3. Radang Mata
Bahan: segenggam daun saga
Cara membuat: daun saga digiling halus, kemudian direbus dengan dua gelas air untuk diambil uapnya.
Cara menggunakan: uap air daun saga tersebut dipakai untuk obat tetes mata. (pet)

• VIVAnews
http://kosmo.vivanews.com/news/read/150546-obat_herbal_pembasmi_sariawan


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Obat Herbal Pembasmi Sariawan - chris.ho - 21-10-2010 14:14

6 Ramuan Penambah Nafsu Makan

Terlalu gemuk bisa diatasi dengan diet, tapi bila terlalu kurus? Tentu saja kita atasi dengan mengasup makanan bergizi. Namun, bila selera kurang, beberapa tanaman obat seperti temulawak, kunyit, atau daun pandan wangi bisa digunakan untuk menambah nafsu makan.

Tanaman obat yang mengandung senyawa pahit biasanya digunakan untuk menambah selera makan. Di samping itu, kandungan vitamin dan mineral pada tanaman tersebut dapat membantu memperbaiki kondisi defisiensi vitamin yang banyak terdapat pada seseorang yang mengalami gangguan metabolisme.

Inilah beberapa ramuan tanaman untuk menambah nafsu makan yang direkomendasikan beberapa pakar obat tradisional seperti Bambang Mursito, D.S. Soewito dan Fauziah Muhlisah :

Ramuan 1
Bahan:
- Tiga helai daun brotowali
- Dua jari batang brotowali yang sudah dipotong kecil-kecil
- Dua gelas air

Cara Membuat:
Cucilah daun dan batang brotowali sampai bersih. Masukkan dalam wadah (lebih baik dari tanah liat). Kemudian masukkan dua gelas air dan rebus dalam keadaan tertutup sampai tinggal setengahnya. Kalau sudah dingin, saring air rebusan. Minum sekali sehari satu gelas, lakukan selama beberapa hari.

Ramuan 2
Bahan:
- tiga jari rimpang lengkuas
- 50 mililiter air matang

Cara meramu
Lempuyang dicuci bersih kemudian diparut, ditambah air dan diperas. Air perasan diminum tiga kali sehari satu sendok makan. Lakukan ini sebelum makan selama beberapa hari.

Ramuan 3
Bahan:
- satu genggam daun pegagan
- dua gelas air

Cara Membuat:
Daun pegagan dicuci bersih kemudian ditambah air dan direbus dalam keadaan tertutup hingga mendidih sampai tinggal setengahnya. Setelah dingin, disaring. Air saringan diminum satu gelas sehari, lakukan selama beberapa hari.
Selain direbus, daun pegagan segar bisa juga dikunyah. Ambillah sebanyak 15-30 gram daun pegagan segar.

Ramuan 4
Bahan:
- Satu helai daun pepaya
- Garam dapur secukupnya
- Setengah gelas air matang

Cara Membuat:
Setelah dicuci bersih, lumatkan daun pepaya lalu tambahkan air dan garam. Setelah itu, peraslah sampai keluar airnya. Air perasan diminum sekaligus. Lebih baik minumlah pada pagi hari. Meramunya juga pada pagi hari. Lakukan hal ini selama beberapa hari.

Ramuan 5
Bahan:
- Dua jari rimpang temulawak
- Dua jari rimpang lengkuas
- Setengah genggam daun meniran
- dua gelas air

Cara Membuat:
Semua bahan dicuci bersih. Setelah itu dipotong kecil-kecil dan masukkan dalam wadah. Tambahkan air dan rebuslah hingga mendidih selama 15 menit. Biarkan sampai dingin, kemudian larutan disaring. Minum dua kali sehari setengah gelas, lakukan beberapa hari.

Ramuan 6
Bahan:
- 5 lembar daun pandan wangi
- 3 gelas air
Cara Membuat:
Potonglah kecil-kecil daun pandan wangi. Kemudian masukkan dalam wadah dan tambahkan tiga gelas air. Rebuslah sampai airnya menjadi dua gelas. Setelah dingin, minumlah dua kali sehari. Sekali minum satu gelas.

@ Abdi Susanto/Nofiardi
http://health.kompas.com/read/2010/10/05/15433520/6.Ramuan.Penambah.Nafsu.Makan


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Obat Herbal Pembasmi Sariawan - dianfatur - 21-10-2010 15:04

chris.ho Menulis:
6 Ramuan Penambah Nafsu Makan

Terlalu gemuk bisa diatasi dengan diet, tapi bila terlalu kurus? Tentu saja kita atasi dengan mengasup makanan bergizi. Namun, bila selera kurang, beberapa tanaman obat seperti temulawak, kunyit, atau daun pandan wangi bisa digunakan untuk menambah nafsu makan.
Tanaman obat yang mengandung senyawa pahit biasanya digunakan untuk menambah selera makan. Di samping itu, kandungan vitamin dan mineral pada tanaman tersebut dapat membantu memperbaiki kondisi defisiensi vitamin yang banyak terdapat pada seseorang yang mengalami gangguan metabolisme.


kalo ramuan untuk mengurangi nafsu makan apa ada ... 095
badan kegemukan, terutama bagian perut, berusaha diet sih ..., kalo makan sedikit aja ..., tapi nambahnya banyak, ini gara2 nafsu makan terlalu besar kan ... 095


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: 6 Ramuan Penambah Nafsu Makan - Bambang Hermanto, ST - 21-10-2010 16:31

Baru tau nih...kalo AXN punya Sin She...Gozkirpma

Sekalian kalo bisa kasih infonya untuk tempat ngedapetin bahan2nya...
terutama bahan yg rada2 asing....

Mantap Om....Bravo

lanjutkan....Bravo


TopdehTopdeh


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: 6 Ramuan Penambah Nafsu Makan - chris.ho - 22-10-2010 16:43

dianfatur Menulis:
kalo ramuan untuk mengurangi nafsu makan apa ada ... 095
badan kegemukan, terutama bagian perut, berusaha diet sih ..., kalo makan sedikit aja ..., tapi nambahnya banyak, ini gara2 nafsu makan terlalu besar kan ... 095


blm nemu ramuannya om, heheheTongue1
Fitness aja om, bisa six pack deh tuh perutTongue_out


Bambang Hermanto, ST Menulis:
Baru tau nih...kalo AXN punya Sin She...Gozkirpma


Sin She dr Hong KongHaha


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Herbal untuk Kesehatan Seksual - chris.ho - 22-10-2010 16:44

Herbal untuk Kesehatan Seksual

Ingin memperbaiki kehidupan seksual Anda secara alami? Sejumlah herbal ini wajib Anda coba.

1. Ginseng
Memiliki arti keajaiban dunia. Tak heran herbal kebanggaan Korea ini harganya mahal. Khasiatnya pun sudah terbukti selama ribuan tahun, antara lain, mendorong aktivitas mental dan fisik serta memperbaiki kelenjar endokrin, meningkatkan stamina, membantu tubuh menyesuaikan diri terhadap stres, dan melawan kelelahan, memberi efek positif pada kelenjar seks dan menyeimbangkan hormon perempuan, terutama pada masa perubahan fisik yang drastis. Seperti sehabis melahirkan, selama menstruasi, dan menopause. Namun, sebaiknya ginseng hanya digunakan sebagai pengobatan jangka pendek, tidak lebih dari 6 minggu.

2. Damiana
Tanaman dari belukar kecil Meksiko dan Amerika Tengah ini daunnya banyak digunakan untuk keperluan medis. Dikenal karena kemampuannya menstimulasi organ reproduksi dan memperlancar peredaran darah, damiana bekerja sebagai tonik untuk merangsang saraf dan hormon.

3. Ginkgo Biloba
Herbal ini sering disebut herbal cerdas karena kemampuannya meningkatkan memori dan memperlambat laju perburukan penyakit Alzheimer. Ginkgo biloba meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh sehingga memberi lebih banyak oksigen ke otak dan jantung, termasuk juga ke organ-organ seks.

4. Oat
Oat adalah tonik (obat penguat) yang sangat baik karena memberi Anda energi dan membangkitkan mood. Oat juga merupakan sumber vitamin E, zat besi, seng, mangan, dan protein yang baik.

5. Seledri
Tanaman ini tak hanya akan menjadikan Anda lebih energik, juga membuat tidur lebih nyenyak dan bermanfaat meningkatkan gairah seksual.

6. Bawang Putih
Bumbu dapur ini sering disebut Russian Antibiotic karena khasiatnya dalam membasmi bakteri. Herbal ini membantu mencapai orgasme dengan membantu memperlebar pembuluh darah.

7. Biji Adas
Selama bertahun-tahun biji adas digunakan untuk mengobati keluhan penyakit pada perempuan di berbagai belahan dunia. Adas berguna meringankan gejala pre-menstruation syndrome (PMS) dan menopause.

8. Primrose
Herbal ini telah digunakan selama berabad-abad di Eropa sebagai obat penenang ringan dan mengatasi berbagai penyakit pernapasan. Dalam urusan seks, primrose adalah estrogen alami untuk tubuh.

9. Peppermint
Tanaman ini merangsang keluarnya cairan lubrikasi dalam sistem genital untuk memfasilitasi hubungan seksual dan melindungi organ seks terhadap cedera.

http://female.kompas.com/read/xml/2010/10/22/12245145/Herbal.untuk.Kesehatan.Seksual-12


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: 6 Ramuan Penambah Nafsu Makan - Bambang Hermanto, ST - 22-10-2010 17:06

chris.ho Menulis:

Bambang Hermanto, ST Menulis:
Baru tau nih...kalo AXN punya Sin She...Gozkirpma


Sin She dr Hong KongHaha


Ooohhhh...Om Chris aslinya Hong Kong toh.....
pantesan.......Topdeh


























OOT Dikit....Tongue1


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Obat Herbal Pembasmi Sariawan - xeliku - 27-11-2010 20:24

dianfatur Menulis:
kalo ramuan untuk mengurangi nafsu makan apa ada ... 095
badan kegemukan, terutama bagian perut, berusaha diet sih ..., kalo makan sedikit aja ..., tapi nambahnya banyak, ini gara2 nafsu makan terlalu besar kan ... 095


coba ngaca aja om pas liat muka om sendiri tar nafsu makannya juga ilang deh Tongue1

j/k pisss ah.....


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Herbal untuk Kesehatan Seksual - Mushabbu - 21-12-2010 21:57

@ bro chris.ho

herbal utk kesehatan seksual-> pasak bumi n purwoceng gak masuk list ya? Big Grin


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Herbal untuk Kesehatan Seksual - chris.ho - 22-12-2010 08:42

Mushabbu Menulis:
@ bro chris.ho

herbal utk kesehatan seksual-> pasak bumi n purwoceng gak masuk list ya? Big Grin


list diatas copas dari kompasdotkom om. Silahkan ditambahkan kalo ada yg kurang om, ama testinya kalo udah coba sendiri, heheheTongue1


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Herbal untuk Kesehatan Seksual - Mushabbu - 22-12-2010 23:31

chris.ho Menulis:

Mushabbu Menulis:
@ bro chris.ho

herbal utk kesehatan seksual-> pasak bumi n purwoceng gak masuk list ya? Big Grin


list diatas copas dari kompasdotkom om. Silahkan ditambahkan kalo ada yg kurang om, ama testinya kalo udah coba sendiri, heheheTongue1


ane kasih link aja ya (khusus buat yg sudah menikah..)

Pasak bumi:
http://www.detikhealth.com/read/2010/03/23/151647/1323672/769/herbal-pasak-bumi

Purwaceng
Purwaceng (pimpinella pruatjan) tumbuhan herbal dari genusApiaceae. Terkenal karena khasiatnya yang dapat meningkatkan stamina bagi si peminum.
Purwaceng hanya ada di Dieng Jawa Tengah tanaman langka yang hanya bisa hidup di 2000 DPL(Diatas permukaan laut) asli dari alam negri Indonesia.

sumber: google

buat yg belum menikah -> cari istri dulu Big Grin hehe
testi..buat ane ada perubahan sedikit sih..coba sendiri aja Big Grin


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Herbal untuk Kesehatan Seksual - uti_aja - 28-12-2010 02:11

Mau nanya nih om, kira2 ada gak obat herbal untuk penyakit tumor pembuluh darah yang seumpamanya tindakan medis operasi sudah tidak mampu mengatasinya.
Fotonya bisa om lihat di http://www.kaskus.us/showthread.php?p=326744966


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Herbal untuk Kesehatan Seksual - Mushabbu - 08-01-2011 22:54

uti_aja Menulis:
Mau nanya nih om, kira2 ada gak obat herbal untuk penyakit tumor pembuluh darah yang seumpamanya tindakan medis operasi sudah tidak mampu mengatasinya.
Fotonya bisa om lihat di http://www.kaskus.us/showthread.php?p=326744966


pertanyaan sis uti belum ada yg jawab ya..turut berduka utk penyakitnya ya.. maaf belum ada pengalaman dgn herbal utk tumor...tdk bisa bantu banyak..

tetapi mungkin link dibwah bisa membantu..bukan iklan karena sya tdk/belum menjual produk tsb..
http://id.tahitianonijuice.com/apa-obat-alternatif-herbal-yg-bagus-utk-mengobati-kankertumor-di-pembuluh-darah-vena
dear mod, jika melanggar peraturan silakan dihapus linknya..


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Herbal untuk Kesehatan Seksual - agus aribowo - 13-04-2011 22:55

nambahin ya om Yagak

Kembang sepatu tanaman menawan terdapat hampir disetiap halaman pekarangan rumah. Tumbuhnya mudah dengan cara stek, dimana saja baik dataran dengan udara sejuk maupun dataran dengan udara panas. Dalam perawatannya memerlukan banyak air serta cukup akan sinar matahari.
Bagaimana keindahan rambut dapat di jaga dengan kembang sepatu ?
Karena memiliki manfaat dan lebih mendekatkan alam untuk menjadikan hidup sehat secara alami maka dapat pula digunakan dalam kehidupan sehari – hari. Berdasarkan efek farmakologi yang dimiliki sebagai anti-inflamasi untuk menghilangkan pembengkakan dan menumbuhkan sel baru maka sering daun kembang sepatu yang mengandung lendir diguanakan sebagai pelengkap mencuci rambut ( keramas ) untuk para wanita khususnya di daerah pedesaan.
Apa khasiat yang terkandung didalamnya ?
• Dapat di gunakan sebagai kondisioner, namun pemakaiannya lebih dahulu baru kemudian menggunakan sampo
• Dapat menyuburkan tumbuhnya rambut karena berkaitan dengan penumbuhan sel baru
• Dapat memberikan kesan indah karena berkaitan dengan sebagai pengganti conditioner
• Dapat menyejukkan kulit kepala sehingga rabut akan terawatt dengan baik
Cara penggunaan dan manfaatnya :
• Seggenggam daun kembang sepatu di cuci bersih
• Remas – remas daun kembang sepatu dan tambahkan setengah gelas air sampai air tersebut menjadi licin dan berlendir
• Saring buang ampasnya untuk penyubur tanaman, terutama tanaman dalam wadah
• Basahi rambut secara merata dengan air remasan yang berlendir tersebut
• Tunggu kira – kira sampai 10-15 menit
• Keramasi rambut dengan menggunakan sampo, bilas sampai bersih
• Hasilnya rambut akan tergerai bagus
Rambut panjang kesuburannya akan lebih bagus dirawat dengan menggunakan daun kembang sepatu sebagai pengganti kondisioner alami.

nah kalo ini ane baru mau coba,siapa tau rambut depan ane bisa agak gondrongan dikit Tongue1
ijin sedot sebagian tipsnya ya om Kisses


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Herbal untuk Kesehatan Seksual - agus aribowo - 13-04-2011 23:22

Manfaat Lumut Sebagai Obat Alami.



Lumut, tanaman warna hijau yang sering kita anggap sebagai pengganggu, sebagai parasit, ternyata memiliki manfaat bagi kita. Indonesia merupakan Negara yang mempunyai keanekaragaman hayati tertinggi di dunia setelah Brazil. Banyak keanekaragaman hayati Indonesia belum diketahui potensinya, akan tetapi telah mengalami kepunahan. Salah satu keanekaragaman hayati yang belum banyak digali potensinya adalah tumbuhan lumut. Tumbuhan lumut yang terdapat di Indonesia mencapai 1500 spesies, tetapi belum banyak penelitian yang mengkaji potensi tumbuhan lumut Indonesia. Sebagai tumbuhan tingkat rendah, lumut memiliki fungsi yang tidak kalah penting dibanding tumbuhan lain. Beberapa jenis bryophyta selain berfungsi sebagai tumbuhan perintis, juga bermanfaat untuk pengobatan dan bernilai estetis sebagai tanaman hias.

Beberapa jenis sphagnum atau lumut rawa memiliki manfaat dalam dunia kesehatan. Spesies endemik yang hanya dapat ditemui di Curug Cibeureum, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, ini sudah digunakan untuk obat penyakit kulit dan mata.
Selain itu, menurut beberapa literatur pengobatan kuno, beberapa jenis lumut hati dapat pula digunakan untuk obat gangguan liver atau hati.
Namun Eka AP Iskandar MSc, peneliti lumut di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengingatkan penggunaan lumut untuk obat gangguan fungsi hati harus dikaji ulang terlebih dulu. Hal ini disebabkan masih berkaitan erat antara pengobatan kuno dengan mitos-mitos.

Untuk mengenal manfaat tumbuhan lumut lebih jauh dapat dilihat dari potensi yang dikandungnya, di antaranya ekstrak lumut dapat digunakan sebagai antikanker, antibakteri, antifungi, antifidan (tidak dimakan oleh serangga), mengobati darah tinggi, epilepsi, sebagai antiseptik, penyakit kulit, mengobati luka bakar, luka sayatan, mengobati penyakit jantung, menumbuhkan rambut, menghilangkan racun akibat gigitan ular, sebagai pendegradasi logam berat yang banyak terkandung dalam tanah pertanian.

Tumbuhan lumut yang sudah dikenal manfaatnya sebagai obat-obatan terbagi atas dua golongan yaitu lumut hati dan lumut daun. Beberapa tumbuhan lumut tersebut antara lain:

1. Marchantia polymorpha dikenal juga dengan lumut hati, jenis tersebut dapat digunakan sebagai obat hepatitis, menghilangkan racun akibat gigitan ular.

2. Conocephalum conicum, juga termasuk lumut hati, berfungsi sebagai antibakteri, antifungi, mengobati luka bakar dan luka luar.

3. Frullania tamarisci, merupakan lumut hati yang dapat digunakan sebagai obat antiseptik.

4. Fissidens japonicum, merupakan lumut daun, dapat digunakan untuk membantu pertumbuhan rambut.

5. Rhodobryum giganteum, merupakan jenis lumut daun yang dapat mengobati tekanan darah tinggi dan sebagai sedatif atau obat bius.

6. Cratoneuron filicinum, termasuk lumut daun yang mengandung senyawa untuk mengobati penyakit jantung.

7. Haplocladium catillatum, merupakan lumut daun, yang berguna untuk mengobati mengobati pneumonia.


Keanekaragaman tumbuhan lumut yang terdapat di Indonesia yang memiliki potensi sebagai obat-obatan belum banyak dilakukan penelitian mengenai kandungan kimianya, maka dari itu diperlukan kerjasama antara peneliti dan industri obatan-obatan untuk melakukan kajian ilmiahnya. Hal tersebut dapat membuka peluang ekonomi yang besar bagi industri obat-obatan yang membutuhkan bahan baku alami sebagai bahan dasar untuk pembuatan obat-obatan dan keanekaragaman tumbuhan lumut itu sendiri dapat dipertahankan.


RE: Macam2 Ramuan Tradisional ---> NEW: Resep Herbal untuk Anak Demam - agus aribowo - 13-04-2011 23:45

chris.ho Menulis:
ALANG ALANG
Sebagai infus rimpang, sebagai peluruh batu dan meningkatkan kerja ginjal, menurunkan tekanan darah, sekaligus pereda panas dalam. Hasil penelitian membuktikan tanaman ini tidak beracun, dan praktis penggunaannya karena cukup direbus.
Kandungan kimia: Arundoin, fernenol, isoarborinol, silindrin, dan skopoletin.


ane jabarin ya om Winking

Alang - alang



Bagi orang umum, alang-alang mungkin adalah hama dan sejenisnya. Namun ternyata manfaat dan khasiat tanaman alang-alang bagi kesehatan cukup banyak. Berikut ulasannya.

Alang-Alang pada umumnya tumbuh liar di hutan, ladang, lapangan berumput, dan pada tepi jalan pada daerah kering yang mendapat sinar matahari. Tanaman alang-alang biasanya tumbuh tegak dengan ketinggian sekitar 30 – 180 cm, berbatang padat, dan berbuku-buku yang berambut jarang. Daun berbentuk pita, tegak, berujung runcing, tepi rata, berambut kasar dan jarang. Warna daun hijau, panjang 12-80 cm, dan lebar 5-18 mm. Perbungaan berupa bulir majemuk dengan panjang tangkai bulir 6-30 cm. Panjang bulir sekitar 3 mm, berwarna putih, agak menguncup, dan mudah diterbangkan oleh angin. Pada satu tangkai terdapat dua bulir bersusun, yang terletak diatas adalah bunga sempurna, sedang yang dibawah adalah bunga mandul. Pada pangkal bulir terdapat rambut halus yang panjang dan padat berwarna putih. Biji jorong dengan panjang sekitar 1 mm berwarna coklat tua. Akar kaku berbuku-buku dan menjalar. Tunas muda bisa dimakan dan sangat bermanfaat untuk anak-anak.

Sifat Dan Khasiat Tanaman Alang-Alang :
Rasa akar alang-alang manis, bersifat sejuk, masuk meridian paru-paru, lambung dan kandung kemih. Simplisia ini bersifat tonik, pereda demam (anti piretik), peluruh kencing (Diuretik), menyejukkan darah untuk menghentikan perdarahan (hemostatik), dan menghilangkan rasa haus. Tunas muda berkhasiat untuk peluruh kencing (Diuretik).

Kandungan Kimia Tanaman Alang-Alang
:
Akar dan batang alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakarosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrene, cylindol A, graminone B, imperanene, stigmasterol, campesterol, beta-sitosterol, fernenol, arborinone, arborinol, isoarborinol, simiarenol, anemonin dan tanin.

Indikasi Tanaman Alang-alang :
Akar Alang-alang digunakan untuk pengobatan :

• Bengkak (Edem) karena radang ginjal akut, infeksi saluran kencing.
• Kencing sedikit
• Bengkak karena terbentur (memar)
• Perdarahan akibat panasnya darah (blood heat) seperti mimisan (epistaksis), muntah darah, batuk darah, urine berdarah.
• Wasir (hemoroid)
• Demam disertai haus, batuk, flu, sesak
• Tekanan darah tinggi (hipertensi)
• Sakit kuning (jaundice)

Bunga Alang-alang digunakan untuk mengobati
:
- Batuk darah dan mimisan akibat penyakit paru.

Cara Pemakaian :
- Untuk obat yang diminum : Rebus akar alang-alang kering (15-30 g), bila menggunakan yang masih segar maka jumlahnya kira-kira 30-60 g, sedang untuk bunga sekitar 5-10 mg, dan tunas muda 5-10 g. Bisa juga akar ditumbuk dan diperas airnya, atau yang kering digiling untuk dijadikan bubuk.
- Untuk pemakaian luar : bulir bunga berikut tangkainya digiling halus dan dibubuhi pada luka atau disumbatkan ke hidung untuk menghentikan perdarahan.


RE: Macam2 Ramuan Tradisional --> NEW: Herbal untuk Kesehatan Seksual - chris.ho - 20-04-2011 17:18

agus aribowo Menulis:
nambahin ya om Yagak


Thanks om Topdeh

Btw, sumbernya sekalian ditulis yah om Winking


aneka resep obat tradisional Indonesia - Kazza atmoko - 28-08-2011 01:27

Penurun panas, batuk, dan pilek

Parut bawang merah, tambahkan minyak telon, lalu balurkan pada punggung sampai bagian pantat sambil sedikit diurut. Juga pusar dan ubun-ubun. Untuk ramuan minum: air kelapa satu cangkir ditambah 1 sendok teh madu, aduk, lalu kukus. Setelah dingin, berikan pada anak sebanyak 3 sendok teh setiap 2 jam sekali. Ramuan ini diberikan untuk bayi 8 bulan ke atas. Bila usia anak di bawah 8 bulan, cukup dengan pemberian ASI atau ibunya yang minum ramuan tersebut.
Pada anak yang agak besar, gunakan ramuan minum berupa air kunyit dan madu. Setengah sampai satu ruas jari kunyit yang sudah bersih dibakar, dikerik kulitnya, diparut, lalu diberi air matang 1/2 cangkir, peras, kemudian diendapkan. Campur bagian air kunyit yang tanpa endapan dengan kocokan 1 butir kuning telur dan 1 sendok makan madu, kemudian disuapkan pada anak. Ramuan ini bisa untuk penurun panas seperti pada sakit cacar air, flu, atau apa saja.

* Perut kembung

Parut bawang merah dan tambahkan minyak telon. Kemudian tapelkan bawang yang sudah diparut tersebut di bagian pusar. Bisa juga, gunakan daun jarak pagar yang dihangatkan. Olesi dengan minyak kelapa, pilin-pilin, lalu tempelkan pada pusar si kecil.

* Diare

Sediakan 1/2 jari kunyit yang sudah bersih dibakar, dipotong-potong, 7 pucuk daun jambu biji, air 2 gelas, dan garam 1/4 sendok teh, rebus dengan api kecil. Minum airnya, 1 sendok teh satu jam sekali. Untuk mengusir gas, maka pusarnya ditapeli dengan parutan bawang merah yang sudah diberi minyak telon. Untuk anak yang sudah agak besar, boleh juga dengan mengunyah halus pucuk daun jambu klutuk yang sudah bersih ditambah garam lalu ditelan.

* Muntaber

Dapat digunakan untuk obat muntaber karena air kelapa muda banyak mengandung mineral kalium, yang banyak keluar ketika anak muntaber. Dosisnya tak ada takarannya, sekehendak anak. Dicampur dengan sedikit kopi (seujung sendok saja)

* Muntah-muntah

Muntah bisa disebabkan perut mual atau kembung. Sediakan 1/2 sendok teh ketumbar, 3 butir kapulaga, 5 butir adas hitam, dan air setengah gelas. Kemudian direbus. Setelah dingin, berikan ke anak sedikit-sedikit, sesering mungkin atau 2 jam sekali.
Boleh juga dibuatkan air beras kencur. Caranya, cuci 1 sendok makan beras dan direndam sebentar. Sangrai beras tersebut sampai berwarna kecokelatan, lalu ditumbuk halus bersama dengan 1 ruas jari kencur, 1 ruas jari kunyit, dan 1/4 sendok teh adas manis. Setelah itu diseduh dengan air panas, tambahkan gula merah, sedikit garam, dan asam jawa. Saring, lalu diminumkan pada anak agar tubuhnya hangat.

* Batuk

Sediakan air jeruk nipis 1 sendok makan ditambah madu 2 sendok makan dan air matang 2 sendok makan. Masukkan dalam cangkir dan kukus. Setelah agak dingin, minumkan pada anak sebanyak 1-2 sendok teh. Berikan sehari 5 kali.

* Batuk seratus hari

Sediakan umbi bidara upas sebesar 1/2 jempol yang sudah bersih, parut dan seduh dengan air panas, lalu aduk-aduk dan dinginkan. Saring dan tambahkan sedikit madu. Minum sampai habis. Buatlah ramuan ini 3 kali sehari. Bisa juga gunakan ramuan lidah buaya. Lidah buaya dikupas kulitnya dan ambil bagian dagingnya sebanyak dua jari, kemudian dicacah. Tambahkan air hangat dan madu, lalu diminumkan pada anak 1-2 kali sehari.

* Batuk karena angin atau dahak susah keluar
Sediakan 1 butir bawang merah diparut, 1 ruas jari jahe diparut dan diperas airnya, 7 butir adas manis, 1 ruas jari kunyit diparut dan diperas airnya, 1 sendok makan air jeruk nipis, dan 1/2 gelas air. Masukkan semua bahan di cangkir, kemudian kukus dan setelah itu saring. Minum 3 kali sehari masing-masing 2 sendok teh.
Jeruk Nipis Untuk mencairkan dahak dan obat batuk anak. Caranya, campur 1 sdm air perasan jeruk nipis, 3 sdm madu murni, 5 sdm air matang, lalu ditim selama 30 menit. Takaran minum bayi antara usia 6-1 tahun : 2 kali 1/2 sdt ; anak 1-3 tahun : 2 kali 1 sdt; anak 4-5 tahun : 2 kali 1 1/2 sdt.
Cara lain, potong 1 buah jeruk nipis, peras airnya, taruh dalam gelas /cangkir. Tambahkan kecap manis, aduk. Takaran minum untuk anak, 3kali 1 sdt per hari.
Kencur Untuk meringankan batuk pada anak. Caranya, 5 gram kencur segar dicuci bersih, parut, lalu tambahkan 2 sdm air putih matang dan diaduk. Setelah disaring, tambahkan 1 sdm madu murni. Berikan 2-3 kali sehari.

* Batuk berlendir

Campurkan air jahe 1 sendok makan, air kunyit 1 sendok makan, bawang putih 1 siung diparut, air jeruk nipis 1 sendok makan, madu 1 sendok makan, dan 3 sendok makan air matang, kemudian dikukus. Diminumkan 3-4 kali sehari 2 sendok teh.

* Pilek

Siapkan bawang merah yang diparut, lalu tapelkan pada tulang leher ketujuh (bagian tengkuk) dan ubun-ubun anak setelah sebelumnya diolesi minyak kayu putih. Beri juga minuman yang hangat-hangat, seperti minuman beras kencur. Selain itu, jemur anak di bawah sinar matahari pagi sekitar jam 7 atau di bawah jam 9 pagi. Panaskan bagian dada seperempat jam dan kemudian punggung seperempat jam. Ini bisa dilakukan sambil jalan-jalan pagi.

* Mata bintitan

Ambil getah dari batang tanaman patikan kebo atau getah dari batang pohon meniran. Tempelkan sedikit pada kapas, lalu oleskan pada bagian bintitnya, sedikit saja, jangan sampai terkena mata.

* Bisul

Untuk obat bisul. Caranya, parut kentang dan peras. Oleskan sari air dan parutan kendtang segar dioleskan pada bisul 3-4 kali per hari Bisa pula untuk ruam kulit yang disebabkan biang keringat atau keringat buntet (miliaria), karena sifat kentang yang mendinginkan.


RE: aneka resep obat tradisional Indonesia - Bambang Hermanto, ST - 28-08-2011 01:35

Nice share Om....


*Om Chris...ada temennya nih.....sama2 sin she AvanzaXenia.net..SuperSuper


RE: aneka resep obat tradisional Indonesia - Kazza atmoko - 28-08-2011 01:37

* Mata merah

Taruh 3 lembar daun sirih yang sudah dicuci bersih pada wadah mangkok. Seduh dengan air panas. Setelah airnya dingin, minta anak untuk mengedip-ngedipkan matanya dalam air tersebut.

* Sariawan

Ambil sebuah tomat matang, seduh dengan air panas dan kupas kulitnya. Haluskan tomat tersebut dengan menggunakan sendok, saring dan tambahkan sedikit gula. Beri anak minumam sari tomat tersebut.

* Tak nafsu makan

hilangnya nafu makan dapat disebabkan cacingan atau hal lain seperti masuk angin. Cara mengatasinya, bersihkan 1 lembar daun jarak pagar, setelah itu hangatkan sebentar di atas tutup panci. Beri olesan minyak kelapa pada daun tersebut dan dipilin, kemudian tempelkan daun tersebut di atas pusar anak, yang sebelumnya sudah diolesi dengan minyak telon.
Bila usia anak sudah lebih dari setahun, coba berikan ramuan 1 telapak tangan daun pepaya, 1 ruas jari temu hitam/temu ireng, seruas jari tempe bosok (tempe kemarin), dan sedikit garam. Semua bahan ditumbuk halus, lalu peras pakai kain dan masukkan ke mulut anak. "Khasiat temu hitam untuk mengeluarkan cacing, sedangkan daun pepaya untuk menambah nafsu makannya, dan tempe bosok untuk stamina atau kekuatan tubuhnya.
Untuk menambah nafsu makan anak bisa juga dengan ramuan: 1 ruas jari temulawak, gula merah, air secukupnya, dan sedikit garam, kemudian rebus dan saring. Minumkan pada anak 1-2 sendok makan sehari
Pepaya Berkhasiat meningkatkan nafsu makan, menyembuhkan penyakit malaria, panas,beri-beri dan kejang perut. Caranya, daun pepaya muda ditumbuk, diperas, saring, lalu minum airnya.
Temulawak (koneng gede) Untuk menambah nafsu makan. Caranya, 150 gram temulawak 50 gram kunyit segar dikupas, iris tipis, rendam dalam 500 cc madu kapuk dalam toples tertutup selama 2 minggu. Setelah 2 minggu ramuan siap untuk digunakan.Aturan minum 1 sendok makan madu temulawak dilarutkan dalam 1/2 cangkir air hangat, diminum pagi dan sore.\

* Mimisan

Selembar daun sirih yang sudah dicuci bersih dipilin dan disumpalkan ke hidung anak. Untuk pengobatan dari dalam tubuh lakukan dengan ramuan: 1/2 jempol umbi bidara upas yang sudah bersih diparut dan diseduh dengan 1 cangkir air panas, kemudian disaring, dan setelah dingin diminumkan ke anak ditambah sedikit madu.

* Benjol karena benturan

Rendam 1 sendok makan beras. Tumbuk bersama kencur dan beri sedikit garam. Setelah halus, tempelkan ke bagian yang benjol.
Bisa juga diberi ramuan: bawang putih diparut dan diberi ramuan: bawang putih diparut dan diberi madu, setelah itu dioleskan ke bagian yang benjol.

* Keringat buntet

Sesering mungkin dibedaki tepung kanji.

* Congekan

Cuci bersih 3 lembar daun miana atau 7 lembar daun samiloto segar atau lengkuas merah muda, lalu tumbuk halus. Peras pakai kain bersih dan teteskan air perasannya ke telinga. Lakukan dua kali sehari, masing-masing 3 tetes.

* Panu

Dua jari langkuas merah diparut dan diberi sedikit cuka, oles-oleskan pagi dan sore atau malam hari pada bagian tubuh yang berpanu tersebut

* Kudis

Brotowali (Putrawali, andawali) Untuk pemakaian luar bermanfaat menyembuhkan luka-luka dan gatal-gatal akibat kudis (scabies). Caranya, 2-3 jari batang brotowali dipotong kecil-kecil, rebus dengan 6 gelas air. Setelah mendidih, biarkan selama 1/2 jam. Saring air dan gunakan untuk mengobati luka serta gatalgatal.

* Koreng atau borok kepala

Batang brotowali dipotong-potong sebanyak 5 jari. Rebus dengan sedikit air, oleskan pada bagian kepala.
Bisa juga diberi ramuan: daun brotowali, parutan kunyit dan sedikit garam ditumbuk halus. Oleskan ke kepala. Boleh juga hanya dengan kunyit saja.

* Luka Bakar

Untuk mengobati luka bakar pada bayi dan anak. Caranya dengan mengoleskan daging daun lidah buaya pada seluruh permukaan kulit yang menderita luka bakar.

* Sakit gigi

Bawang putih diparut, ditambah sedikit garam, kemudian sumpal ke gigi yang sakit karena berlubang.

* Digigit nyamuk

Hilangkan bekas gigitannya dengan tanaman sambiloto yang diremas-remas dan dioleskan ke bagian bekas gigitan tersebut. Kalau tak ada sambiloto bisa digunakan minyak sereh.

* Asma

Sepuluh siung bawang putih diparut, ditambah madu 1 gelas, kemudian dikukus. Berikan pada anak sebanyak 1 sendok teh, dua kali sehari. Bisa juga, 10 siung bawang putih diparut, 1 ons gula batu, direbus bersama 1 gelas air.

* Luka-luka berdarah

Cuci bersih daun jambu biji atau daun bandotan, kemudian remas-remas. Tapelkan pada luka tersebut. Darah akan berhenti segera.

* Keracunan

Minum air kelapa hijau muda 3 kali sehari 1/4 gelas.

* Biduran atau kaligata

Balurkan tubuh dengan minyak telon, minyak kayu putih atau minyak tawon. Untuk ramuan minum: 1 jari temulawak dipotong-potong, beri sedikit gula merah, dan garam direbus dengan 1 gelas air. Saring dan bila sudah dingin diminumkan 3 kali sehari 1/4 gelas.


RE: aneka resep obat tradisional Indonesia - Kazza atmoko - 28-08-2011 01:38

Bambang Hermanto, ST Menulis:
Nice share Om....


*Om Chris...ada temennya nih.....sama2 sin she AvanzaXenia.net..SuperSuper


heeee............sekedar berbagi aj kisanak........


RE: aneka resep obat tradisional Indonesia - dianfatur - 28-08-2011 04:11

mantaf ..., info bagus bro ... Topdeh


RE: Macam2 Ramuan Tradisional - chris.ho - 31-08-2011 00:16

@ Kazza atmoko - thanks infonyaTopdeh
Saya gabung dengan thread yg sdh ada yahWinking

Bambang Hermanto, ST Menulis:
*Om Chris...ada temennya nih.....sama2 sin she AvanzaXenia.net..SuperSuper


gw bukan sin she om, xixixi